Sabtu, Maret 6, 2010 12:13 - admin

Dari Markas Pusat Tertahanan (MPP) Tentara Revolusi West Papua (TRWP), dengan ini menyampaikan tanggapan terhadap pernyataan mantan pejuang Papua Merdeka, Tuan Nicolaas Jouwe pada 05 Maret 2010 dalam media penjajah NKRI bahwa Papua Merdeka merupakan sebuah Mimpi adalah sebuah ungkapan seorang tokoh Papua Merdeka yang wajar dan tidak perlu ditanggapi dengan emosi. Tuan Nicolaas Jouwe sudah melakukan apa yang patut dilakukan oleh seorang negarawan semasa hidupnya selam puluhan tahun. Dibandingkan dengan apa yang dilakukan tokoh lain, seperti Fransalbert Joku dan Nick Messet, dua orang ini menjadi penghianat yang nyata dan di alam realita tidak pernah terlibat secara dinas dalam perjuangan Papua... Read More

§ http://papuapost.com/2010/03/1508/ @ Maret 6th, 2010  © admin   Category:Pesan Khusus   Tags: Amunggut Tabipesan trpbpesan TRWP  ±  Comments (2)    ÷  Share & Bookmark

More in Category: Pesan Khusus

  • SekJend TRWP: OPM bukan Angkatan Bersenjata, Ia Sebuah Organisasi Politik Tanggapan SekJend TRWP terhadap Pendapat Nicolaas Jouwe - ‎28 Oktober, 2009, 11:30 pm‎
  • Berbagai Malapetaka Akan Terus Melanda Indonesia Sampai Papua Merdeka Tanggapan SekJend TRWP terhadap Pendapat Nicolaas Jouwe - ‎18 Oktober, 2009, 7:54 pm‎
  • Pemangku Alam-Adat Papua: Musibah Alam SUDAH Disampaikan kepada SBY, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur pada 2008 Tanggapan SekJend TRWP terhadap Pendapat Nicolaas Jouwe - ‎3 Oktober, 2009, 10:45 am‎
  • West Papua Revolutionary Army (WPRA) dan Wacana Dialogue Kebangsaan Tanggapan SekJend TRWP terhadap Pendapat Nicolaas Jouwe - ‎21 September, 2009, 2:14 pm‎
  • Hercules: Sekali Lagi Jatuh di Magetan, Jawa Timur, Pejabat Militer dan Anggota Tewas Tanggapan SekJend TRWP terhadap Pendapat Nicolaas Jouwe - ‎20 Mei, 2009, 11:35 am‎
  • Operasi Sandi “AWAS!” Semakin Menunjukkan Hasil: Roda Pesawat Rusak di Wamena dan Lombok Tanggapan SekJend TRWP terhadap Pendapat Nicolaas Jouwe - ‎12 Mei, 2009, 7:45 am‎
  • Go to 'Pesan Khusus' Archive »

  • Minggu, Oktober 18, 2009 19:54 - admin

    Untuk ke sekian kalinya, komando Operasi Alam-Adat Papua dengan sandi operasi “AWAS” menyampaikan kepada publik di manapun Anda berada, yang manusia dan yang memiliki mata untuk membaca dan berhatinurani untuk memahaminya, bahwa: Malapetaka akan terus melanda NKRI sampai Papua Merdeka; Pemberitahuan tentang malapetakan ini sudah disampaikan jauh-jauh hari, tetapi SBY secara pribadi tidak percaya kepada suara alam-adatnya sendiri, malahan mengandalkan gelar doktoralnya dan memaksa orang Indonesia agar tidak mempercayai takhyul. Kalau takhyul itu nyata, dan mencelekakan, apapakah orang Indonesia sebodoh itu sehingga tidak memiliki hatinurani untuk berubah sikap? Bahwa pada akhirnya... Read More

    § http://papuapost.com/2009/10/1426/ @ Oktober 18th, 2009  © admin   Category:Pesan Khusus   Tags:   ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Pesan Khusus

  • SekJend TRWP: OPM bukan Angkatan Bersenjata, Ia Sebuah Organisasi Politik Pesan Komando Operasi "AWAS!" - ‎28 Oktober, 2009, 11:30 pm‎
  • Berbagai Malapetaka Akan Terus Melanda Indonesia Sampai Papua Merdeka Pesan Komando Operasi "AWAS!" - ‎18 Oktober, 2009, 7:54 pm‎
  • Pemangku Alam-Adat Papua: Musibah Alam SUDAH Disampaikan kepada SBY, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur pada 2008 Pesan Komando Operasi "AWAS!" - ‎3 Oktober, 2009, 10:45 am‎
  • West Papua Revolutionary Army (WPRA) dan Wacana Dialogue Kebangsaan Pesan Komando Operasi "AWAS!" - ‎21 September, 2009, 2:14 pm‎
  • Hercules: Sekali Lagi Jatuh di Magetan, Jawa Timur, Pejabat Militer dan Anggota Tewas Pesan Komando Operasi "AWAS!" - ‎20 Mei, 2009, 11:35 am‎
  • Operasi Sandi “AWAS!” Semakin Menunjukkan Hasil: Roda Pesawat Rusak di Wamena dan Lombok Pesan Komando Operasi "AWAS!" - ‎12 Mei, 2009, 7:45 am‎
  • Go to 'Pesan Khusus' Archive »

