Akbar:Cobalah Duduk Sama-sama – Otsus Belum Maksimal
(Disentil Bupati, Telinga Wartawan Panas)
SENTANI-Mantan Ketua DPR RI, Akbar Tandjung yang kini menjadi Ketua Partai Barisan Indonesia (Barindo) mengakui, implementasi Otonomi Khusus (Otsus) di Papua belum berjalan maksimal. Bahkan dari apa yang diamanatkan Otsus, ternyata masih banyak yang belum bisa direalisasikan di lapangan. Hal tersebut diungkapkannya menjawab pertanyaan wartawan usai acara dialog nasional tentang Otsus dan implementasinya di Hotel Sentani Indah, Selasa (8/9).
Menurut mantan Ketua Umum Partai Golkar ini, stake holder yang ada di Papua seperti pemerintah daerah, DPRP dan MRP diharapkan mampu melakukan perubahan agar implementasi Otsus itu sendiri bisa dipahami masyarakat, akan kemana arah perubahan bagi Papua kedepan. “Ada baiknya stake holder tadi duduk bersama untuk mencari apa yang dibutuhkan agar implementasi Otsus ini bisa dianggap maksimal,” ujar Akbar.
Dengan demikian, para stake holder ini selanjutnya menyampaikan apa hasilnya yang disepakati, baik soal pendidikan, kesehatan infrastruktur, adat dan budaya kepada yang lain mengingat saat ini dikatakan ada sedikit perbedaan visi misi menyangkut, makna implementasi itu sendri.
“Cobalah duduk sama-sama (para stake holder) lalu dijelaskan bahwa Papua ada UU Otsus dan dari UU ini apa yang ingin diwujudkan untuk memenuhi apa yang menjadi aspirasi pokok tentang Otsus,” tambah mantan Ketua DPR RI periode 1999-2004 ini.
Yang terpenting saat ini lanjut pria kelahiran Sibolga adalah bagaimana menyatukan visi, misi dan apa yang diinginkan melalui Otsus baik penghormatan hak-hak adat Papua, hak politik orang Papua, penghormatan mengenai penegakan hukum dan bagaimana otonomi yang berjalan dikaitkan dengan hak diatas tadi.
Hubungan lainnya menurut Akbar adalah bagaimana bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia orang Papua dan bagaimana membuat orang Papua mampu menjadi andalan dengan harapan kedepan untuk mewujudkan cita-cita Papua. Dan cara (terobosan) yang dilakukan harus mendapat dukungan dan apresiasi dari pihak lain. “Dari penyatuan visi misi ini nantinya muncul satu nilai yang bisa diapresiasi oleh peserta yang lain, namun tak lepas dengan komitmen bahwa Papua bagian yang tidak bisa dipisahkan dari NKRI dan ini yang harus diyakinkan ke pusat,” saran Akbar.
Lebih gamblang digambarkan dalam pembahasan itu, perlu komitmen semua pihak bahwa Papua tetap berada dalam frame (bingkai), dimana posisi Papua sejalan dengan bangsa Indonesia yang berlandas pembukaan UUD, mencerdaskan kehidupan rakyat, mensejahterakan kehidupan rakyat dan menciptakan ketertiban dunia. Menyangkut kucuran dana Otsus sejak tahun 2002, Akbar menjelaskan jika dikatakan sebagian besar diperuntukkan untuk daerah kabupaten, maka disinilah peran MRP yang diciptakan dari semangat Otsus itu sendiri, namun tentunya harus berdampingan dengan DPRP.
Disentil Bupati, Telinga Wartawan Panas
Sementara di tengah sejumlah wartawan melakukan wawancara bersama Akbar Tandjung, terdengar selentingan yang kurang mengenakkan dari Bupati Jayapura, Habel Melkias Suwae S.Sos,MM. Ketika itu, bupati berkomentar dengan nada sinis bahwa wartawan (kecuali RRI) kurang profesional dalam bekerja mencari berita.
“RRI boleh yang bertanya,” celetuk Habel. Spontan selentingan tersebut membuat telinga wartawan yang mewawancarai Akbar Tandjung, panas. Barulah diakhir wawancara setelah semua tamu undangan keluar dari ruangan terlihat kekesalan sejumlah wartawan.
