JENAZAH : Salah satu pelaku penyerangan Polsek Abe saat jenazahnya dinaikkan ke ambulance dari RSUD Dok II
JAYAPURA (PAPOS) –Erik L (23), pelaku penyerangan Polsekta Abepura, Selasa (22/4) kemarin sekitar pukul 11.00 WIT meninggal dunia, di RSUD Dok II Jayapura.
Almarhum menderita luka tembak di bagian perut sebelah kiri, tatkala bersama tiga rekan lainnya terkena muntahan peluru aparat keamanan saat penyerangan, Kamis (9/4) lalu.
PLT Kabid Humas Polda Papua AKPB Nurhabri, ketika dikonfirmasi Papua Pos tadi malam (22/4) melalui telepon selulernya membenarkan, bahwa Erik meninggal dunia.
Sekedar diketahui, Kamis (9/4) lalu sekitar pukul 01.00 Polsekta Abepura diserang puluhan warga yang membawa senjata tradisional, bom molotov dan bom rakitan.
Saat itu, petugas keamanan sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara, namun karena meraka semakin brigas, Polisi terpaksa melumpuhkan dengan tembakan.
Satu orang dari kelompok penyerang tersebut mati di tempat, sementara yang lannya kabur melarikan diri, dan pada pukul 05.00 Polisi berupaya mengejar kelompok penyerangan.
Walhasil 4 orang diantaranya berhasil ditangkap dengan kondisi luka tembak adalah Erik Logo, Dino Agobi, Yance Yogobi, Andi Gobay. Saat
itu juga mereka dilarikan ke RSUD Dok II Jayapura untuk mendapat perawatan medis.
Untuk mengurus jenazah, pihak keluarga Erik mempercayakan sepenuhnya kepada KKJ (Kerukunan Keluarga Jayawijaya) di Jayapura untuk mengurus pemakaman.
”Rencananya besok (Hari Ini, red) kita makamkan,”kata Alitopo, Ketua KKJ di Jayapura saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (22/4) kemarin.(cr-50)
Ditulis oleh Cr-50/Papos
Kamis, 23 April 2009 00:00
Popularity: 3% [?]
