Wakil Gubernur (Wagub) Papua Alex Hesegem SE : Tangkap OPM

Kami ada Sama-Sama dengan Bapak Setiap Hari, bukan?

JAYAPURA (PAPOS) -Wakil Gubernur (Wagub) Papua Alex Hesegem SE minta, Polri dan TNI segera seret kelompok bersenjata kehadapan hukum. Pasalnya ulah mereka kata Wagub sangat meresahkan masyarakat, mengganggu keamanan ketertiban dan menghambat pembangunan di wilayah Papua.

Permintaan itu disampaikan Wagub kepada wartawan di Sasana Karya Kantor Gubernur Papua, Kamis (28/5) kemarin, menginggat belakangan ini keselompok bersenjata itu sering muncul meresahkan masyarakat, bahkan sampai terjadi kontak senjata dengan pihak aparat keamanan.

Menurutnya, ulah kelompok-kelompok bersenjata itu, merupakan tindakan tidak terpuji mengganggu keamanan dan ketertiban bermasyarakat serta perilaku yang tidak memuliakan nama Tuhan. “Saya minta supaya hal ini dituntaskan oleh Polri dan TNI untuk mengungkap orang-orang dibalik itu semua hingga ketemu, tangkap dan bawah ke hukum,” tegas Alex.

Dikatakan, jika memang ingin menyampaikan sesuatu bukan dengan cara meresahkan masyarakat melainkan sampaikan dengan baik dan satun melalui jalur-jalur yang ada seperti DPR Papua, MRP dan pemerintah daerah mulai dari kampung hingga pada Gubernur.

“Kita bisa dialog, bisa bicara, kenapa harus dengan kekerasan, kenapa harus dengan tembak-menembak,” tanyanya.

Wagub meminta agar kejadian-kejadian tersebut segera diselidiki baik apakah itu TPN-OPM atau kelompok bersenjata, harus diselidiki dengan baik. Ketika ada gerakan-gerakan masyarakat yang menggunakan senjata, sudah barang tentu akan berhadapan pula dengan senjata baik itu dari Polisi maupun TNI.

Dirinya juga heran atas apa yang terjadi beberapa waktu lalu di Kota Jayapura, dimana ada kontak senjata antara kelompok bersenjata dengan Polisi di Tanah Hitam, menurut mantan anggota DPR-RI ini kelompok tersebut terlalu berani untuk masuk ke wilayah perkotaan.

“Sebagai orang Papua saya heran, kelompok bersenjata kok bisa ada sampai dipinggir-pinggir kota, sampai di Abe sana, berani sekali kelompok bersenjata itu, dulu OPM selalu ada di luar perbatasan, mereka selalu mengamankan diri di wilayah-wilayah Papua New Guinea (PNG), tidak berani sampai di kota,” cetusnya.

“Mari datang baik-baik dan berdialog dengan seluruh komponen, baik DPR, MRP maupun pemerintah daerah,”pintanya.(anyong)

Ditulis oleh Anyong/Papos
Jumat, 29 Mei 2009 00:00

Popularity: 4% [?]

This entry was written by admin, posted on Maret 6, 2010 at 11:12 am, filed under Penghianat and tagged , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.  Share & Bookmark


No Responses to “Papua Merdeka Hanya Mimpi”

  1. Silahkan baca komentar Amunggut Tabi, SekJend TRWP dan Forkorus Yaboisembut, Ketua DAP

Write A Comment

You must be logged in to post a comment.


Copyright © 2010 - Suara Papua Merdeka . All rights reserved.
WoodocsLight Theme - By KOTEK@Webmaster. - Style based on YUI Docs & Theme Functions from Blog.txt
Powered by WordPress Entries (RSS) and - Comments (RSS) -