Jumat, Oktober 31, 2008 18:22 - admin

Jakarta (ANTARA News) – Manajemen Perum Perhutani, Jumat, mengungkapkan akan menyiasati kemungkinan terpuruknya pasar tujuan ekspor produk kayu di negara maju dengan meningkatkan produk pangan dan energi dari hutan. Menurut Dirut Perum Perhutani Upiek Rosalina, pendapatan perusahaan yang mencapai Rp2,087 triliun selama Januari – September tahun ini sekitar 70 persennya berasal dari penjualan kayu bulat. Pendapatan sebesar itu mencapai 85 persen dari total pendapatan tahun ini yang ditargetkan Rp2,4 triliun, katanya. Direktur Pemasaran Fachrozy mengatakan, pada 2009 perusahaan ingin 60-70 persen pendapatannya berasal dari industri pengolahan kayu dan non kayu yang diproduksi melalui... Read More

§ http://papuapost.com/2008/10/597/ @ Oktober 31st, 2008  © admin   Category:NKRI Bangkrut   Tags: krisis pangan  ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

More in Category: NKRI Bangkrut

  • Dua Pulau di Sekitar Enggano Hilang  - ‎23 Mei, 2009, 4:00 pm‎
  • Lima Tersangka Pengeroyokan Wakapolres Tolikara Diserahkan  - ‎30 April, 2009, 12:33 pm‎
  • BUMN Diminta Berhati-hati Kelola Dana  - ‎26 Februari, 2009, 11:48 pm‎
  • Rupiah Masih Tertahan di Rp 12 ribu  - ‎26 Februari, 2009, 11:44 pm‎
  • Kepolisian Usut Jaminan Kredit Ekspor Century  - ‎26 Februari, 2009, 11:36 pm‎
  • Surat Utang Global Indonesia Dinilai Masih ‘Seksi’  - ‎26 Februari, 2009, 11:32 pm‎
  • Go to 'NKRI Bangkrut' Archive »


  • Copyright © 2010 - Suara Papua Merdeka . All rights reserved.
    WoodocsLight Theme - By KOTEK@Webmaster. - Style based on YUI Docs & Theme Functions from Blog.txt
    Powered by WordPress Entries (RSS) and - Comments (RSS) -