Dulu Disebut Hollandia atau Tanah/Tempat yang Berteluk

Drs. MR Kambu, M.Si yang juga Walikota Jayapura
Senin, Februari 22, 2010 14:31 - admin

Dalam bukunya, Drs. MR Kambu, M.Si yang juga Walikota Jayapura juga mengungkapkan sedikit tentang sejarah Kota Jayapura dan hubungannya dengan bangsa asing. Laporan: Hendrik Siregar, Jayapura Eksistensi Kota Jayapura telah lama lahir di bumi pertiwi pada saat Hindia Belanda masih bercokol menjajah negeri ini. Pada saat itu roda waktu masih menunjukkan angka tahun 1910. Kota Jayapura di Tanah Papua saat itu masih bernama Hollandia. Dalam bukunya, Drs. MR Kambu, M.Si mendiskripsikan peristiwa yang terjadi saat itu yaitu pada 7 Maret 1910, cuaca di langit tampak buruk. Tetapi, suasana di antara para penghuni eksplorasi detesemen sangat baik. Kempat brigade berkumpul dalam sikap bersiap untuk melakukan... Read More

§ http://papuapost.com/2010/02/1464/ @ Februari 22nd, 2010  © admin   Category:Papua   Tags:   ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

More in Category: Papua

  • Kwamki Lama Timika Kembali Kondusif Drs. MR Kambu, M.Si yang juga Walikota Jayapura - ‎22 September, 2009, 4:21 pm‎
  • Situasi di Kwamki Lama Timika Memanas Drs. MR Kambu, M.Si yang juga Walikota Jayapura - ‎22 September, 2009, 9:48 am‎
  • Komnas HAM: Hentikan Spekulasi Pelaku Teror Freeport Drs. MR Kambu, M.Si yang juga Walikota Jayapura - ‎14 September, 2009, 10:06 pm‎
  • Pelaku Penembakan di Freeport Bukan Kelompok Separatis Drs. MR Kambu, M.Si yang juga Walikota Jayapura - ‎1 September, 2009, 5:48 pm‎
  • Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Keadilan dan Perdamaian Papua Kecewa Drs. MR Kambu, M.Si yang juga Walikota Jayapura - ‎5 Juni, 2009, 5:15 pm‎
  • Petani Kampung Selayar Kembali Berkebun Drs. MR Kambu, M.Si yang juga Walikota Jayapura - ‎2 Juni, 2009, 10:39 pm‎
  • Go to 'Papua' Archive »

  • Selasa, September 22, 2009 9:48 - admin

    Timika (ANTARA News) – Situasi di Kwamki Lama, Kelurahan Harapan, Timika, Papua memanas menyusul pembunuhan terhadap Dorkas Wandikbo, Senin (21/9) malam. Warga suku Damal yang bermukim di Jalan Mambruk Jalur III Kwamki Lama sejak semalam terus berjaga-jaga. Guna mengantisipasi kemungkinan terjadi serangan dari pihak keluarga korban, aparat kepolisian dari Polres Mimika sejak Selasa pagi diterjunkan ke Kwamki Lama. Menurut informasi yang dihimpun, pembunuhan terhadap Dorkas dilatarbelakangi masalah perselingkuhan. Dorkas yang diduga berselingkuh dengan Jhon Kum pada Senin malam sekitar pukul 19.30 WIT tewas setelah ditikam oleh Elkin Uamang, keluarga Jhon Kum. Korban mengalami luka pada... Read More

    § http://papuapost.com/2009/09/1380/ @ September 22nd, 2009  © admin   Category:Papua   Tags:   ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Papua

  • Kwamki Lama Timika Kembali Kondusif  - ‎22 September, 2009, 4:21 pm‎
  • Situasi di Kwamki Lama Timika Memanas  - ‎22 September, 2009, 9:48 am‎
  • Komnas HAM: Hentikan Spekulasi Pelaku Teror Freeport  - ‎14 September, 2009, 10:06 pm‎
  • Pelaku Penembakan di Freeport Bukan Kelompok Separatis  - ‎1 September, 2009, 5:48 pm‎
  • Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Keadilan dan Perdamaian Papua Kecewa  - ‎5 Juni, 2009, 5:15 pm‎
  • Petani Kampung Selayar Kembali Berkebun  - ‎2 Juni, 2009, 10:39 pm‎
  • Go to 'Papua' Archive »

