Mimpi Gubernur Lukas Enembe dan Harga Sebuah Perjuangan Bangsa untuk Bebas dari Penjajahan
Ada tekad, atau lebih tepat nekad yang membara dari Gunernur Papua pertama dari Pegunungan Tengah Papua, Lukas Enembe dan Klemen Tinal. Nekad itu terlihat pertama-tama ketika Pak Gubernur mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang sangat ambisius, tetapi mengandung nekad yang tidak dapat ditawar-tawar, yang resikonya berupa pedang bermata dua. Begitu ia dilantik, langsung Gubernur Enembe menyatakan “Dialogue Papua [...]
Adanya Tahanan Politik: Indonesia Mengulangi Sejarahnya di Papua?
Oleh : Naftali Edoway* Beberapa waktu yang lalu, LSM Tapol yang berbasis di London, Inggris melaporkan bahwa hingga Maret 2013 ada sekitar 40 orang Papua yang dipenjarakan dengan pasal makar Rupanya, pasal 106 dan 214 KUHP telah menjadi salah satu senjata pemerintah Indonesia dalam meredam nasionalisme kepapuaan orang Papua selain operasi militer, operasi intelenjen, dll. [...]
Papua Merdeka Soal Waktu
PAPUA MERDEKA SOAL WAKTU Oleh Ismail Asso (Catatan) HAM DAN DEMOKRASI A. Pendahuluan Judul ini penggalan statement pemimpin Papua Merdeka: Andy Ayamiseba (tokoh senior, Pejuang Nasionalis Papua Barat di Vanuatu), dalam kesempatan wawancara diliput dengan media setempat. Wawancara bertepatan hari proklamasi kemerdekaan Papua Barat, yang jatuh pada tanggal 1 Desember 2006 lalu. Dalam kesempatan itu, [...]
HASIL DISKUSI, NASIONALISME & GERAKAN KEBANGSAAN PAPUA
A. Kesimpulan Nasionalisme Papua di Papua Barat tumbuhnya dan berkembang secara khas telah dinyatakan melalui gerakan millinerian, mesianic dan “cultus cargo” sebagai respon masyarakat pribumi terhadap dominasi kolonialisme/imperialisme. Saat itu terhadap penjajah Belanda yang “terkenal di kawasan Asia sebagai penguasa kolonial yang paling kejam dan serakah”, menyita tanah, penghisapan penduduk asli yang tak kenal belas [...]
AMP : “Hak Menentukan Nasib Sendiri Solusi Demokratis Bagi Rakyat Papua”
Pers Release 1 Mei 1963 bagi rakyat Papua merupakan awal pendudukan Indonesia di Tanah Papua. Terjadinya penyerahan kekuasaan dari pemerintahan sementara PBB (UNTEA) kepada Indonesia melegitimasi Indonesia untuk menempatkan militernya dalam jumlah besar di Papua Barat. Sesuai perjanjian New York (New York Agreement) 15 Agustus 1962, Indonesia ditugaskan untuk membangun sambil mempersiapkan pelaksanaan Act of [...]
AMP Tolak Integrasi Papua Ke Dalam Indonesia, 1 Mei 1963
1 Desember 1961 oleh Nederland New Guinea (Dewan New Guidea) yang beranggotakan kaum terpelajar Papua dideklarasikan sebagai hari kemerdekaan Bangsa Papua. Namun oleh Seokarno, kemerdekaan bangsa Papua itu dianggap sebagai upaya Belanda untuk mempertahankan pengaruhnya diwilayah Asia. sehingga 19 Desember 1961 di keluarkan TRIKORA di alun-alun utara Yogyakarta. Realisasi dari ini Trikora ini, maka Presiden [...]

Komentar Terkini