Sesosok Mayat Ditemukan di Sungai We

Teridentifikasi berjenis kelamin laki-laki bernama Breksamo Gwijangge (45) warga kampung Jigi kabupaten Nduga
Senin, Mei 25, 2009 17:26 - admin

WAMENA (PAPOS)– Warga kota Wamena dan sekitarnya kembali dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang tewas mengenaskan dalam keadaan terapung di sungai We, Minggu (24/5) kemarin sekitar pukul 07.00 WIT. Sesosok mayat yang teridentifikasi berjenis kelamin laki-laki bernama Breksamo Gwijangge (45) warga kampung Jigi kabupaten Nduga itu, diduga tewas akibat sakit kepala yang dideritanya selama ini dan terindikasi terhadap penyakit epilepsi. Penuturan salah seorang saksi bernama Tenapilak Wenda (17) di lokasi kejadian kepada Papua Pos, korban Breksamo Gwijangge pertama kali ditemukan dirinya yang hendak mandi di sungai We, namun Wenda terkaget melihat sesosok mayat yang terapung di dekat sebuah... Read More

§ http://papuapost.com/2009/05/1232/ @ Mei 25th, 2009  © admin   Category:Terorisme   Tags: Mati Misterius  ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

More in Category: Terorisme

  • KONTRAS TOLAK KODAM PAPUA Teridentifikasi berjenis kelamin laki-laki bernama Breksamo Gwijangge (45) warga kampung Jigi kabupaten Nduga - ‎4 Maret, 2010, 4:16 am‎
  • Kontribusi Freeport Tak Ada Bagi Pembangunan di Mimika Teridentifikasi berjenis kelamin laki-laki bernama Breksamo Gwijangge (45) warga kampung Jigi kabupaten Nduga - ‎24 Februari, 2010, 3:31 pm‎
  • 11 PSK Positif HIV di Jayawijaya Teridentifikasi berjenis kelamin laki-laki bernama Breksamo Gwijangge (45) warga kampung Jigi kabupaten Nduga - ‎19 Februari, 2010, 4:57 am‎
  • Polri Telusuri Keterkaitan OPM dalam Penembakan di Papua Teridentifikasi berjenis kelamin laki-laki bernama Breksamo Gwijangge (45) warga kampung Jigi kabupaten Nduga - ‎25 Januari, 2010, 5:13 am‎
  • Pasca Penembakan Kelly Kwalik, Polri Tetapkan 1 Tersangka Separatis Teridentifikasi berjenis kelamin laki-laki bernama Breksamo Gwijangge (45) warga kampung Jigi kabupaten Nduga - ‎17 Desember, 2009, 5:03 am‎
  • Mengapa Areal PT Freeport Tetap Tidak Pernah Aman? Teridentifikasi berjenis kelamin laki-laki bernama Breksamo Gwijangge (45) warga kampung Jigi kabupaten Nduga - ‎23 Oktober, 2009, 9:38 am‎
  • Go to 'Terorisme' Archive »

  • Kontribusi Freeport Tak Ada Bagi Pembangunan di Mimika

    Merasa tak pernah ada kontribusi satu sen pun
    Rabu, Februari 24, 2010 15:31 - admin

    JAYAPURA [PAPOS] – Merasa tak pernah ada kontribusi satu sen pun dari PT Freeport terhadap program pembangunan di kabupaten Mimika. Bupati Mimika Klemen Tinal, SE, MM mengibaratkan Mimika bagaikan ‘tikus yang mati dalam lumbung padi.’ Hal itu disampaikan Bupati Klemen Tinal, SE, MM dalam dialog bersama jajaran Muspida dan DPRD Mimika dengan Komite II DPD RI di pendopo rumah Negara, jalan Kuala Kencana, SP III, kampung Karang Senang, kabupaten Mimika, Selasa [24/2]. “Dimana-mana selalu orang mengatakan karena kita ini daerah penghasil maka otomatis banyak uang yang bisa digunakan untuk pembangunan daerah dan masyarakat. Saya mau tegaskan bahwa selama ini tidak ada satu sen pun uang yang... Read More

    § http://papuapost.com/2010/02/1477/ @ Februari 24th, 2010  © admin   Category:Terorisme   Tags:   ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Terorisme

  • KONTRAS TOLAK KODAM PAPUA  Merasa tak pernah ada kontribusi satu sen pun  - ‎4 Maret, 2010, 4:16 am‎
  • Kontribusi Freeport Tak Ada Bagi Pembangunan di Mimika  Merasa tak pernah ada kontribusi satu sen pun  - ‎24 Februari, 2010, 3:31 pm‎
  • 11 PSK Positif HIV di Jayawijaya  Merasa tak pernah ada kontribusi satu sen pun  - ‎19 Februari, 2010, 4:57 am‎
  • Polri Telusuri Keterkaitan OPM dalam Penembakan di Papua  Merasa tak pernah ada kontribusi satu sen pun  - ‎25 Januari, 2010, 5:13 am‎
  • Pasca Penembakan Kelly Kwalik, Polri Tetapkan 1 Tersangka Separatis  Merasa tak pernah ada kontribusi satu sen pun  - ‎17 Desember, 2009, 5:03 am‎
  • Mengapa Areal PT Freeport Tetap Tidak Pernah Aman?  Merasa tak pernah ada kontribusi satu sen pun  - ‎23 Oktober, 2009, 9:38 am‎
  • Go to 'Terorisme' Archive »

