Petikan wawancara dengan AC Manulang, Pengamat Intelijen. Sengkarut bercokolnya Freeport di Papua tidak mudah untuk diurai. Apa persoalan paling mendasar terkait Freeport di Papua? Freeport yang merupakan kepanjangan tangan industri terbesar di dunia itu merupakan bagian dari strategi yang diusung The Council of Friendship Relations of USA bersama-sama European Union Bank, yang dikepalai seorang Yahudi. Strategi global itu mengusung neokapitalisme dan neokolonialisme, dan tidak akan bisa ditolak oleh siapapun di negeri ini termasuk kekuatan apapun secara lembaga atau organisasi di Indonesia Karena proses globalisasi akan berjalan terus, yang perlu sebenarnya dapat dipahami adalah bagaimana memanfaatkan grand strategi global itu bagi kepentingan rakyat. Permasalahannya, Papua sudah lama dipersiapkan untuk merdekalepas dari NKRI. sekarang ini sudah ada peraturan perundang-undangan dalam bentuk otonomi daerah yang didukung oleh LSM yang seolah-olah membawa aspirasi Papua. Tetapi itu bukan tidak mungkin diskenariokan para elitpolitik di Jakarta. Pertentangan di daerah Papua antara satu dengan yang lain telah dimanfaatkan oleh operasi intelijen, sehingga dalam waktu yang relatif singkat Papua bebas dari NKRI.