Sabtu, April 4, 2009 20:55 - admin

Kepada semua pejuang HAM Papua, Semua hukum Indonesia tidak berlaku di tanah Papua karena itu hukum penjajah yang dikeluarkan untuk menguntungkan kaum elit Jawa dan untuk terus menerus memberantaskan dan menindis masyarakat pribumi. Karena itu maka masyarakat pribumi harus boikot semua hukum-hukum NKRI yang di pakai oleh TNI ataupun POLRI serta badan-badan administratif pemerintahan penjajah, karena keberadaan mereka di tanah Papua sama sekali tidak di restui oleh masyarakat asli. Mulai dari hari ini, boikot hukum-hukum yang di pakai dan dikeluarkan oleh NKRI. Hukum yang sah di tanah Papua adalah hukum adat yang telah turun temurun di pakai oleh setiap suku untuk masing masing mengurus diri dan... Read More

§ http://papuapost.com/2009/04/976/ @ April 4th, 2009  © admin   Category:Publikasi   Tags: Boikot  ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark


Sabtu, April 4, 2009 20:55 - admin

Kepada semua pejuang HAM Papua, Semua hukum Indonesia tidak berlaku di tanah Papua karena itu hukum penjajah yang dikeluarkan untuk menguntungkan kaum elit Jawa dan untuk terus menerus memberantaskan dan menindis masyarakat pribumi. Karena itu maka masyarakat pribumi harus boikot semua hukum-hukum NKRI yang di pakai oleh TNI ataupun POLRI serta badan-badan administratif pemerintahan penjajah, karena keberadaan mereka di tanah Papua sama sekali tidak di restui oleh masyarakat asli. Mulai dari hari ini, boikot hukum-hukum yang di pakai dan dikeluarkan oleh NKRI. Hukum yang sah di tanah Papua adalah hukum adat yang telah turun temurun di pakai oleh setiap suku untuk masing masing mengurus diri dan... Read More

§ http://papuapost.com/2009/04/976/ @ April 4th, 2009  © admin   Category:Publikasi   Tags: Boikot  ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark


Sabtu, April 4, 2009 19:06 - admin

Tentara Revolusi Papua Barat (TRPB) Panglima Komando Revolusi Tertinggi (PANGKORTI) Sekretaris Jenderal Papua Barat Siaga Satu Menanggapi Kebrutalan Operasi TNI/Polri Segenap Rakyat Bangsa Papua Bersiap-Siaga Menyatukan Hati, Pikiran, Kekuatan dan Semangat Press Release Menggapi berbagai operasi militer dan polri belakangan ini, yang menyebabkan keresahan di berbagai tempat, terutama di pegunungan Papua Barat, maka Tentara Revolusi Papua Barat (TRPB) dengan ini menyerukan kepada segenap rakyat bangsa Papua agar Bersiap-siaga dan Menyatukan Hati, Pikiran, Kekuatan dan Semangat dalam rangka merebut kembali kedaulatan politik bangsa Papua, Negara West Papua yang telah dimanipulasi bangsa dan... Read More

§ http://papuapost.com/2009/04/1066/ @ April 4th, 2009  © admin   Category:Rilis Pers   Tags: pernyataan perang  ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark


Minggu, Februari 22, 2009 20:02 - admin

a. Proses Jalannya Persidangan Sidang Perdana Bucthar Tabuni yang digelar hari ini, rabu 18 februari 2009 pukul 09.38 wit sampai 10.20 wit, kini mengalami penundaan persidangan setelah mendengar Bacaan kasus perkara yang dibacakan oleh Hakim Penuntut Umum. Persidangan atas Buchtar sebelumnya disepakati untuk dilakukan tepat jam 9 namun karena keterlambatan yang dilakukan oleh Jaksa Penuntut umun dan akhirnya bucthar ditibahkan pada pukul 9.25 wit. Kemudian sidang mulai digelar pukul 09.38 wit. Ketika sidang belum digelar, pasukan brimob kurang lebih 50 orang lengkap dengan senjata api membanjiri pengadilan. Banyak rakyat Papua yang meilhat hal itu kebingungang dengan gaya aparat yang lengkap... Read More

§ http://papuapost.com/2009/02/975/ @ Februari 22nd, 2009  © admin   Category:Papua Merdeka, Rilis Pers   Tags:   ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark


Kamis, Januari 29, 2009 14:46 - admin

TIMIKA (PAPOS) -Sejumlah tokoh dari berbagai agama di Kabupaten Mimika, mendesak aparat kepolisian dan sekelompok warga Suku Kei di wilayah itu segera menghentikan pertikaian. “Tidak ada gunanya saling bertikai. Kkalau ada persoalan diselesaikan dengan bijaksana, kekerasan hanya mendatangkan penderitaan bagi banyak orang,” ujar Pastor Paul Tumayang OFM dri Keuskupan Timika, Rabu (28/1) kemarin. Pertikaian antara polisi dengan warga Suku Kei di Timika kembali pecah pada Selasa (27/1) dipicu oleh kematian Simon Fader yang terkena pecahan proyektil peluru polisi pada Minggu (25/1) dinihari lalu. Simon Fader yang sempat dirawat beberapa hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika, meninggal... Read More

§ http://papuapost.com/2009/01/801/ @ Januari 29th, 2009  © admin   Category:Media SPM, Rilis Pers   Tags:   ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark



Copyright © 2010 - Suara Papua Merdeka . All rights reserved.
WoodocsLight Theme - By KOTEK@Webmaster. - Style based on YUI Docs & Theme Functions from Blog.txt
Powered by WordPress Entries (RSS) and - Comments (RSS) -