Peringati HUT AMP Ke-XV, AMP Adakan Seminar Di Bandung

Bandung - Hari ini ( Kamis 30 Mei 2013 ), bertepatan dengan hari jadi Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) yang ke-XV, ratusan Aktivis AMP dari sejumlah kota di wilayah Jawa menggelar seminar dengan Thema

“ Hak Menentukan Nasib Sendiri Solusi Demokratis Bagi Rakyat Papua

di Kota Bandung, Jawa Barat.

Seminar ini diadakan sebagai bentuk peringatan hari jadi Aliansi Mahasiswa Papua ( AMP ) yang ke – XV dengan tujuan untuk

“ Menggalang Persatuan Massa Rakyat, Guna Merebut Kemerdekaan Sejati Rakyat Papua ”,

selain itu juga untuk membangkitkan kembali semangat juang kaum muda Papua, khususnya Mahasiswa Papua yang berada di wilayah Jawa dan Bali dalam menyikapi situasi politik yang semakin memanas belakangan ini.

Pdt. Socratez Sofyan Yoman, yang juga turut hadir dalam seminar ini sebagai pemateri mengatakan bahwa

“ Sminar dan diskusi – diskusi semacam ini harus terus dijalankan oleh Kaum muda Papua khususnya kader – kader AMP, guna memberikan pemahaman tentang situasi dan kondisi riil yang terjadi di Papua kepada rakyat Indonesia, guna membangun suatu gerakan Solidaritas yang nyata dari rakyat Indonesia terhadap Perjuangan rakyat Papua ”.

Selain itu Pdt. Socratez S Yoman menambahkan bahwa

“ perjuangan ini pun harus disertakan dengan Doa, agar apa yang kita perjuangkan ini dapat memperoleh restu dan bimbingan dari Sang Pencipta ”.

Selain bapak Sofyan Yoman, turut hadir juga sebagai pemateri yaitu Mika Dharmawan ( Ketua Biro Ideologi DPN KPO-PPR ), yang berbicara lebih kepada pandangan gerakan sosialis di Indonesia terhadap isu “Hak Menentukan Nasib Sendiri Bagi Rakyat Papua dan Syarat Kebangsaan Bagi Sebuah Bangsa”. Dalam penjelasan meterinya, Mika menjelaskan bahwa

“ pada itinya gerakan sosialis mendukung isu Hak Menentukan Nasib Sendiri Bagi Sebuah Bangsa, termasuk Papua”.

Juga hadir Mutiara Ika Pratiwi (Seknas Perempuan Mahardika), yang lebih focus berbicara tentang pembebasan terhadap kaum perempuan Papua dari segalah macam bentuk penindasan. Dan juga hadir Herman Katmo ( GARDA-P ), yang lebih banyak berbicara tentang manajemen aksi dan strategi aksi dalam menyikapi situasi politik yang bergejolak di Papua.

Selain seminar, Aliansi Mahasiswa Papua ( AMP ) berencana melakukan Pendidikan Politik ( DIKPOL ) guna memberikan pemahaman politik kepada kader – kader baru AMP, agar dapat lebih memahami dan mengerti tentang sejarah dan persoalan Papua yang sesungguhnya, dengan tujuan, kader – kader baru ini akan siap ketika ditunjuk dalam memimpin aksi ataupun dalam memberikan pemahaman kepada rakyat dan Mahasiswa Papua lainnya. [RK]

Comments

comments

 
» ⟩ 5 More Tagged:
  • No related posts found
   
» ⟩ Related News, Web, Images, Videos, Books from Google
Loading
 
Berita terkait dari Google.com berdasarkan kata-kata dalam juduil berita.
   

Leave a Reply