Demokrasi Kesukuan dalam Era Sejarah Manusia

Semua manusia di dunia hari ini berbicara Demokrasi langsung berkaitan HANYA dengan manusia. Dan apa hasilnya? Banyak, sangat banyak. Demokrasi modern yang banyak merusak ini berumur berapa tahun?

Kurang dari 300 tahun. Sementara yang digagas dalam Demsuk ialah sebuah model demokrasi yang sudah berumur ratusan ribu, bahkan jutaan tahun, yang sudah ada di seluruh masyarakat adat di seluruh dunia, sebelum modernisasi dan demokrasi, lengkap dengan slogan KEMAKMURAN dan KESEJAHTERAAN seperti digagas dalam Demokrasi Pancasila datang.

Orang Papua mau demokrasi yang mana? Demokrasi Sosialis dan Demokrsi Liberal Barat yang diberi label baru seperti Demokrasi Pancasila, ataukah "Demokrasi Masyarakat Adat?" model demokrasi yang cocok untuk masyarakat adat di seluruh dunia? Ini tantangan bukan hanya untuk West Papua, tetapi untuk sejarah kemanusiaan sedunia.

Dikaitkan dengan fenomena (1) kelangkaan (2) pemanasan global (3) perubahan iklim, maka format demokrasi mana yang tepat, yang berumur ratusan ribu tahun, yang terbukti memelihara Bumi ini menjadi tempat layak huni?

Itu yang kita perlu pikirkan. Topik 1. kesejahteraan 2. kemakmuran, 3. sosialisme, 4. liberal, 5. borjuis, 6. feodal, dan sebagainya itu adalah bagian dari sejarah demokrasi manusia, bagian dari sejarah Evolusi Sosial Manusia sedunia, jadi jangan kita kembali berpikir mundur, menyamakan Demokrasi Kesukuan dangan istilah "borjuis", "sosialis", :"liberal" dan sejenisnya, yang merupakan wacana dan teori demokrasi modern.

Ingat, tahun 2017 ini kita ada di era post-modern, bukan era modern lagi. Sobat-sobat, semua orang Papua, mari kita kembali kepada akar, jangan berwacana tanpa akar, karena wacana tanpa akar akan layu dan mati sendirinya begitu ada panas terik sedikit saja. Salam hormat dari PMNews.

Comments

comments

 
» ⟩ 5 More Tagged:
  • No related posts found
   
» ⟩ Related News, Web, Images, Videos, Books from Google
Loading
 
Berita terkait dari Google.com berdasarkan kata-kata dalam juduil berita.
   

Leave a Reply