KEPALA Kantor Pemberdayaan Perempuan, Dra Maria Bano mengungkapkan saat ini bentuk diskriminasi terhadap perempuan masih tinggi.Tidak hanya terjadi pada wilayah perkotaan namun juga diwilayah kampung.Untuk merubah paradigma tersebut ia melihat harus ada dorongan dari kaum perempuan itu sendiri untuk mengubahnya.

Dikatakan, bentuk diskriminasi terhadap kaum perempuan memang bukan hal baru melainkan sudah terjadi bertahun-tahun akan tetapi dengan munculnya kesetaraaan gender dan bentuk emansipasi lainnya ia berharap kaum pria bisa lebih menghormati kemampuan kaum perempuan untuk berdiri dilingkungannya.

“Contoh konkrit yang paling nampak yakni pada saat rapat dikampung disana lebih sering diprioritaskan suara dari kaum pria saat pengambilan keputusan begitu juga soal pelaksanaannya dilapangan,” ujar Maria yang ditemui di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Untuk merubah paradigma ini menurut Maria, membutuhkan waktu yang cukup lama dan perlu didorong dengan keinginan yang kuat agar setara dengan kaum pria.Cara yang bisa dilakukan menurut Maria Bano adalah meningkatkan kualitas pendidikan, keterampilan maupun pengetahuan, dengan demikian banyak yang bisa diperbuat oleh wanita.

Jika ini tidak dilakukan maka yang terjadi adalah wanita akan terus didiskriminasi dan hanya dijadikan ban serep pria juga bentuk lain yang bisa terjadi adalah kekerasan terhadap perempuan.”Kaum perempuan harus berubah dengan peningkatan kualitas diri.Apabila sudah dipenuhi tentunya kaum pria akan berfikir dua kali untuk pengambilan keputusan,” papar Maria Bano. (ade)

Popularity: 4% [?]

This entry was written by admin, posted on Maret 6, 2010 at 11:12 am, filed under Penghianat and tagged , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.  Share & Bookmark


No Responses to “Papua Merdeka Hanya Mimpi”

  1. Silahkan baca komentar Amunggut Tabi, SekJend TRWP dan Forkorus Yaboisembut, Ketua DAP

Write A Comment

You must be logged in to post a comment.


Copyright © 2010 - Suara Papua Merdeka . All rights reserved.
WoodocsLight Theme - By KOTEK@Webmaster. - Style based on YUI Docs & Theme Functions from Blog.txt
Powered by WordPress Entries (RSS) and - Comments (RSS) -