  • Sabtu, Oktober 3, 2009 10:45 - admin

    Menjelang akhir tahun 2008, Pemangku Alam-Adat Papua telah menyampaikan Surat secara langsung kepada: 1. Paduka Yang MUlia Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, 2. Paduka Yang Mulia, Ketua Majels Syuro PBNU, KH Abdurrahman Wahid, 3. Paduka Yang Mulia, Raja Jawa, Sultan Hamengkubuwono X, dan 4. Anak Mantan Presiden R.I. I, Megawati Sukarnoputri. Masing-masing surat langsung disampaikan ke tangan Sekretaris mereka, langsung di tempat mereka masing-masing. Adapun isi surat itu adalah bahwa: 1. Megawati TIDAK AKAN MENJADI PRESIDEN NKRI lagi, kecuali ada tiga pesan dari Alm. Soekarno yang kami terima langsung dari beliau dan telah disampaikan kepadanya, yang harus... Read More

    § http://papuapost.com/2009/10/1390/ @ Oktober 3rd, 2009  © admin   Category:Pesan Khusus   Tags: suara adat papuasuara alam papua  ±  Comments (1)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Pesan Khusus

  • SekJend TRWP: OPM bukan Angkatan Bersenjata, Ia Sebuah Organisasi Politik Mengapa menganggapnya angin lalu, padahal penduduknya korban tiap hari? - ‎28 Oktober, 2009, 11:30 pm‎
  • Berbagai Malapetaka Akan Terus Melanda Indonesia Sampai Papua Merdeka Mengapa menganggapnya angin lalu, padahal penduduknya korban tiap hari? - ‎18 Oktober, 2009, 7:54 pm‎
  • Pemangku Alam-Adat Papua: Musibah Alam SUDAH Disampaikan kepada SBY, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur pada 2008 Mengapa menganggapnya angin lalu, padahal penduduknya korban tiap hari? - ‎3 Oktober, 2009, 10:45 am‎
  • West Papua Revolutionary Army (WPRA) dan Wacana Dialogue Kebangsaan Mengapa menganggapnya angin lalu, padahal penduduknya korban tiap hari? - ‎21 September, 2009, 2:14 pm‎
  • Hercules: Sekali Lagi Jatuh di Magetan, Jawa Timur, Pejabat Militer dan Anggota Tewas Mengapa menganggapnya angin lalu, padahal penduduknya korban tiap hari? - ‎20 Mei, 2009, 11:35 am‎
  • Operasi Sandi “AWAS!” Semakin Menunjukkan Hasil: Roda Pesawat Rusak di Wamena dan Lombok Mengapa menganggapnya angin lalu, padahal penduduknya korban tiap hari? - ‎12 Mei, 2009, 7:45 am‎
  • Go to 'Pesan Khusus' Archive »

  • Senin, September 21, 2009 14:14 - admin

    Menanggapi berbagai gelagat penjajah belakangan ini, khususnya memobilisasi kekuatan Masyarakat Papua untuk melakukan Dialogue yang dinamakan “DIALOGUE KEBANGSAAN” oleh NKRI dengan pentolan Kaum Papua Indonesia (Papindo) yang ada dalam berbagai jajaran pemerintahan ataupun berbagai lembaga yang mengatasnamakan Rakyat atau Bangsa Papua, yang didorong oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), maka dengan ini dihimbau kepada seluruh rakyat West Papua dimanapun berada agar: Mengikuti langkah-langkah yang diambil Markas Pusat Pertahanan West Papua Revolutionary Army atau Tentara Revolusi West Papua; Tidak mudah terpengaruh dengan hasutan-hasutan penjajah yang hendak menggiring... Read More

    § http://papuapost.com/2009/09/1360/ @ September 21st, 2009  © admin   Category:Pesan Khusus   Tags:   ±  Comments (1)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Pesan Khusus

  • SekJend TRWP: OPM bukan Angkatan Bersenjata, Ia Sebuah Organisasi Politik Sebagai Tanggapan Terhadap Gelagat Penjajah - ‎28 Oktober, 2009, 11:30 pm‎
  • Berbagai Malapetaka Akan Terus Melanda Indonesia Sampai Papua Merdeka Sebagai Tanggapan Terhadap Gelagat Penjajah - ‎18 Oktober, 2009, 7:54 pm‎
  • Pemangku Alam-Adat Papua: Musibah Alam SUDAH Disampaikan kepada SBY, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur pada 2008 Sebagai Tanggapan Terhadap Gelagat Penjajah - ‎3 Oktober, 2009, 10:45 am‎
  • West Papua Revolutionary Army (WPRA) dan Wacana Dialogue Kebangsaan Sebagai Tanggapan Terhadap Gelagat Penjajah - ‎21 September, 2009, 2:14 pm‎
  • Hercules: Sekali Lagi Jatuh di Magetan, Jawa Timur, Pejabat Militer dan Anggota Tewas Sebagai Tanggapan Terhadap Gelagat Penjajah - ‎20 Mei, 2009, 11:35 am‎
  • Operasi Sandi “AWAS!” Semakin Menunjukkan Hasil: Roda Pesawat Rusak di Wamena dan Lombok Sebagai Tanggapan Terhadap Gelagat Penjajah - ‎12 Mei, 2009, 7:45 am‎
  • Go to 'Pesan Khusus' Archive »

