Alam & Adat Papua Berkata: Dalam Hitungan Hari dari Sekarang, Di Barat dan di Wamena akan Terjadi Gempa Bumi, dan dalam waktu itu juga, salah seorang Tokoh Politik Modern asal daerah pedalaman akan meninggalkan Dunia.

Demikian pesan yang kami terima dari Suara Alam Papua bersandi “AWAS”.

Setiap gerakan alam memilik kode dan sandi yang diatur oleh Penghuni Bumi Cenderawasih, dari Sorong sampai Futuna Islands, Vanuatu telah menyatu dalam rangka menghadapi kebiadaban NKRI dan orang Jawa, Makasar dan Sumatera pada khususnya.

Pemangku Adat Vanuatu telah bekerja mulau Desember 2004 dan sampai hari ini masih aktiv beroperasi. Pemangku Adat Bumi Cenderawasih sebagai Kepala Pemangku Melanesia telah mulai bekerja awal tahun 2009.

Sekarang orang atau manusia Papua tinggal memilih kepada Siapa Anda berpihak: Kepada Fakta dan Kebenara, atau kepada tipudaya dan kepentingan politik manusia belaka? Kedua-duanya ada upahnya.

Yang jelas Bumi Cenderawasih BUKAN hanya milik manusia, BUKAN HANYA diwariskan pencipta buat Manusia, Pemangku Adat dan Alam Papua juga berhak penuh mendiami, dan membela diri, dan memperjuangkan aspirasi bangsa Papua, kalau sesuai dengan Hukuma Alam dan Hukum Adat Bumi Cenderawasih.

Amin.

Popularity: 3% [?]

This entry was written by admin, posted on Maret 10, 2010 at 4:12 am, filed under Global and tagged , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.  Share & Bookmark


Write A Comment

You must be logged in to post a comment.


Copyright © 2010 - Suara Papua Merdeka . All rights reserved.
WoodocsLight Theme - By KOTEK@Webmaster. - Style based on YUI Docs & Theme Functions from Blog.txt
Powered by WordPress Entries (RSS) and - Comments (RSS) -