Senin, Maret 1, 2010 10:31 - admin
JAYAPURA [PAPOS] – Pelaku penghinaan terhadap Ras Etnis Papua melalui Facebook yang dilakukan seorang Pegawai Negeri Sipil berininsial TU Sabtu (27/2) lalu diminta segera di proses hukum oleh Polda Papua dan dipecat dari PNS. “ Kami dari Forum Pemuda Peduli Penegakan Demokrasi Papua (FPPPDP) meminta Kapolda Papua untuk memproses hukum pelaku penginaan melalui Facebook, karena perbuatannya sudah membusukkan nama naik masyarakat Papua,” tegas Ketua FPPPDP, Isack.J.Maniagasi SE, ketika bertandang di Redaksi Papua Pos Minggu (28/2) kemarin.
Isack mengatakan pelaku telah melakukan pencemaran nama baik orang Papua dan melecehkan nama baik orang Papua, serta membuat perkataan sara terhadap ras... Read More
Kamis, Maret 4, 2010 4:16 - admin
Kepala Biro Monitoring HAM Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Syamsul Alam Agus menilai, penambahan atau pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) di Papua sebaiknya dibatalkan.
Sebab, penambahan Kodam akan membuat suasana di Papua semakin tidak kondusif.
“Syarat utamanya saya kira bagaimana rencana membuat Kodam harus dibatalkan,” kata Syamsul saat jumpa pers di Kantor Kontras, Jakarta, Minggu (17/1).
Ia menyebutkan, berdasarkan pengalaman di Aceh dan Poso, di mana agenda aparat keamanan tidak sejalan dengan agenda rekonsiliasi dan perdamaian yang digagas pemerintah. Akibatnya kegagalan tujuan perdamaian itu sendiri.
“Saya kira agenda militer di... Read More
Jumat, Februari 19, 2010 4:57 - admin
WAMENA-Dari 44 wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) yang terjaring dalam operasi rutin Kepolisian Resort (Polres) Jayawijaya (Minggu,14/2), setelah menjalani pemeriksaan dokter dan konselor di Poliklinik Polres Jayawijaya, 11 diantaranya reaktif atau positif HIV. Demikian diungkapkan penanggung jawab VCT RSUD Wamena, dokter Viviana Maharani kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (18/2).
Dokter Vivi sapaan akrab dokter Viviana Maharani mengungkapkan, ke 11 PSK tersebut yang melakukan pemeriksaan lanjutan baru 4 orang. “PSK yang ikut tes di Poliklinik Mapolres Jayawijaya ada 44 orang, dari hasil pemeriksaan pertama kami menemukan jika 11 sudah reaktif atau positif HIV,”akunya.
Dikatakannya,... Read More
Senin, Januari 25, 2010 5:13 - admin
Jakarta – Kepolisian belum menemukan adanya keterlibatan OPM dalam aksi penembakan sejumlah anggota Brimob di Timika, Papua. Namun dilihat dari aksi penembakan, indikasi adanya keterlibatan OPM terus ditelusuri.
“(Keterlibatan) OPM belum. Tapi indikasi ke arah sana iya,” kata Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (25/1/2010).
Edward mengatakan, dilihat dari aksi dan praktek penyerangan memang mirip dengan aksi OPM. Namun, polisi tidak mau mengambil kesimpulan terlalu cepat.
“Mereka kan sering melakukan penyerangan seperti itu. Dan dari kasus yang terungkap modus atau cara-cara seperti itu,” jelasnya.
Edward... Read More
Kamis, Desember 17, 2009 5:03 - admin
Jakarta – Kepolisian menetapkan Jeep Murip (24) sebagai tersangka terkait kasus separatisme di Papua. Dia ditangkap bersama empat orang lainnya dalam penggerebekan yang menewaskan Kelly Kwalik, pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM).
“Karena dia memegang peluru, dikenakan pasal UU darurat,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Kamis (17/12/2009.
Nanan menjelaskan peran Jeep adalah ajudan Kelly Kwalik. “Dia anggota Kelly Kwalik,” ujarnya.
Empat orang lain, lanjut Nanan, tidak dikenakan status tersangka. Sebab mereka hanyalah istri dan anggota keluarga Kelly Kwalik. “Karena dia keluarga, dia istri, tidak... Read More
Jumat, Oktober 23, 2009 9:38 - admin
Lembah Hasil Galian Freeport di Timika
Aksi penembakan dan teror orang tidak dikenal (OTK) di kawasan PT Freeport terjadi sejak 11 Juli itu, telah menewasakan 4 orang, dua di antaranya karyawan PT Freeport dan dua anggota Polri. Selain itu, mencederai puluhan orang, baik anggota Polri, TNI maupun karyawan PT Freeport. Terakhir terjadi Rabu (22/10) sekitar pukul 15.00 WP di mile 38 dan mile 39 Kali Kopi, tapi sayangnya pelakunya belum juga tertangkap.
DENGAN melihat aksi teror yang terjadi selama empat bulan di areal Freeport seharusnya bisa ditangani aparat keamanan, lantaran lokasi penembakan hanya di sekitar Mile 40-50.
Di sisi lain, jumlah aparat keamanan sudah sangat banyak yang mencapai... Read More