“Saya bingung kenapa Bupati berbicara seperti itu, saya jengkel sekali,” ujar salah satu wartawan media cetak Aman Hasibuan dengan nada ketus. Hal senada disampaikan wartawan elektronik Fadly Batubara, sangking jengkelnya ia langsung menyambangi wartawan lain dan menanyakan maksud ucapan Bupati tadi untuk menguatkan apa yang didengarnya. Menurutnya, ucapan tersebut dianggap tidak pantas dilontarkan seorang pejabat daerah di hadapan umum, karena selama ini dikatakan tidak ada permasalahan antara bupati dengan wartawan.
“Ini bukan kali pertama Bupati menyindir seperti itu, ada juga yang disampaikan tidak perlu menanyakan panjang lebar karena nanti yang keluar (ditulis) hanya sedikit (kecil),” ungkap Fadly sambil geleng-geleng kepala.
Terlihat juga salah satu wartawan media cetak Herawarti yang langsung menghubungi pimpinan redaksinya untuk meminta pendapat soal komentar kurang mengenakkan tersebut. Dari sikap ini para wartawan justru berfikir bahwa Bupati telah salah langkah dengan mendiskriditkan wartawan jika ingin maju ke Papua 1 nantinya.(ade)
Berita Duka, Letnan General Hosea Waker Meninggal Dunia 30 Agustus 2010
Thursday, September 2, 2010 12:32 - adminTags: berita duka (4), gerilya rimba (66), TPN/OPM (13)
Dear All, yang kami hormati dan khususnya kepada para pejuang, pemerhati dan pembelah hak-hak dasar masyarakat West Papua dari tirani Kolonial, Kapitalis dan Imprealisme. Bahawa hari ini, Tanggal 30 Agustus,... [Read more]
Setelah Ancam-Mengancam Polda Papua vs. Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua
Tuesday, August 31, 2010 18:54 - adminTags: dinamika (8), features (230), gelagat penjajah (134), HAM (46), hukum kolonial (68)
Setelah beberapa kali Polda Papua melayangkan Surat Panggilan atau panggilan terbuka lewat media massa kepada Rev. Sofyan Yoman dan bahkan mengancam untuk menjemput paksa, baru-baru ini Pemuda Baptis... [Read more]
Stop! Stigmatisasi OPM, Makar dan Separatis
Sunday, August 29, 2010 16:12 - adminTags: features (230), gelagat Papua "M" (31), gerilya kota (60), tokoh Papua Merdeka (7)
Sokrates Y Yoman, minta semua pihak stop setikmasisasi OPM makar dan separatis terhadap orang Papua.Jayapura—Ketua Umum PGBP, Pdt. Dumma S.S. Yoman meminta semua pihak agar menghentikan stigmatisasi... [Read more]
FGPBP Ancam Duduki Polda Papua
Thursday, August 26, 2010 16:29 - adminTags: demonstrasi (31), dinamika (8), pernyataan (10)
JUBI — Forum Gerakan Pemuda Baptis Papua (FGPBP) mengancam akan menduduki Kantor Kepolisian Daerah (Polda) Papua, kalau saja tetap dilakukan pemanggilan terhadap Socratez Sofyan Yoman. Sofyam Yoman... [Read more]
Amerika Tak Dukung Papua Merdeka
Thursday, August 26, 2010 14:26 - adminTags: dukungan internasional (33), features (230), otsus gagal (46)
JAYAPURA—Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) mempertanyakan tentang pelaksanaan Otsus di Papua. Pasalnya, terdapat suatu kelalaian yang menyebabkan perkembangan pembangunan di Provinsi... [Read more]
- Awawi Woromo: Sudah jadi rahasia umum di wilayah papua bahwa kepolisian re...
- Jhon Messet: Sangat memalukan, Bangsa ini sebenarnya apa sih maunya. deng...
- Sunni Enumby: Pengamat sutuasi puncak jaya sejak tahun 2003sampai dengan s...
- Ev. Ham Tenouye: Suara Nabi Pribumi Papua: Permasalahan yang terjadi pada tah...
- Jhon Messet: Selamat jalan saudara-ku tercinta, Pemuda yang sangat berani...
- wolker rambo kienak: kata siapa dulu......papua adalah papua.siapa yang ingin mau...
- Jhon Messet: Saudara Direktur LP3BH Manokwari,Yan Ch Warinussy, SH, saya ...
