Irjen Pol F.X Bagus Ekodanto JAYAPURA (PAPOS) –Meski batas waktu negosiasi telah berakhir Jumat (29/5) kemarin, namun masih ada cara lain yang akan ditempuh pihak aparat keamanan untuk menyelesaikan secara damai, terkait persoalan pembebasan Laptes Kapeso di Kabupaten Membramo Raya yang dikuasai kelompok OPM sejak 19 Mei lalu.
Cara lain yang ditempuh usai pasca dead-line negosiasi diisyaratkan oleh Kapolda Papua Irjen Pol F.X Bagus Ekodanto kepada wartawan di Mapolda Papua, Jumat (29/5) kemarin. Kapolda mengakui, negosiator sebelumnya yang sudah diutus tidak mendapatkan titik terang, tetapi kran dialog masih terbuka.
“Kami tetap berupa melakukan negosiasi dengan berbagai cara,” kata Bagus Ekodanto.
Kata Kapolda, upaya pendekatan akan terus dilakukan pihaknya baik secara langsung maupun secara tidak langsung, sebab pendudukan Lapter oleh kelompok sparatis bersenjata pimpinan Dicki Embiri, Cosmos Makamuri, dan Alex Makamuri, tindakan yang menganggu kehidupan sosial masyarakat setempat.
Ada dugaan pendudukan Lapter karena luapan ketidakpuasan terhadap pemerintah setempat yang kurang memperhatikan kesejahteraan dan pembangunan setelah pemekaran dibentuknya kabupaten Memberamo Raya pembangunan hanya berkutit di kota saja, sedangkan di sekitar Lapter Kapeso tidak mengalami perubahan yang berarti.
Kapolda juga menambahkan, bila ada pihak-pihak lain yang turut melakukan negosiasi maka sangat diharapkan sebab, hal ini juga merupakan wadah di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. “ Polisi tetap mengedepankan jalur persuasive dan negosiasi, namun bukan melalui penyerangan secara terang-terangan,” tambahnya.
Berdasarkan informasi yang didapatkan jumlah kelompok yang melakukan pendudukan di Lapter Memberamo Raya tersebut sekitar seratus orang, bahkan kemungkinan kalau jumlah itu akan mengalami penambahan dari simpatisan masyarakat setempat. (fer)
Ditulis oleh Feri/Papos
Sabtu, 30 Mei 2009 00:00
Popularity: 3% [?]

Maret 11th, 2010 1:31 am
Silahkan baca komentar Amunggut Tabi, SekJend TRWP dan Forkorus Yaboisembut, Ketua DAP