  • Hercules: Sekali Lagi Jatuh di Magetan, Jawa Timur, Pejabat Militer dan Anggota Tewas

    Apakah orang Papua dan NKRI Mau Katakan: "Ini Musibah Alam" yang Tak Perlu Dipertanyakan?
    Rabu, Mei 20, 2009 11:35 - admin

    Melihat kecelakaan yang menimpa sebanyak Dua kali di Wamena dan sekali di Pulau Jawa, dan jenis pesawat itu adalah Hercules, pesawat yang digunakan untuk mengangkut para pembunuh orang Papua ke Tanah Papua itu, maka pertanyaannya adalah: “Apakah orang Papua dan NKRI Mau Katakan: “Ini Musibah Alam” yang Tak Perlu Dipertanyakan? Akankah NKRI mengenal sebab-musababnya? Sanggupkah mereka memahami Operasi Sandi ‘AWAS!?’ Bagaimana cara menghentikannya?” dan seterusnya. Sudah berkali-kali Operasi Pemangku Alam dan Pemangku Adat Papua sejauh ini telah katakan, Operasi dengan Sandi “AWAS!” sudah sedang berlangsung. Sebuah Surat dengan isi yang agak berbeda... Read More

    § http://papuapost.com/2009/05/1204/ @ Mei 20th, 2009  © admin   Category:Pesan Khusus   Tags:   ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Pesan Khusus

  • SekJend TRWP: OPM bukan Angkatan Bersenjata, Ia Sebuah Organisasi Politik Apakah orang Papua dan NKRI Mau Katakan: "Ini Musibah Alam" yang Tak Perlu Dipertanyakan? - ‎28 Oktober, 2009, 11:30 pm‎
  • Berbagai Malapetaka Akan Terus Melanda Indonesia Sampai Papua Merdeka Apakah orang Papua dan NKRI Mau Katakan: "Ini Musibah Alam" yang Tak Perlu Dipertanyakan? - ‎18 Oktober, 2009, 7:54 pm‎
  • Pemangku Alam-Adat Papua: Musibah Alam SUDAH Disampaikan kepada SBY, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur pada 2008 Apakah orang Papua dan NKRI Mau Katakan: "Ini Musibah Alam" yang Tak Perlu Dipertanyakan? - ‎3 Oktober, 2009, 10:45 am‎
  • West Papua Revolutionary Army (WPRA) dan Wacana Dialogue Kebangsaan Apakah orang Papua dan NKRI Mau Katakan: "Ini Musibah Alam" yang Tak Perlu Dipertanyakan? - ‎21 September, 2009, 2:14 pm‎
  • Hercules: Sekali Lagi Jatuh di Magetan, Jawa Timur, Pejabat Militer dan Anggota Tewas Apakah orang Papua dan NKRI Mau Katakan: "Ini Musibah Alam" yang Tak Perlu Dipertanyakan? - ‎20 Mei, 2009, 11:35 am‎
  • Operasi Sandi “AWAS!” Semakin Menunjukkan Hasil: Roda Pesawat Rusak di Wamena dan Lombok Apakah orang Papua dan NKRI Mau Katakan: "Ini Musibah Alam" yang Tak Perlu Dipertanyakan? - ‎12 Mei, 2009, 7:45 am‎
  • Go to 'Pesan Khusus' Archive »

  • Selasa, Mei 12, 2009 7:45 - admin

    Pada hari ini ada dua pesawat di Mataram dan di Wamena mengalami masalah dengan Roda mereka. Akibatnya ada korban terluka, ada penundaan penerbangan, dan ada kerusakan rumah. Kerugian secara ekonomi tidak dapat disangkal, walaupun tidak diakui oleh NKRI. Selain itu kecelakaan kendaraan angkutan darat juga terjadi, menelan korban 3 orang nyawa. Bus di Cianjur ini mengalami kecelakaan. Bendungan penahan air laut di Jakarta Utara sudah jebol, banjir di Sulawesi Selatan dan Jakarta juga tidak pernah berhenti. Sudah dikatakan oleh Operasi Sandi “Awas!!” tentang peta geografis operasi dan apa saja yang akan terjadi. Gunung Slamet di Pulau Jawa juga sekarang sudah ada dalam kondisi “AWAS!” Sekarang... Read More

    § http://papuapost.com/2009/05/1190/ @ Mei 12th, 2009  © admin   Category:Pesan Khusus   Tags:   ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark



    Copyright © 2010 - Suara Papua Merdeka . All rights reserved.
    WoodocsLight Theme - By KOTEK@Webmaster. - Style based on YUI Docs & Theme Functions from Blog.txt
    Powered by WordPress Entries (RSS) and - Comments (RSS) -