Pesawat Hercules milik TNI – AU saat akan tinggal lindas seusai diperbaiki.
Pesawat berbadan lebar jenis Hercules milik TNI-AU A-1310 yang digerakkan empat baling-baling nyaris celaka ketika melakukan pendaratan (Landing) di Bandar Udara (Bandara) Wamena Kamis (23/4) siang kemarin. Pesawat yang nyaris celaka itu berangkat dari Jayapura tujuan Wamena tiba sekitar pukul 12.52 WIT.
DARI data yang dihimpun Papua Pos dilapangan dan keterangan dari beberapa saksi mata yang melihat kejadian itu, pesawat tersebut terlihat mengeluarkan asap putih dari salah satu roda pesawat ketika melakukan pendaratan di Bandara Wamena. Diduga salah satu ban roda pesawat pecah saat melakukan pendaratan (Landing).
Akibat timbulnya asap dari salah satu roda pesawat tsb, pesawat kebanggan milik TNI AU itu tak bisa berbalik arah menuju tempat parkir pesawat dan hanya bisa parkir diujung landasan pacu bandar udara Wamena.“Saya lihat pesawat hercules itu mengeluarkan asap putih dari salah satu roda pesawat ketika melakukan pendaratan di landasan pacu bandar udara Wamena,” ujar salah seorang saksi mata yang melihat kejadian itu yang namanya enggan dikorankan.
Ditambahkanya, diirnya sempat melihat pesawat mendarat dengan normal namun mengeluarkan asap,” Mendaratnya normal, tetapi tidak lama kemudian pesawat tsb mengeluarkan asap putih dan pesawat tsb berhenti diujung landasan,” jelasnya.
Melihat sebuah pesawat mengeluarkan asap, satuan pemadam kebakaran Bandara langsung mendekati pesawat, mengantisipasi jika pesawat mengalami kebakaran.
Selain itu, pihak personil pangkalan TNI-AU Manuhua perwakilan Wamena langsung terlihat sibuk. Sejumlah prajurit dengan bersenjata lengkap terlihat mengamankan area Bandara Wamena agar tidak dimasuki oleh warga masyarakat yang ingin datang melihat dari dekat.
Akibat dari persitiwa itu sempat menghentikan arus penerbangan dari dan ke Wamena untuk beberapa jam lamanya, bahkan sejumlah penumpang yang ingin mengunakan pesawat tersebut batak terbang karena peswa mengalami traobel.
Dibutuhkan waktu sekitar 1 jam 50 menit untuk memperbaiki roda pesawat tsb oleh teknisi dan personil TNI-AU meski pada akhirnya pesawat hercules tsb dapat diperbaiki dan bisa kembali mengudara sekitar pukul 15.15 WIT. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, karena pesawat Hercules tsb mengangkut sembako dan barang kelontongan.
Kepala pangkalan TNI-AU Manuhua perwakilan Wamena saat akan dikonfirmasi wartawan terkait dengan peristiwa itu tidak dapat dihubungi,” Kepala pangkalan TNI-AU sudah berangkat ke Biak dan saya tidak punya wewenang untuk mengeluarkan pernyataan,” ujar salah seorang personil perwakilan TNI-AU ketika dikonfirmasi wartawan kemarin.
Dari pantauan Papos di lokasi kejadian, pesawat Hercules tsb memang berada diujung landasan dan beberapa personil TNI-AU yang dibantu beberapa petugas pengangkut barang sibuk menurunkan sembako, barang kelontongan dan barang-barang lainnya. Musibah itu membuat para penumpang yang akan berangkat dari Wamena kebeberapa daerah tujuan kecewa. “Saya mau berangkat ke Jawa melalui Jayapura dengan pesawat Hercules sore ini, tapi karena mengalami kerusakan terpaksa saya baru berangkat besok (hari ini,red) dengan pesawat lain,” ujar salah seorang penumpang yang namanya enggan dikorankan kecewa.
Meski musibah itu sempat menghentikan arus penerbangan beberapa jam lamanya, namun tidak mengganggu arus penerbangan dari dan ke Wamena, bahkan pesawat penumpang trigana sempat mendarat di bandar udara Wamena sekitar pukul 16.15 WIT membawa jenazah Erik Logo pelaku penyerangan Polsek Abepura beberapa waktu lalu.(**)
Oleh:Joko/Papua Pos
Jumat, 24 April 2009 00:00
Popularity: 3% [?]
