<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Suara Papua Merdeka &#187; Etnosida</title>
	<atom:link href="http://papuapost.com/tag/etnosida/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://papuapost.com</link>
	<description>Bersuara Karena &#38; Untuk KEBENARAN!</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Mar 2010 17:44:24 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kelestarian Budaya Baliem Terancam Punah</title>
		<link>http://papuapost.com/2009/06/1331/</link>
		<comments>http://papuapost.com/2009/06/1331/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 08:05:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Masyarakat Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Deklarasi HAMADAT]]></category>
		<category><![CDATA[Etnosida]]></category>
		<category><![CDATA[pelestarian adat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://papuapost.com/2009/06/1331/</guid>
		<description><![CDATA[WAMENA-Pimpinan Sanggar Seni Dani Baliem Wamena, Yoko Huby mengatakan, sejak berdiri pada 2002 lalu, hingga saat ini pihaknya belum mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya baik dalam bentuk bantuan maupun pembinaan.
&#8220;Kami sudah beberapa kali ajukan permohonan bantuan guna memajukan sanggar seni ini demi kelestarian budaya Baliem, tapi belum ada direspon dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://papuapost.com/2009/06/1331/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jenazah Erik Tiba di Wamena</title>
		<link>http://papuapost.com/2009/04/1128/</link>
		<comments>http://papuapost.com/2009/04/1128/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Apr 2009 16:15:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aneka Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Etnosida]]></category>
		<category><![CDATA[kasus pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://papuapost.com/2009/04/1128/</guid>
		<description><![CDATA[WAMENA (PAPOS)- Jenazah Erik logo (23) pelaku penyerangan Polsekta Abepura, yang meninggal di RSUD Dok II Jayapura, Rabu (22/4) akibat luka tembak di bagian perut sebelah kiri oleh aparat keamanan, akhirnya tiba di bandara Wamena sekitar pukul 16.25 WIT dengan menggunakan pesawat Trigana Air pada flyht ke-3.
Dengan di jemput oleh sanak keluarga di Wamena akhirnya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://papuapost.com/2009/04/1128/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warga Transmigrasi di Bonggo Segera Terima Sertifakat Tanah</title>
		<link>http://papuapost.com/2009/04/1187/</link>
		<comments>http://papuapost.com/2009/04/1187/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 12:36:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aneka Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Asimilasi]]></category>
		<category><![CDATA[Etnosida]]></category>
		<category><![CDATA[transmigrasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://papuapost.com/2009/04/1187/</guid>
		<description><![CDATA[JAYAPURA- Penantian bertahun-tahun warga transmigrasi di Distrik Bonggo Kabupaten Sarmi untuk mendapatkan sertifikat hak milik tanah, segera bakal terwujud. Pasalnya, sesuai rencana dalam waktu yang tidak lama lagi, setelah Pemilu Legislatif berakhir, penerbitan sertifikat yang merupakan hasil perjuangan keras Wakil Bupati Sarmi Berthus Kyeuw-kyeuw akan diserahkan kepada warga.
Wakil Bupati Sarmi Drs. Berthus Kyeuw-Kyeuw, MPA mengungkapkan, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://papuapost.com/2009/04/1187/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hutan Hancur, Keberadaan Masyarakat Adat Terancam</title>
		<link>http://papuapost.com/2009/02/980/</link>
		<comments>http://papuapost.com/2009/02/980/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 13:02:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aneka Berita]]></category>
		<category><![CDATA[eksistensi madat]]></category>
		<category><![CDATA[Etnosida]]></category>
		<category><![CDATA[Logging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://papuapost.com/2009/02/980/</guid>
		<description><![CDATA[JAYAPURA (PAPOS)–Forum Kerjasama Lembaga Sawadaya Masyarakat (Foker LSM) Papua, meluncurkan program kerjanya baru yang bertema selamatkan manusia dan hutan Papua, dalam peluncuran program Foker LSM yang sekaligus sebagai bentuk advokasinya terhadap pemerintah dan masyarakat luas agar lebih menghargai fungsi hutan sebagai ekosistim dunia, juga dilakukan pemutaran beberapa film documenter hasil liputan yang menceritakan tentang rusaknya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://papuapost.com/2009/02/980/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Integrasi Pemuda Papua dan Pendatang Perlu Ditingkatkan</title>
		<link>http://papuapost.com/2008/08/365/</link>
		<comments>http://papuapost.com/2008/08/365/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2008 03:36:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aneka Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Asimilasi]]></category>
		<category><![CDATA[Etnosida]]></category>
		<category><![CDATA[gelagat penjajah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://papuapost.com/?p=365</guid>
		<description><![CDATA[JAYAPURA-Pengurus Pusat Persatuan Mahasiswa Kristen Indonesia, Hironimus Hilapok mengatakan, salah satu kelemahan yang ada pada generasi muda Papua adalah sulit bergaul dengan pemuda non Papua.
&#8220;Untuk meningkatkan kualitas kita, maka kita harus banyak bergaul dengan pemuda dari luar Papua. Ketika bergaul dengan mereka, maka kita akan menyadari kelemahan-kelemahan yang ada pada diri kita. Oleh sebab itu, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://papuapost.com/2008/08/365/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelaku Pembunuhan Hasan Basri (52) Masih Misterius</title>
		<link>http://papuapost.com/2008/05/61/</link>
		<comments>http://papuapost.com/2008/05/61/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 21:36:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<category><![CDATA[Etnosida]]></category>
		<category><![CDATA[Mati Misterius]]></category>
		<category><![CDATA[Milisi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.papuapost.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[Kapolres: Kemungkinan Lebih dari Satu Orang
MERAUKE- Pelaku pembunuhan terhadap Hasan Basri (52) di Jalan Arafuru Kelurahan Samkai-Merauke, atau tepatnya di sekitar Bar Nikita beberapa waktu lalu, sampai hari ini masih misterius.
Pasalnya, meski Polisi terus melakukan penyelidikan, namun belum ada yang mengarah kepada tersangka. ‘’Beberapa saksi yang kita curigai kita periksa tapi karena saksi yang tidak [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://papuapost.com/2008/05/61/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
