Thursday, January 8, 2009

Archive for May 9th, 2008

17 Jenazah di Satu Lubang

Friday, May 9, 2008 21:01

Dua Korban Longsor Dikirim ke Makassar TIMIKA-Mengharukan. Sebanyak 17 dari 19 pendulang yang tewas tertimbun tanah longsor di Kampung Tsugima, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Kamis (8/5) sore kemarin dikuburkan secara massal di pemakaman umum Kampung Karang Senang (SP III), Distrik Kuala Kencana. Jazad para korban dimasukkan dalam satu lubang berukuran 15 X 1,5 X 1,5 meter.

This was posted under category: Laporan Langsung  |  Read Full Story  |  0 Comments

Hari ini Akan Mogok Dengan Kekuatan Penuh

Friday, May 9, 2008 20:52

Kemarin, Aktivitas Bandara Kaisepo Normal BIAK-Sesuai agenda mogok kerja yang telah disepakati karyawan PT Angkasa Pura I wilayah Timur Indonesia, sejumlah karyawan di Badar Udara Kaisepo masih tetap memilih tidak melakukan aktivitas.

This was posted under category: Neo-Kolonialisme  |  Read Full Story  |  0 Comments

4 Tersangka Makar Diserahkan ke Jaksa

Friday, May 9, 2008 20:46

JAYAPURA- Proses penyidikan terhadap 4 mahasiswa yang dituduh melakukan makar akhirnya dinyatakan lengkap oleh tim penyidik Polresta Jayapura. Mereka yang dijerat pasal berlapis itu, masing-masing ZK (27) sebagai penanggungjawab aksi Demo di DPRP 6 Maret 2008 lalu , EW (31) mahasiswa, AB (25) mahasiswa dan RT (25) mahasiswa dari Front Nasional Mahasiswa Pemuda Papua (FNMPP). Untuk itu, penyidik Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Jayapura akan melimpahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Jayapura untuk diproses hukum lebih lanjut. “Karena telah masuk tahap II, maka kami akan serahkan tersangka dan barang bukti dalam kasus dugaan makar itu, ke Kejaksaan Negeri Jayapura, Jum’at (9/5) hari ini,”ungkap Kapolresta Jayapura, AKBP Robert Djoenso SH didampingi Kasat Reskrim AKP Y Takamully SH kepada Cenderawasih Pos, Kamis (8/5) kemarin.

This was posted under category: Demo & Aksi, Terorisme Negara  |  Read Full Story  |  0 Comments
Tagged with:

Pemerintah AS Pertanyakan Implementasi Otsus

Friday, May 9, 2008 20:42

Lakukan Pertemuan Tertutup Dengan DPRP JAYAPURA- Bagaimana implementasi Undang Undang 21 tahun 2001 tentang Otsus bagi Papua, rupanya kerap menjadi perhatian Amerika Serikat. Tak heran jika negara adidaya tersebut selalu mengirimkan utusan ke Papua untuk menanyakan bagaimana dan sejauh mana implementasi Otsus di Papua. Hal itu juga yang kemarin menjadi focus pembicaraan antara Ketua DPR Papua Drs John Ibo, MM ketika bertemu dengan Counselor for Politic Affair Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta Joseph L. Novak di ruang tamu VIP Gedung DPRP. “Jadi bagaimana gaung dan implementasi Otsus yang tadi kami bicarakan dengan counselor itu,” kata John Ibo kepada Cenderawsih Pos usai pertemuan. Dikatakan, dalam pertemuan tertutup itu Counselor Amerika itu menanyakan banyak hal seputar gaung Otsus Papua, khususnya bagaimana undang - undang yang menjadi solusi bagi orang Papua benar - benar dapat membawa masyarakat Papua pada kehidupan yang lebih sejahterah. Sejauh ini kata John Ibo, Otsus belum mampu membawa perubahan yang positif bagi tercapainya kesejahteraan pada masyarakat Papua, bahkan program Gubernur yang membagi-bagikan dana sebesar Rp 100 juta kepada masyarakat Papua di setiap kampung tidak membawa perubahan yang positif bagi kemajuan rakyat Papua. Sebaliknya dana 100 juta itu hanya membawa masalah dan konflik bagi masyarakat.

This was posted under category: Global Roundups  |  Read Full Story  |  0 Comments
Tagged with:

AS Dukung Penuh Papua Bagian dari NKRI

Friday, May 9, 2008 7:43

JAYAPURA-Tiga pejabat dari Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Indonesia, yakni staf bidang politik Mr.Matthew Cenzer, Asisten Atase Darat Letkol Marc Harrelson dan Atase Marinir Letkol Ron Domingue melakukan kunjungan kerja ke Makodam, Rabu ( 7/5).

This was posted under category: Global Roundups  |  Read Full Story  |  0 Comments
View Archive Footer