  • Senin, September 14, 2009 22:06 - admin

    (ANTARA/Humas Polda Papua)@Kendaraan milik PT.Freeport menyusuri jalan Timika-Tembagapura dengan pengawalan ketat/ilustrasi. (ANTARA/Humas Polda Papua)@ Timika (ANTARA News) – Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas) HAM mengingatkan semua pihak menghentikan spekulasi tentang siapa sesungguhnya pelaku yang telah menebar teror di areal pertambangan PT Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua sejak Juli-September. “Kami meminta seluruh pejabat negara berbicara sesuai tupoksinya. Jangan membuat pernyataan yang membuat bingung masyarakat dengan menuding kelompok tertentu tanpa alasan yang jelas,” kata anggota Komnas HAM, Nur Cholis SH MA saat dihubungi ANTARA dari Timika,... Read More

    § http://papuapost.com/2009/09/1354/ @ September 14th, 2009  © admin   Category:Papua   Tags:   ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Papua

  • Kwamki Lama Timika Kembali Kondusif  - ‎22 September, 2009, 4:21 pm‎
  • Situasi di Kwamki Lama Timika Memanas  - ‎22 September, 2009, 9:48 am‎
  • Komnas HAM: Hentikan Spekulasi Pelaku Teror Freeport  - ‎14 September, 2009, 10:06 pm‎
  • Pelaku Penembakan di Freeport Bukan Kelompok Separatis  - ‎1 September, 2009, 5:48 pm‎
  • Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Keadilan dan Perdamaian Papua Kecewa  - ‎5 Juni, 2009, 5:15 pm‎
  • Petani Kampung Selayar Kembali Berkebun  - ‎2 Juni, 2009, 10:39 pm‎
  • Go to 'Papua' Archive »

  • Pelaku Penembakan di Freeport Bukan Kelompok Separatis

    Kelompok kriminal bersenjata dituduh
    Selasa, September 1, 2009 17:48 - admin

    Brigjen Pol Drs. Achmad Riadi Koni, SHMERAUKE (PAPOS)—Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua, Brigjen Pol Drs. Achmad Riadi Koni, SH menegaskan, pelaku penembakan yang terjadi di wilayah Freeport, Timika bukan kelompok separatis. Mereka yang melakukan penembakan adalah para kriminal bersenjata. Penegasan itu disampaikan Wakapolda Papua usai melakukan tatap muka dengan anggota Polres Merauke, Senin (31/8) kemarin. Menurutnya, saat ini, situasi di daerah Freeport aman terkendali, namun pengamanan oleh pasukan dari Polda diback up TNI tetap dilakukan sebagaimana biasa. “Kita juga sudah menangkap tujuh orang dan ditetapkan sebagai tersangka. Namun, proses pemeriksaan terhadap mereka... Read More

    § http://papuapost.com/2009/09/1336/ @ September 1st, 2009  © admin   Category:Papua   Tags:   ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Papua

  • Kwamki Lama Timika Kembali Kondusif Kelompok kriminal bersenjata dituduh - ‎22 September, 2009, 4:21 pm‎
  • Situasi di Kwamki Lama Timika Memanas Kelompok kriminal bersenjata dituduh - ‎22 September, 2009, 9:48 am‎
  • Komnas HAM: Hentikan Spekulasi Pelaku Teror Freeport Kelompok kriminal bersenjata dituduh - ‎14 September, 2009, 10:06 pm‎
  • Pelaku Penembakan di Freeport Bukan Kelompok Separatis Kelompok kriminal bersenjata dituduh - ‎1 September, 2009, 5:48 pm‎
  • Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Keadilan dan Perdamaian Papua Kecewa Kelompok kriminal bersenjata dituduh - ‎5 Juni, 2009, 5:15 pm‎
  • Petani Kampung Selayar Kembali Berkebun Kelompok kriminal bersenjata dituduh - ‎2 Juni, 2009, 10:39 pm‎
  • Go to 'Papua' Archive »

  • Jumat, Juni 5, 2009 17:15 - admin

    JAYAPURA-Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Keadilan dan Perdamaian Papua yang juga gabungan penasehat hukum empat tersangka penyerangan Mapolsek Abepura pada Kamis (9/4) masing-masing Yance Yogobi, Dino Agubi, Andi Gobay dan Jhoni Hisage yang kini dalam proses penyidikan di Mapolda Papua mengaku kecewa dengan penyidik Polda Papua. Ketua Tim Penasehat Hukum keempat terdakwa, Gustaf Kawer, SH, mengaku kecewa karena hak-hak kliennya tidak sepenuhnya diakomodir. Padahal seharusnya penyidik proaktif untuk memfasilitasi hak-hak tersangka menyangkut pendamping (PH) mengingat keempat tersangka dijerat pasal 170 KUHP dengan ancaman 7 tahun dan pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951. “Seharusnya menurut... Read More