- Papua Merdeka itu Sebuah Fakta, bukan Dongeng, dikatakan Sebuah Mimpi, maka Itu Benar Sekali (12)
- SELAMAT ULANG TAHUN WEST PAPUA YANG KE-39 (8)
- Pasukan dan orang tua di Black Water konsongkan tempat sesuai dengan permintaan dan sekaligus pengusiran terhadap mereka di camp mar-mar (8)
- Perkembangan Terakhir: Dukungan Pemerintah dan Negara Vanuatu dan Desakan Dewan Gereja Sedunia (4)
- Resep Aceh untuk Papua: Mungkinkah? (4)
- Waspadai HUT OPM! Dandim: 1 Juli Hanya Diperingati Sebagai HUT Bhayangkara (3)
- Independence day July 26, 2010
- PASUKAN KHUSUS TNI YANG DISIAGAKAN UNTUK DITURUNKAN DI DAERAH PEGUNUNGAN TENGAH UNTUK OPERASI TUMPAS GERILYAWAN OPM, GOLIAT TABUNI DAN PASUKANYA. July 20, 2010
- HON . POWES PARKOP MEMULAI KAMPANYE TERBUKA MENDUKUNG PAPUA MERDEKA DI PNG (PORT MORESBY) July 12, 2010
- RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. July 1, 2010
- RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. July 1, 2010
- Independence day July 26, 2010VUK JEREMIC, Serbia’s foreign minister, looked ashen. He knew what was coming. Kosovo’s 2008 declaration of independence from Serbia did not violate general international law, said Hisashi Owada, the president of the International Court of Justice (ICJ) in The Hague, in a non-binding advisory opinion. Ten judges voted in favour of this ruling, with four [... […]Papua Post
- PASUKAN KHUSUS TNI YANG DISIAGAKAN UNTUK DITURUNKAN DI DAERAH PEGUNUNGAN TENGAH UNTUK OPERASI TUMPAS GERILYAWAN OPM, GOLIAT TABUNI DAN PASUKANYA. July 20, 2010PASUKAN KHUSUS TNI YANG DISIAGAKAN UNTUK DITURUNKAN DI DAERAH PEGUNUNGAN TENGAH UNTUK OPERASI TUMPAS GERILYAWAN OPM, GOLIAT TABUNI DAN PASUKANYA. Pada hari ini senin 19 juni 2010, kami mendapat info langsung dari Wamena melalui selular phone bahwa wilayah Piramid dijadikan sebagai wilayah operasi militer dingin, karena penempatan anggota KOPASSUS di setiap d […]Papua Post
- HON . POWES PARKOP MEMULAI KAMPANYE TERBUKA MENDUKUNG PAPUA MERDEKA DI PNG (PORT MORESBY) July 12, 2010HON . POWES PARKOP MEMULAI KAMPANYE TERBUKA MENDUKUNG PAPUA MERDEKA DI PNG (PORT MORESBY) WPNews: Pada hari Sabtu Tanggal 15 Juli 2010 menjadi awal kampanye Terbuka Hon. Powes Parkop di lapangan terbuka five Mile park. Didalam kampanye terbuka didalam acara pertama pembukaan dan perecrutan tim kampanye untuk pemilihan 2012 ia mengatakan, semua persoalan di k […]Papua Post
- RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. July 1, 2010Download now or preview on posterous RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES.docx (15 KB) RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. Since Indonesia, USA, Dutch under control of UN took control and took over West Papua ( West New Guinea) in 1963 by New York Agreement, it’s leaved a numbers of problem in this Island. Many West Papua […]Papua Post
- RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. July 1, 2010Download now or preview on posterous RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES.docx (13 KB) RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. Since Indonesia, USA, Dutch under control of UN took control and took over West Papua ( West New Guinea) in 1963 by New York Agreement, it’s leaved a numbers of problem in this Island. Many West Papua […]Papua Post
- _MG_8222 March 4, 2010
- Free west Papua! January 1, 2010
- nature of my game August 20, 2009
- Big bolt July 6, 2009
- Stonehenge Summer Solstice 2009 - West Papua Delegation June 22, 2009
- Dear All, yang kami hormati dan khususnya kepada para pejuang, pemerhati dan pembelah hak-hak das... September 2, 2010 Suara Papua Merdeka
- Berita Duka, Letnan General Hosea Waker Meninggal Dunia 30 Agustus 2010 September 2, 2010 Suara Papua Merdeka
