JAYAPURA-Sampai saat ini, angka kasus kekerasan terhadap perempuan di Papua masih cukup tinggi. Hal itu diungkapkan Kapolda Papua Irjend Pol Bagus Ekodanto kepada Cenderawasih Pos usai bertemu dengan pimpin MRP di kantor MRP, Senin kemarin.
BIAK-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor nampaknya masih perlu memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Itu karena diperkirakan masih ada sekitar 76 % penduduk Biak Numfor yang hidup dibawa garis kemiskinan, termasuk pra sejahtera I.
Aspirasi, Jalan Mulus Propaganda Pemekaran Aspirasi hanya sebagai jalan propaganda untuk meloloskan kepentingan dengan meyakinkan melalui berbagai konsep pembangunan baku yang utopis sebagai jalan mensukseskan pemekaran, Sehingga hal itu seolah-olah aspirasi murni rakyat.
Seiring pemekaran, moralitas, norma, adat istiadat sudah mulai luntur dan hilang alias tidak menunjukkan wajah Papuanya. Mungkin yang tersisa hanya kulit yang hitam dan rambut kritingnya saja. Tetapi ketika kita masuk dalam dimensi kehidupan mereka yang lebih dalam, maka yang akan kita temukan adalah kunci terselubung dari seluk-beluk kejahatan selama ini, dari orang-orang yang kita anggap saudara dan kita percaya berpotensi membangun Papua.
Bolehlah kita mengakui NKRI dengan kehebatan politik sandiwaranya. Tidak salah bila mereka menjalankan politik adu-domba itu diatas tanah Papua dan jangan pula kaget. Hanya Indonesia mau belajar politik adu-domba saja, tidak sedikit pengorbanan yang mereka lakukan. Demi pentingnya belajar adu-domba mereka berani mempertaruhkan segala-galanya. Yang memakan waktu kurang lebih 350 tahun dan mereka mengalami pembantaian, pemerkosaan, perampasan kekayaan, tanah yang NKRI bayar kepada Belanda selama proses pembelajaran politik busuk itu.