    § http://papuapost.com/2009/06/1333/ @ Juni 5th, 2009  © admin   Category:Papua   Tags: kondisi HAMpernyataan sikap  ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Papua

  • Kwamki Lama Timika Kembali Kondusif  - ‎22 September, 2009, 4:21 pm‎
  • Situasi di Kwamki Lama Timika Memanas  - ‎22 September, 2009, 9:48 am‎
  • Komnas HAM: Hentikan Spekulasi Pelaku Teror Freeport  - ‎14 September, 2009, 10:06 pm‎
  • Pelaku Penembakan di Freeport Bukan Kelompok Separatis  - ‎1 September, 2009, 5:48 pm‎
  • Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Keadilan dan Perdamaian Papua Kecewa  - ‎5 Juni, 2009, 5:15 pm‎
  • Petani Kampung Selayar Kembali Berkebun  - ‎2 Juni, 2009, 10:39 pm‎
  • Go to 'Papua' Archive »

  • Petani Kampung Selayar Kembali Berkebun

    Menyusul Penyisiran dan Insiden Baku Tembak di Tanah Hitam, Abe Gunung
    Selasa, Juni 2, 2009 22:39 - admin

    Warga NKRI Berkebun di Abe GunungBERKEBUN : Para petani di kampung Selayar kembali berkebun Senin (1/6) kemarin di perbukitan gunung Tanah Hitam. Poto ini diambil ketika aparat gabungan melakukan penyisiran, Kamis (28/5) Warga petani Tanah Hitam kembali beraktifitas pasca teror sekelompok orang bersenjata di perbukitan Gunung Tanah Hitam tempat warga berkebun walaupun masi dihantui rasa was-was Oleh: Ernes/Papua Pos SEJAK adanya penampakan sekelompok orang bersenjata di perbukitan Gunung Tanah Hitam sepekan lalu, praktis selama waktu itu aktifitas berkebun warga petani di Kampung Selayar terhenti. Namun pada Senin (1/6) kemarin, warga petani Tanah Hitam ini sudah kembali berkebun, meskipun... Read More

    § http://papuapost.com/2009/06/1308/ @ Juni 2nd, 2009  © admin   Category:Papua   Tags: kondisi keamanan teror polri  ±  Comments (0)    ÷  Share & Bookmark

    More in Category: Papua

  • Kwamki Lama Timika Kembali Kondusif Menyusul Penyisiran dan Insiden Baku Tembak di Tanah Hitam, Abe Gunung - ‎22 September, 2009, 4:21 pm‎
  • Situasi di Kwamki Lama Timika Memanas Menyusul Penyisiran dan Insiden Baku Tembak di Tanah Hitam, Abe Gunung - ‎22 September, 2009, 9:48 am‎
  • Komnas HAM: Hentikan Spekulasi Pelaku Teror Freeport Menyusul Penyisiran dan Insiden Baku Tembak di Tanah Hitam, Abe Gunung - ‎14 September, 2009, 10:06 pm‎
  • Pelaku Penembakan di Freeport Bukan Kelompok Separatis Menyusul Penyisiran dan Insiden Baku Tembak di Tanah Hitam, Abe Gunung - ‎1 September, 2009, 5:48 pm‎
  • Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Keadilan dan Perdamaian Papua Kecewa Menyusul Penyisiran dan Insiden Baku Tembak di Tanah Hitam, Abe Gunung - ‎5 Juni, 2009, 5:15 pm‎
  • Petani Kampung Selayar Kembali Berkebun Menyusul Penyisiran dan Insiden Baku Tembak di Tanah Hitam, Abe Gunung - ‎2 Juni, 2009, 10:39 pm‎
  • Go to 'Papua' Archive »


  • Copyright © 2010 - Suara Papua Merdeka . All rights reserved.
    WoodocsLight Theme - By KOTEK@Webmaster. - Style based on YUI Docs & Theme Functions from Blog.txt
    Powered by WordPress Entries (RSS) and - Comments (RSS) -