» ⟩ More and Related News

» ⟩ 5 More from Related Category: Papua Merdeka
   

One response to “Gereja Tawarkan Dialog Damai – menilai peluncuran International Parliaments for West Papua (IPWP) tidak signifikan”

  1. INDONESIA STRESS KERASUKAN ROH JAHAT ATAS PERISTIWA IPWP 15 October 2008 DI INGGRIS

    Indonesia adalah negara TERORIS number 1, dimedia menyebarkan opini bahwa, masalah IPWP tidak mendapat dukungan tetapi kenyataannya. Banyak anggota Militer TNI, Auri, AL, Brimob, dan menyebarkan seluruh intelijen ke seluruh wilayah dan setiap sudut jalan dipenuhi oleh pakian militer, sungguh pemandangan yang sangat menegangkan di kota Port Numbay. Ada apa?.

    Indonesia kena strom! kena gigitan ular beracun sehingga tank-tank militer ikut diturunkan, seolah-olah ada perang sungguhan di Papua. Sehingga kehadiran militer sangat merasahkan masyarakat. Pejabat di pusat serius sekali menanggapi dan seluruh pasukan disiagakan siap tempur.

    Indonesia telah kerasukan roh jahat, maka Pangdam Cenderawasih, Kapolda Papua kehilangan ide untuk mengatasi persoalan ini. Hanya penangkapan dan penculikan adalah solusi yang diambil karena secara otak sudah tidak mampu lagi.

    Klo memang tidak benar, lihat pihak gereja membeberkan kenyataan dilapangan membuktikan bahwa Indonesia sangat ketakutan sekali, sehingga seluruh sudut jalan penuh dengan pasukan siap tempur dr 14 – 20 October 2008 dengan tank-tank dikerahkan.

    Lihat saja, cacing kepanasan dan tidak ada mimpi yang indah lagi bagi NKRI. Maka rakyat Papua harus berhati-hati karena ada rencana jahat yang sedang dirancang untuk menjadikan Papua berdarah dengan alasan yang direkayasa.

    Sungguh semua penipuan rekayasa penyerahan anggota TPN/OPM diseluruh Pegunungan Tengah terbukti bahwa adalah MURNI REKAYASA MILITER Indonesia. Indonsia mau gunakan isu apa lagi, miliyaran uang dikeluarkan, pikiran, tenaga tetapi hasilnya anggota BIN PNG Albert Yoku, Simon Meset yang dikirim ke Inggris bersama Gubernur Barnabas Suebu juga tidak menghasilkan apa-apa?

    Indonesia telah kehilangan akal sehat dan tidak dapat menggunakan otak untuk melawan rakyat Papua tetapi sekarang semakin menyungguhkan kebenarannya bahwa Indonesia telah kerasukan dan kawatir sekali.

    Papua tetap merdeka, Indonesia angkat kaki sudah, terima kasih hamba-hamba yang telah menyuarakan suara kenabian. Semoga moyang, Adat, Alam dan tulang-belulang menyertai perjuangan suci ini demi umat.

    Rasta nailah

Leave a Reply

» ⟩ Related News, Web, Images, Videos, Books from Google
Loading
 
Berita terkait dari Google.com berdasarkan kata-kata dalam juduil berita.