Rabu, November 5, 2008 23:20 - admin
MERAUKE- Tokoh separatis OPM, John Imko yang mengaku sebagai Komandan Batalyon (Danyon) OPM secara resmi menyerahkan diri dan mengakhiri perjuangannya serta menyatakan bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonsia di Tanah Merah Ibukota Kabupaten Boven Digoel, Selasa (4/11) kemarin.
Selain menyerahkan diri, John Imko bersama istrinya Maria (40) dan dua anaknya masing-masing Veronika (20) dan Jefrito (18) serta 2 anggotanya Januarius ((28) dan Samuel (30), mengikrarkan diri untuk setia kepada Pancasilan dan UU Dasar 1945, Bergabung dengan NKRI dan setia kepada Pemerintah Republik Indonesia.
Ikrar tersebut dinyatakan John Imko dalam bentuk upacara di depan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel... Read More
Senin, Maret 1, 2010 10:21 - admin
JAYAPURA [PAPOS] – Rencana dialog Papua – Jakarta dalam rangka menyelesaikan konflik di Papua saat ini sedang melakukan konsolidasi ke kabupaten-kabupaten di Papua, untuk menampung pendapat dan pandangan rakyat tentang perlunya melakukan dialog.
Hal tersebut disampaikan Ketua Sekolah Tinggi Fajar Timur [STFT] Jayapura, Pdt Neles Tebay yang juga tim konsolidasi dialog Papua-Jakarta, kepada wartawan di Sekretariat Majelis Muslim Papua, Sabtu (27/2) lalu usai menyampaikan materi dalam acara seminar sehari tentang diolog Papua-Jakarta.
“ Konsolidasi publik menyangkut pelaksaan dialog Papua-Jakarta tersebut telah berlangsung di 4 Kabupaten yakni Wamena, Timika, Sorong dan Manokwari,” katanya.
Bahkan... Read More
Rabu, Februari 24, 2010 15:29 - admin
JAYAPURA [PAPOS] – Deklarasi provinsi Pegunungan Tengah oleh Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah di Wamena, Senin [23/2] disambut positif anggota DPR-RI asal Papua, Paskalis Kosay,MM dan anggota DPD-RI Paulus Sumino.
Deklarasi provinsi Pegunungan Tengah ini menurut politikus partai Golkar ini harus didukung sepenuhnya oleh semua komponen masyarakat Pegunungan Tengah. Sebab pemekaran Pegunungan Tengah adalah jalan untuk mempercepat pembangunan di Pegunungan Tengah.
‘’Saya menilai aspirasi pemekaran tersebut cukup baik, namun harus melalui mekanisme, yakni harus ada persetujuan dari DPRP dan MRP dan tetap mengacu kepada UU Otsus,” ujar Paskalis melalui telepon selularnya kepada Papua... Read More
Senin, Januari 25, 2010 5:08 - admin
Senin, 25/01/2010 13:36 WIB
Jakarta – Salah satu pendiri Organisasi Papua Merdeka (OPM) Nicholaas Joouwe (84) minta pindah dari warga negara Belanda menjadi WNI. Nicholaas mengatakan OPM hanyalah kata yang tak punya arti.
“Kata OPM itu sebenarnya suatu kata mati yang tidak punya arti apa apa, tapi selalu digembar-gemborkan,” ujar Nicholaas.
Hal itu dikatakan dia usai bertemu Wapres Boediono di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (25/1/2010).
“Kami harus tahan ini karena bukan pendapat orang Papua. Orang Papua sama sekali tidak tahu apa-apa,” imbuh Nicholaas.
Dari segi paham nasionalisme OPM, kebanyakan masyarakat Papua tidak mengerti. Mereka,... Read More