Program Respek Belum Optimal

Ada Kampung Belum Terima Dana Respek Tahun 2007 dan 2008
Senin, Mei 25, 2009 14:30 - admin

WAMENA-Kepala Biro Pemerintahan Kampung Provinsi Papua, Drs Nataniel Aragai mengatakan, program Rencana Strategis Pembangunan Kampung (Respek) khususnya di wilayah Kabupaten Pegunungan Tengah belum optimal. Hal itu diungkapkannya di depan para peserta Rakerda bupati/walikota se Pegunungan Tengah di Gedung Sosial GKI Wamena, Selasa (19/5). Dikatakan, belum optimalnya program tersebut disebabkan masih rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) aparat kampung sehingga mereka tidak mampu menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK), Bank Papua hanya berada di ibukota kabupaten sehingga untuk mencairkan dana bagi kampung-kampung yang jauh membutuhkan biaya besar, masih banyak kampung... Read More

§ http://papuapost.com/2009/05/1231/ @ Mei 25th, 2009  © admin   Category:Otonomisasi   Tags: korupsi  ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

More in Category: Otonomisasi

  • Bintang Kejora Lambang Kultural atau Simbol Kedaulatan Ada Kampung Belum Terima Dana Respek Tahun 2007 dan 2008 - ‎12 Maret, 2010, 9:40 am‎
  • Otsus Akan Diakomdir oleh Tokoh Adat Ada Kampung Belum Terima Dana Respek Tahun 2007 dan 2008 - ‎6 Maret, 2010, 10:36 am‎
  • DAP Nilai Dana Otsus Hanya Sebagai Alat Politik Ada Kampung Belum Terima Dana Respek Tahun 2007 dan 2008 - ‎4 Maret, 2010, 12:59 pm‎
  • Dana Otsus Melimpah, Tapi Rakyat Papua Menderita Ada Kampung Belum Terima Dana Respek Tahun 2007 dan 2008 - ‎26 Februari, 2010, 5:36 pm‎
  • DPD-RI Pertanyakan Komitmen CSR PTFI Ada Kampung Belum Terima Dana Respek Tahun 2007 dan 2008 - ‎24 Februari, 2010, 3:22 pm‎
  • Pembentukan Provinsi Pegunungan Tengah Dideklarasikan Ada Kampung Belum Terima Dana Respek Tahun 2007 dan 2008 - ‎24 Februari, 2010, 12:34 am‎
  • Go to 'Otonomisasi' Archive »

  • Otsus Akan Diakomdir oleh Tokoh Adat

    Tokoh Adat Ramses Ohee ketika ditemui di Swiss Belhotel
    Sabtu, Maret 6, 2010 10:36 - admin

    JAYAPURA [PAPOS] -Implementasi Otonomi Khusus [Otsus] yang belum dirasakan masyarakat Papua akan diakomodir oleh tokoh adat atau masyarakat sebagai perpanjangan tangan Pemerintah untuk mengumpulkan, mengidentifikasikan dan mencari solusi atas hambatan yang dihadapi pemerintah daerah dan Pemerintah Pusat. Hal ini ditegaskan Tokoh Adat Ramses Ohee ketika ditemui di Swiss Belhotel dalam acara seminar Nasional DC Uncen belum lama ini. “Kami akan memperjuangkan aspirasi orang asli Papua yang belum terakomodir oleh Otsus serta mengangkat hak-hak dan martabat orang asli Papua,” terang Ramses. Dikatakan, UU 21 tahun 2001 tentang Otsus bagi Provinsi Papua dan Papua Barat merupakan wujud... Read More

    § http://papuapost.com/2010/03/1503/ @ Maret 6th, 2010  © admin   Category:Otonomisasi   Tags:   ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Otonomisasi

