Kamis, Maret 11, 2010 7:45 - admin
JAYAPURA [PAPOS] -Tokoh perempuan Papua yang juga Wakil Ketua MRP Dra Hana Hikoyabi mengaku, diusianya yang ke 100 tahun Pekebaran Injil di Pulau Tabi, masih saja ada tindak kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di Kota Jayapura.
“Perlakukan semena-mena terhadap kaum perempuan ini, bukan menurun melainkan meningkat dari tahun ke tahun,”katanya.
Ditemui usai acara peringatan 1 Abad pekebaran Injil di pulau Metu Debi, Hana meminta kaum laki-laki untuk segera menghentikan segala bentuk tindak kekerasan kepada kaum perempuan.
“Semua laki-laki atau siapa saja di muka bumi ini harus menyadari, bahwa hari ini Injil masuk untuk mengetuk hati nurani kita, bahwa stop kekerasan terhadap perempuan,”tegas... Read More
Selasa, Agustus 18, 2009 21:47 - admin
Mellvin
Perempuan Papua (Foto, Musa, JUBI)
Pemenuhan HAM bagi Perempuan Papua ternyata belum sepenuhnya dilakukan. Sejumlah tokoh perempuanpun harus menggerutu takkala membaca koran pagi yang masih saja berisikan kekerasan terhadap kaum hawa.
Masalah pemenuhan HAM bagi perempuan Papua, memang terkesan lambat. Sejumlah pihak yang berkecimpung dalam bidang ini, kerap pula tak serius menanganinya. Kekerasan demi kekerasan yang menimpa kaum hawa berjalan lurus dengan grafik penganiyaan yang menimpanya. Dalam tahun 2007, kekerasan yang terjadi pada perempuan di Papua masuk dalam peringkat ketiga terbesar diseluruh Indonesia. Disusul Maluku dan Yogyakarta. Berdasarkan survei yang dilakukan Badan Pusat... Read More
Selasa, Maret 10, 2009 7:02 - admin
06 Maret 2009
Tentara Nasional Indonesia (dulu disebut ABRI) kembali akan membantu (mengawal) pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB) yang diselenggarakan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional. Kembalinya TNI dalam program Keluarga Berencana (KB) tersebut didasarkan pada nota kesepakatan (MoU) yang ditandatangani Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso dan Kepala BKKBN, Dr. Sugiri Syarief, MPA, disaksikan oleh Menko Kesra, Aburizal Bakrie, di Auditorium BKKBN Jakarta pada 12 Februari 2009.
Menurut keterangan Panglima TNI, wujud kerjasama di lapangan antara lain dengan meningkatkan kemampuan advokasi, komunikasi, informasi dan edukasi (KIE); Pergerakan dan kemitraan bagi petugas KB; Pengelolaan... Read More
Minggu, Januari 4, 2009 21:39 - admin
Oleh Maria D. Andriana
Jayapura, 27/1 (ANTARA)- Meskipun sudah banyak perempuan menjadi sarjana di Papua, tetapi aturan adat di provinsi paling timur di Indonesia itu masih dianggap kurang memberikan ruang gerak bagi kaum hawa.
Ketentuan mas kawin misalnya, yang secara adat sebenarnya diharapkan untuk melindungi perempuan, kadang-kadang disalahtafsirkan sebagai belenggu jika dianggap sebagai “alat pembeli” istri.
Ondohafi (ketua adat) di Waena, Jayapura, Ramses Ohee mengaku sering mencoba mendobrak peminggiran perempuan secara adat, meskipun pada beberapa bagian ia mengakui ada hal-hal yang memang tidak terhindarkan.
“Saya sudah bisa membawa perempuan masuk para-para adat untuk... Read More
Selasa, Oktober 7, 2008 21:33 - admin
Oleh Maria D. Andriana
Jayapura, 27/1 (ANTARA) – Setiap hari Yuliana (53) berjualan ubi dan singkong di pasar Gelael di jantung kota Jayapura, tak peduli hari hujan atau cerah, karena anak-anak dan suaminya mengharapkan penghasilannya.
Jika hari baik, Yuliana mengaku bisa menyisihkan barang 15-30 ribu rupiah dari keuntungan berjualan singkong, tetapi adakalahnya ia justru “nombok” uang transport dari rumah menuju tempat berdagang yang menghabiskan sekitar Rp30.000,- pergi pulang.
“Bagaimana jika `mama sakit dan tidak bisa berdagang.”
“Diam di rumah saja,” katanya dengan wajah bingung karena ia pun tidak tahu harus menjawab apa. Yuliana sepertinya dituntut... Read More
Rabu, September 17, 2008 15:16 - admin
KEPALA Kantor Pemberdayaan Perempuan, Dra Maria Bano mengungkapkan saat ini bentuk diskriminasi terhadap perempuan masih tinggi.Tidak hanya terjadi pada wilayah perkotaan namun juga diwilayah kampung.Untuk merubah paradigma tersebut ia melihat harus ada dorongan dari kaum perempuan itu sendiri untuk mengubahnya.
Dikatakan, bentuk diskriminasi terhadap kaum perempuan memang bukan hal baru melainkan sudah terjadi bertahun-tahun akan tetapi dengan munculnya kesetaraaan gender dan bentuk emansipasi lainnya ia berharap kaum pria bisa lebih menghormati kemampuan kaum perempuan untuk berdiri dilingkungannya.
“Contoh konkrit yang paling nampak yakni pada saat rapat dikampung disana lebih sering... Read More