PESAWAT : Beratnya medan dan cuasa yang sering berubah jadi kendala transportasi udara di pedalaman Papua

PESAWAT : Beratnya medan dan cuasa yang sering berubah jadi kendala transportasi udara di pedalaman Papua
JAYAPURA (PAPOS) –Pesawat Mimika Air milik Pemerintah Kabupaten Mimika, jatuh di Kabupaten Puncak, dalam perjalannya dari Ilaga Kabupaten Puncak menuju Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.

Pesawat jenis Pilatus PK-LTJ ini take off dari bandara Ilaga menuju bandara Mulia, dan diperkirakan jatuh setelah menabrak gunung Gergaji di Kabupaten Puncak, sekitar pikul 10.30 WIT, Jumat (17/4) kemarin.

Pesawat ini mengangkut sembilan orang penumpang diantaranya delapan orang dewasa dan satu orang anak-anak ditambah dua awak pesawat yakni satu orang pilot berkebangsaan Korea dan satu co-pilot.

Kesembilan penumpang pesawat, Drs Marthen Jitmau, Pdt Melkias Kiwak, Herman Snanfi, Toli, Wellem Mayau, Lasarus Wonda, Ruben Murib, Temina Murib dan anak berumur 3 tahun.

Dua orang lainnya adalah awak pesawat yakni pilot, Nay Linn, asal Korea , dan co-pilot, Makmur. Semua penumpang dan kru pesawat sampai berita ini naik cetak belum diketahui nasibnya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Papua Pos menyebutkan, pesawat tersebut setelah melakukan teke off dari bandara Ilaga menuju Mulia, namun dalam perjalanannya mengalami putus kontak dengan petugas menara.

Kemudian baru diketahui bahwa pesawat jenis Pilatus PK-LTJ milik Mimika Air tersebut jatuh setelah menabrak Gunung Gergaji di Kabupaten Puncak. Selain itu, pesawat naas ini dalam perjalanannya dari Ilaga menuju Mulia membawa Sekretaris KPUD Kabupaten Puncak Jaya, Marthen Jitmau dan anggota PPD untuk melaporkan hasil pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Puncak.

Ketika dikonfimasi atas kejadian ini PLT Kabid Humas Polda Papua AKBP Nurhabri membenarkan jatuhnya pesawat Mimika Air. Dari laporan yang diterima Nurhabri, dugaan kuat kecelakaan karena cuaca buruk, sehingga pesawat menabrak gunung Gergaji.(fredy/cr-50)

Ditulis oleh Fredy/Cr-50/Papos
Sabtu, 18 April 2009 00:00

Popularity: 4% [?]

This entry was written by admin, posted on Maret 6, 2010 at 11:12 am, filed under Penghianat and tagged , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.  Share & Bookmark


No Responses to “Papua Merdeka Hanya Mimpi”

  1. Silahkan baca komentar Amunggut Tabi, SekJend TRWP dan Forkorus Yaboisembut, Ketua DAP

Write A Comment

You must be logged in to post a comment.


Copyright © 2010 - Suara Papua Merdeka . All rights reserved.
WoodocsLight Theme - By KOTEK@Webmaster. - Style based on YUI Docs & Theme Functions from Blog.txt
Powered by WordPress Entries (RSS) and - Comments (RSS) -