  • Bintang Kejora Lambang Kultural atau Simbol Kedaulatan Tokoh Adat Ramses Ohee ketika ditemui di Swiss Belhotel - ‎12 Maret, 2010, 9:40 am‎
  • Otsus Akan Diakomdir oleh Tokoh Adat Tokoh Adat Ramses Ohee ketika ditemui di Swiss Belhotel - ‎6 Maret, 2010, 10:36 am‎
  • DAP Nilai Dana Otsus Hanya Sebagai Alat Politik Tokoh Adat Ramses Ohee ketika ditemui di Swiss Belhotel - ‎4 Maret, 2010, 12:59 pm‎
  • Dana Otsus Melimpah, Tapi Rakyat Papua Menderita Tokoh Adat Ramses Ohee ketika ditemui di Swiss Belhotel - ‎26 Februari, 2010, 5:36 pm‎
  • DPD-RI Pertanyakan Komitmen CSR PTFI Tokoh Adat Ramses Ohee ketika ditemui di Swiss Belhotel - ‎24 Februari, 2010, 3:22 pm‎
  • Pembentukan Provinsi Pegunungan Tengah Dideklarasikan Tokoh Adat Ramses Ohee ketika ditemui di Swiss Belhotel - ‎24 Februari, 2010, 12:34 am‎
  • Go to 'Otonomisasi' Archive »

  • DAP Nilai Dana Otsus Hanya Sebagai Alat Politik

    Dewan Adat Papua (DAP) menilai dana Otonomi Khusus (Otsus) di Papua belum sepenuhnya digunakan secara baik dan tepat
    Kamis, Maret 4, 2010 12:59 - admin

    JAYAPURA [PAPOS] -Dewan Adat Papua (DAP) menilai dana Otonomi Khusus (Otsus) di Papua belum sepenuhnya digunakan secara baik dan tepat untuk kepentingan rakyat, namun dana tersebut sebagian besar digunakan sebagai alat politik dan kepentingan pejabat. Hal tersebut dikatakan, Sekjen Dewan Adat Papua (DAP) Leonardo Imbiri, kepada Papua Pos di Hotel Mutiara Kotaraja, usai sosialisasi perlindungan hutan di Papua, Rabu (3/3) kemarin. Menurut Leo fakta-fakta terjadi dimana banyak penemuan kasus korupsi di Papua, maka dapat disimpulkan bahwa dana Otsus yang diberikan oleh Pemerintah Pusat untuk menghapus penderitaan orang Papua salah digunakan oleh pejabat. Dikatakan, dapat disimpulkan juga bahwa... Read More

    § http://papuapost.com/2010/03/1502/ @ Maret 4th, 2010  © admin   Category:Otonomisasi   Tags: guat Otsus  ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Otonomisasi

  • Bintang Kejora Lambang Kultural atau Simbol Kedaulatan Dewan Adat Papua (DAP) menilai dana Otonomi Khusus (Otsus) di Papua belum sepenuhnya digunakan secara baik dan tepat - ‎12 Maret, 2010, 9:40 am‎
  • Otsus Akan Diakomdir oleh Tokoh Adat Dewan Adat Papua (DAP) menilai dana Otonomi Khusus (Otsus) di Papua belum sepenuhnya digunakan secara baik dan tepat - ‎6 Maret, 2010, 10:36 am‎
  • DAP Nilai Dana Otsus Hanya Sebagai Alat Politik Dewan Adat Papua (DAP) menilai dana Otonomi Khusus (Otsus) di Papua belum sepenuhnya digunakan secara baik dan tepat - ‎4 Maret, 2010, 12:59 pm‎
  • Dana Otsus Melimpah, Tapi Rakyat Papua Menderita Dewan Adat Papua (DAP) menilai dana Otonomi Khusus (Otsus) di Papua belum sepenuhnya digunakan secara baik dan tepat - ‎26 Februari, 2010, 5:36 pm‎
  • DPD-RI Pertanyakan Komitmen CSR PTFI Dewan Adat Papua (DAP) menilai dana Otonomi Khusus (Otsus) di Papua belum sepenuhnya digunakan secara baik dan tepat - ‎24 Februari, 2010, 3:22 pm‎
  • Pembentukan Provinsi Pegunungan Tengah Dideklarasikan Dewan Adat Papua (DAP) menilai dana Otonomi Khusus (Otsus) di Papua belum sepenuhnya digunakan secara baik dan tepat - ‎24 Februari, 2010, 12:34 am‎
  • Go to 'Otonomisasi' Archive »


  • Copyright © 2010 - Suara Papua Merdeka . All rights reserved.
    WoodocsLight Theme - By KOTEK@Webmaster. - Style based on YUI Docs & Theme Functions from Blog.txt
    Powered by WordPress Entries (RSS) and - Comments (RSS) -