Gerakan OPM ini berdiri sebagai reaksi terhadap pemerintah Indonesia saja atau kepada siapa?

- Menjawab Pertanyaan dari Sdr. Permadi dari Universitas Indonesia (3)

Dari sejarah di atas sudah jelas terpapar, dan alasan-alasan perjuangan juga telah menjelaskan, bahwa secara singkat "Gerakan OPM BUKAN sebagai reaksi terhadap pemerintah Indonesia", dan "bukan kepada siapa-siapa yang lain".

Gerakan OPM didasarkan pada roh dan semangat Pembukaan UUD 1945, yaitu bahwa "penjajahan di atas dunia harus dihapuskan", itu rohnya. Penjajahan yang terjadi atas tanah dan bangsa Papua oleh Indonesia, yang disahkan oleh Belanda, Amerika Serikat dan PBB, yang adalah penjajah sesungguhnya itu haruslah dihapuskan. Penghapusan penjajahan di Tanah Papua ini berdampak luas terhadap Indonesia sendiri, karena dengan demikian Indonesia juga tidak terjajah oleh perintah Belanda, Amerika Serikat ataupun PBB. Karena Indonesia dipaksa menerima West Papua, maka mereka memiliki pesan dan hutang-piutang yang setiap saat akan ditagih oleh para pemberi hutang itu. Makanya setiap ada persoalan di Tanah Papua politisi NKRI selalu melawat ke Australia, Amerika Serikat dan Eropa dalam rangka membayar hutang mereka, bukan? Mereka tidak pernah ke Asia, Afrika atau Amerika Latin, yang merupakan negara-negara bangsa serumpun, senasib dan sepenanggungan serta sesama masyarakat DUnia Ketiga, bukan?

OPM pada awalnya tidak dicetuskan untuk menentang Indonesia, akan tetapi digerakkan untuk membentuk dan memproklamirkan sebuah negara West Papua, bebas dari penjajahan. "Membebaskan bangsa Papua dari penjajahan dan memerdekakan negara West Papua" ialah tujuan OPM, jadi OPM tidak bertujuan menentang NKRI atau negara manapun.

Jadi, OPM berdiri bukan sebagai reaksi, tetapi sebagai sebuah roh dan semangat untuk membebaskan bangsa Papua yang terjajah agar berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah, terutama dengan bangsa-bangsa tetangga seperti Papua New Guinea, Australia, Filipina dan Indonesia dan dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Comments

comments

 
» ⟩ Related News, Web, Images, Videos, Books from Google
Loading
 
Berita terkait dari Google.com berdasarkan kata-kata dalam juduil berita.
   

Leave a Reply