» ⟩ More and Related News

» ⟩ 5 More from Related Category: Papua Merdeka
   

4 responses to “Di Uncen, Dubes AS ‘Disuguhi‘ Wacana Referendum”

  1. Amerika Serikat tahu, dan mendukung aspirasi bangsa Papua, mereka hanya tunggu kesiapan dan persiapan orang Papua sendiri, khususnya secara organisasi dan menejemen perjuangan kita. Bukan maslah Indonesia, bukan maslaah A.S., masalah ada di tangah orang Papua sendiri.

  2. Amerika Serikat tahu, dan mendukung aspirasi bangsa Papua, mereka hanya tunggu kesiapan dan persiapan orang Papua sendiri, khususnya secara organisasi dan menejemen perjuangan kita. Bukan maslah Indonesia, bukan maslaah A.S., masalah ada di tangah orang Papua sendiri.

  3. betul sekali. Betul.

    Dunia internasional secara umum mendukung perjuangan ini. Yang menghambat perjuangan ini orang Papua sendiri.

    Apa tanda2 orang Papua menghambat perjuangan ini?
    1. Perjuangan dilakukan secara amatir, tidak terorganisir secara modern,
    2. Organisas perjuangan selalu gonta-ganti, baik manusianya maupun nama organisasinya
    3. Organisasi yang ada tidak jelas, organisasi mana yang menjalankan tugas-tugas politik dan diplomiasi dan organisasi mana yang menjalankan kegiatan gerilya rimba serta organisasi taktis yang bergerilya di kota. Semuanya kabur sehingga baik NKRI maupun dunia luar sedang bingung. mereka masih menunggu kemunculan kita.
    4. Banyak kleim2 yang orang Papua sendiri buat, tanpa punya dasar masa di lapangan yang jelas, tanpa ada hubungan langsung dengan para gerilyawan di hutan dan pejuang di kota dan kampung. Mereka hanya berbicara di udara, sehingga orang bingung, “Legitimasinya dari mana????”

    Begitu dulu.

    Jadi, para gerilyawan di kota, mahasiswa sekalian, memang berkewajiban untuk melakukan dan mempertanyakan seperti ini.

    Terimakasih untuk ini.

  4. betul sekali. Betul.

    Dunia internasional secara umum mendukung perjuangan ini. Yang menghambat perjuangan ini orang Papua sendiri.

    Apa tanda2 orang Papua menghambat perjuangan ini?
    1. Perjuangan dilakukan secara amatir, tidak terorganisir secara modern,
    2. Organisas perjuangan selalu gonta-ganti, baik manusianya maupun nama organisasinya
    3. Organisasi yang ada tidak jelas, organisasi mana yang menjalankan tugas-tugas politik dan diplomiasi dan organisasi mana yang menjalankan kegiatan gerilya rimba serta organisasi taktis yang bergerilya di kota. Semuanya kabur sehingga baik NKRI maupun dunia luar sedang bingung. mereka masih menunggu kemunculan kita.
    4. Banyak kleim2 yang orang Papua sendiri buat, tanpa punya dasar masa di lapangan yang jelas, tanpa ada hubungan langsung dengan para gerilyawan di hutan dan pejuang di kota dan kampung. Mereka hanya berbicara di udara, sehingga orang bingung, “Legitimasinya dari mana????”

    Begitu dulu.

    Jadi, para gerilyawan di kota, mahasiswa sekalian, memang berkewajiban untuk melakukan dan mempertanyakan seperti ini.

    Terimakasih untuk ini.

Leave a Reply

» ⟩ Related News, Web, Images, Videos, Books from Google
Loading
 
Berita terkait dari Google.com berdasarkan kata-kata dalam juduil berita.