  • 11 PSK Positif HIV di Jayawijaya

    Dari 44 PSK yang Dijaring Polres Jayawijaya Minggu Lalu
    Jumat, Februari 19, 2010 4:57 - admin

    WAMENA-Dari 44 wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) yang terjaring dalam operasi rutin Kepolisian Resort (Polres) Jayawijaya (Minggu,14/2), setelah menjalani pemeriksaan dokter dan konselor di Poliklinik Polres Jayawijaya, 11 diantaranya reaktif atau positif HIV. Demikian diungkapkan penanggung jawab VCT RSUD Wamena, dokter Viviana Maharani kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (18/2). Dokter Vivi sapaan akrab dokter Viviana Maharani mengungkapkan, ke 11 PSK tersebut yang melakukan pemeriksaan lanjutan baru 4 orang. “PSK yang ikut tes di Poliklinik Mapolres Jayawijaya ada 44 orang, dari hasil pemeriksaan pertama kami menemukan jika 11 sudah reaktif atau positif HIV,”akunya. Dikatakannya,... Read More

    § http://papuapost.com/2010/02/1479/ @ Februari 19th, 2010  © admin   Category:Terorisme   Tags:   ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Terorisme

  • KONTRAS TOLAK KODAM PAPUA Dari 44 PSK yang Dijaring Polres Jayawijaya Minggu Lalu - ‎4 Maret, 2010, 4:16 am‎
  • Kontribusi Freeport Tak Ada Bagi Pembangunan di Mimika Dari 44 PSK yang Dijaring Polres Jayawijaya Minggu Lalu - ‎24 Februari, 2010, 3:31 pm‎
  • 11 PSK Positif HIV di Jayawijaya Dari 44 PSK yang Dijaring Polres Jayawijaya Minggu Lalu - ‎19 Februari, 2010, 4:57 am‎
  • Polri Telusuri Keterkaitan OPM dalam Penembakan di Papua Dari 44 PSK yang Dijaring Polres Jayawijaya Minggu Lalu - ‎25 Januari, 2010, 5:13 am‎
  • Pasca Penembakan Kelly Kwalik, Polri Tetapkan 1 Tersangka Separatis Dari 44 PSK yang Dijaring Polres Jayawijaya Minggu Lalu - ‎17 Desember, 2009, 5:03 am‎
  • Mengapa Areal PT Freeport Tetap Tidak Pernah Aman? Dari 44 PSK yang Dijaring Polres Jayawijaya Minggu Lalu - ‎23 Oktober, 2009, 9:38 am‎
  • Go to 'Terorisme' Archive »

  • Senin, Januari 25, 2010 5:13 - admin

    Jakarta – Kepolisian belum menemukan adanya keterlibatan OPM dalam aksi penembakan sejumlah anggota Brimob di Timika, Papua. Namun dilihat dari aksi penembakan, indikasi adanya keterlibatan OPM terus ditelusuri. “(Keterlibatan) OPM belum. Tapi indikasi ke arah sana iya,” kata Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (25/1/2010). Edward mengatakan, dilihat dari aksi dan praktek penyerangan memang mirip dengan aksi OPM. Namun, polisi tidak mau mengambil kesimpulan terlalu cepat. “Mereka kan sering melakukan penyerangan seperti itu. Dan dari kasus yang terungkap modus atau cara-cara seperti itu,” jelasnya. Edward... Read More

    § http://papuapost.com/2010/01/1487/ @ Januari 25th, 2010  © admin   Category:Terorisme   Tags:   ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Terorisme

  • KONTRAS TOLAK KODAM PAPUA Aprizal Rahmatullah - detikNews - ‎4 Maret, 2010, 4:16 am‎
  • Kontribusi Freeport Tak Ada Bagi Pembangunan di Mimika Aprizal Rahmatullah - detikNews - ‎24 Februari, 2010, 3:31 pm‎
  • 11 PSK Positif HIV di Jayawijaya Aprizal Rahmatullah - detikNews - ‎19 Februari, 2010, 4:57 am‎
  • Polri Telusuri Keterkaitan OPM dalam Penembakan di Papua Aprizal Rahmatullah - detikNews - ‎25 Januari, 2010, 5:13 am‎
  • Pasca Penembakan Kelly Kwalik, Polri Tetapkan 1 Tersangka Separatis Aprizal Rahmatullah - detikNews - ‎17 Desember, 2009, 5:03 am‎
  • Mengapa Areal PT Freeport Tetap Tidak Pernah Aman? Aprizal Rahmatullah - detikNews - ‎23 Oktober, 2009, 9:38 am‎
  • Go to 'Terorisme' Archive »

