Rabu, Juli 9, 2008 0:17 - admin

JAYAPURA-Christian Aipassa (39) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Sarmi yang bertugas di Bagian Pemerintahan dikeroyok beberapa oknum anggota TNI Angkatan Darat (AD) di Kompleks Pasar Lama Sarmi, Minggu (29/6). Akibat pengeroyokan yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIT, korban yang tinggal di Jalan Diponegoro Kelurahan Sarmi Kota, Kabupaten Sarmi ini, mengalami sakit di kepala, telinga dan hidung. Read More AKPC_IDS += "221,";Popularity: 9% [?] Read More →

§ http://papuapost.com/2008/07/221/ @ Juli 9th, 2008  © admin   Category:Terorisme   Tags: Kekerasan  ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

More in Category: Terorisme

  • KONTRAS TOLAK KODAM PAPUA  - ‎4 Maret, 2010, 4:16 am‎
  • Kontribusi Freeport Tak Ada Bagi Pembangunan di Mimika  - ‎24 Februari, 2010, 3:31 pm‎
  • 11 PSK Positif HIV di Jayawijaya  - ‎19 Februari, 2010, 4:57 am‎
  • Polri Telusuri Keterkaitan OPM dalam Penembakan di Papua  - ‎25 Januari, 2010, 5:13 am‎
  • Pasca Penembakan Kelly Kwalik, Polri Tetapkan 1 Tersangka Separatis  - ‎17 Desember, 2009, 5:03 am‎
  • Mengapa Areal PT Freeport Tetap Tidak Pernah Aman?  - ‎23 Oktober, 2009, 9:38 am‎
  • Go to 'Terorisme' Archive »

  • Rabu, Februari 24, 2010 15:31 - admin

    JAYAPURA [PAPOS] – Merasa tak pernah ada kontribusi satu sen pun dari PT Freeport terhadap program pembangunan di kabupaten Mimika. Bupati Mimika Klemen Tinal, SE, MM mengibaratkan Mimika bagaikan ‘tikus yang mati dalam lumbung padi.’ Hal itu disampaikan Bupati Klemen Tinal, SE, MM dalam dialog bersama jajaran Muspida dan DPRD Mimika dengan Komite II DPD RI di pendopo rumah Negara, jalan Kuala Kencana, SP III, kampung Karang Senang, kabupaten Mimika, Selasa [24/2]. “Dimana-mana selalu orang mengatakan karena kita ini daerah penghasil maka otomatis banyak uang yang bisa digunakan untuk pembangunan daerah dan masyarakat. Saya mau tegaskan bahwa selama ini tidak ada satu sen pun uang yang... Read More

    § http://papuapost.com/2010/02/1477/ @ Februari 24th, 2010  © admin   Category:Terorisme   Tags:   ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Terorisme

  • KONTRAS TOLAK KODAM PAPUA  - ‎4 Maret, 2010, 4:16 am‎
  • Kontribusi Freeport Tak Ada Bagi Pembangunan di Mimika  - ‎24 Februari, 2010, 3:31 pm‎
  • 11 PSK Positif HIV di Jayawijaya  - ‎19 Februari, 2010, 4:57 am‎
  • Polri Telusuri Keterkaitan OPM dalam Penembakan di Papua  - ‎25 Januari, 2010, 5:13 am‎
  • Pasca Penembakan Kelly Kwalik, Polri Tetapkan 1 Tersangka Separatis  - ‎17 Desember, 2009, 5:03 am‎
  • Mengapa Areal PT Freeport Tetap Tidak Pernah Aman?  - ‎23 Oktober, 2009, 9:38 am‎
  • Go to 'Terorisme' Archive »

  • Jumat, Februari 19, 2010 4:57 - admin

    WAMENA-Dari 44 wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) yang terjaring dalam operasi rutin Kepolisian Resort (Polres) Jayawijaya (Minggu,14/2), setelah menjalani pemeriksaan dokter dan konselor di Poliklinik Polres Jayawijaya, 11 diantaranya reaktif atau positif HIV. Demikian diungkapkan penanggung jawab VCT RSUD Wamena, dokter Viviana Maharani kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (18/2). Dokter Vivi sapaan akrab dokter Viviana Maharani mengungkapkan, ke 11 PSK tersebut yang melakukan pemeriksaan lanjutan baru 4 orang. “PSK yang ikut tes di Poliklinik Mapolres Jayawijaya ada 44 orang, dari hasil pemeriksaan pertama kami menemukan jika 11 sudah reaktif atau positif HIV,”akunya. Dikatakannya,... Read More

    § http://papuapost.com/2010/02/1479/ @ Februari 19th, 2010  © admin   Category:Terorisme   Tags:   ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Terorisme

  • KONTRAS TOLAK KODAM PAPUA  - ‎4 Maret, 2010, 4:16 am‎
  • Kontribusi Freeport Tak Ada Bagi Pembangunan di Mimika  - ‎24 Februari, 2010, 3:31 pm‎
  • 11 PSK Positif HIV di Jayawijaya  - ‎19 Februari, 2010, 4:57 am‎
  • Polri Telusuri Keterkaitan OPM dalam Penembakan di Papua  - ‎25 Januari, 2010, 5:13 am‎
  • Pasca Penembakan Kelly Kwalik, Polri Tetapkan 1 Tersangka Separatis  - ‎17 Desember, 2009, 5:03 am‎
  • Mengapa Areal PT Freeport Tetap Tidak Pernah Aman?  - ‎23 Oktober, 2009, 9:38 am‎
  • Go to 'Terorisme' Archive »

  • Senin, Januari 25, 2010 5:13 - admin

    Jakarta – Kepolisian belum menemukan adanya keterlibatan OPM dalam aksi penembakan sejumlah anggota Brimob di Timika, Papua. Namun dilihat dari aksi penembakan, indikasi adanya keterlibatan OPM terus ditelusuri. “(Keterlibatan) OPM belum. Tapi indikasi ke arah sana iya,” kata Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (25/1/2010). Edward mengatakan, dilihat dari aksi dan praktek penyerangan memang mirip dengan aksi OPM. Namun, polisi tidak mau mengambil kesimpulan terlalu cepat. “Mereka kan sering melakukan penyerangan seperti itu. Dan dari kasus yang terungkap modus atau cara-cara seperti itu,” jelasnya. Edward... Read More

    § http://papuapost.com/2010/01/1487/ @ Januari 25th, 2010  © admin   Category:Terorisme   Tags:   ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Terorisme

  • KONTRAS TOLAK KODAM PAPUA  - ‎4 Maret, 2010, 4:16 am‎
  • Kontribusi Freeport Tak Ada Bagi Pembangunan di Mimika  - ‎24 Februari, 2010, 3:31 pm‎
  • 11 PSK Positif HIV di Jayawijaya  - ‎19 Februari, 2010, 4:57 am‎
  • Polri Telusuri Keterkaitan OPM dalam Penembakan di Papua  - ‎25 Januari, 2010, 5:13 am‎
  • Pasca Penembakan Kelly Kwalik, Polri Tetapkan 1 Tersangka Separatis  - ‎17 Desember, 2009, 5:03 am‎
  • Mengapa Areal PT Freeport Tetap Tidak Pernah Aman?  - ‎23 Oktober, 2009, 9:38 am‎
  • Go to 'Terorisme' Archive »


  • Copyright © 2010 - Suara Papua Merdeka . All rights reserved.
    WoodocsLight Theme - By KOTEK@Webmaster. - Style based on YUI Docs & Theme Functions from Blog.txt
    Powered by WordPress Entries (RSS) and - Comments (RSS) -