  • Kamis, Desember 17, 2009 5:03 - admin

    Jakarta – Kepolisian menetapkan Jeep Murip (24) sebagai tersangka terkait kasus separatisme di Papua. Dia ditangkap bersama empat orang lainnya dalam penggerebekan yang menewaskan Kelly Kwalik, pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM). “Karena dia memegang peluru, dikenakan pasal UU darurat,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Kamis (17/12/2009. Nanan menjelaskan peran Jeep adalah ajudan Kelly Kwalik. “Dia anggota Kelly Kwalik,” ujarnya. Empat orang lain, lanjut Nanan, tidak dikenakan status tersangka. Sebab mereka hanyalah istri dan anggota keluarga Kelly Kwalik. “Karena dia keluarga, dia istri, tidak... Read More

    § http://papuapost.com/2009/12/1482/ @ Desember 17th, 2009  © admin   Category:Terorisme   Tags:   ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Terorisme

  • KONTRAS TOLAK KODAM PAPUA Didit Tri Kertapati - detikNews - ‎4 Maret, 2010, 4:16 am‎
  • Kontribusi Freeport Tak Ada Bagi Pembangunan di Mimika Didit Tri Kertapati - detikNews - ‎24 Februari, 2010, 3:31 pm‎
  • 11 PSK Positif HIV di Jayawijaya Didit Tri Kertapati - detikNews - ‎19 Februari, 2010, 4:57 am‎
  • Polri Telusuri Keterkaitan OPM dalam Penembakan di Papua Didit Tri Kertapati - detikNews - ‎25 Januari, 2010, 5:13 am‎
  • Pasca Penembakan Kelly Kwalik, Polri Tetapkan 1 Tersangka Separatis Didit Tri Kertapati - detikNews - ‎17 Desember, 2009, 5:03 am‎
  • Mengapa Areal PT Freeport Tetap Tidak Pernah Aman? Didit Tri Kertapati - detikNews - ‎23 Oktober, 2009, 9:38 am‎
  • Go to 'Terorisme' Archive »

  • Mengapa Areal PT Freeport Tetap Tidak Pernah Aman?

    Jika Penembaknya OPM, Harusnya Aparat Operasi Bersar-besaran
    Jumat, Oktober 23, 2009 9:38 - admin

    Lembah Hasil Galian Freeport di Timika Aksi penembakan dan teror orang tidak dikenal (OTK) di kawasan PT Freeport terjadi sejak 11 Juli itu, telah menewasakan 4 orang, dua di antaranya karyawan PT Freeport dan dua anggota Polri. Selain itu, mencederai puluhan orang, baik anggota Polri, TNI maupun karyawan PT Freeport. Terakhir terjadi Rabu (22/10) sekitar pukul 15.00 WP di mile 38 dan mile 39 Kali Kopi, tapi sayangnya pelakunya belum juga tertangkap. DENGAN melihat aksi teror yang terjadi selama empat bulan di areal Freeport seharusnya bisa ditangani aparat keamanan, lantaran lokasi penembakan hanya di sekitar Mile 40-50. Di sisi lain, jumlah aparat keamanan sudah sangat banyak yang mencapai... Read More

    § http://papuapost.com/2009/10/1435/ @ Oktober 23rd, 2009  © admin   Category:Terorisme   Tags:   ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Terorisme

  • KONTRAS TOLAK KODAM PAPUA Jika Penembaknya OPM, Harusnya Aparat Operasi Bersar-besaran - ‎4 Maret, 2010, 4:16 am‎
  • Kontribusi Freeport Tak Ada Bagi Pembangunan di Mimika Jika Penembaknya OPM, Harusnya Aparat Operasi Bersar-besaran - ‎24 Februari, 2010, 3:31 pm‎
  • 11 PSK Positif HIV di Jayawijaya Jika Penembaknya OPM, Harusnya Aparat Operasi Bersar-besaran - ‎19 Februari, 2010, 4:57 am‎
  • Polri Telusuri Keterkaitan OPM dalam Penembakan di Papua Jika Penembaknya OPM, Harusnya Aparat Operasi Bersar-besaran - ‎25 Januari, 2010, 5:13 am‎
  • Pasca Penembakan Kelly Kwalik, Polri Tetapkan 1 Tersangka Separatis Jika Penembaknya OPM, Harusnya Aparat Operasi Bersar-besaran - ‎17 Desember, 2009, 5:03 am‎
  • Mengapa Areal PT Freeport Tetap Tidak Pernah Aman? Jika Penembaknya OPM, Harusnya Aparat Operasi Bersar-besaran - ‎23 Oktober, 2009, 9:38 am‎
  • Go to 'Terorisme' Archive »


  • Copyright © 2010 - Suara Papua Merdeka . All rights reserved.
    WoodocsLight Theme - By KOTEK@Webmaster. - Style based on YUI Docs & Theme Functions from Blog.txt
    Powered by WordPress Entries (RSS) and - Comments (RSS) -