/* */ wordpress y2008 m11 d18 h18 single postid-417 s-y2008 s-m08 s-d15 s-h20 s-category-gerilya s-tag-bintang-kejora s-tag-pengibaran-bintang-kejora s-author-admin">

Skip to content


Pengibaran Bintang Kejora Buktikan Separatisme Masih Ada

JAKARTA, SELASA - Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso menyatakan, pengibaran bendera Bintang Kejora di Wamena, bukti masih adanya kegiatan separatisme di Papua.

“Pengibaran bendera selain ’Merah Putih’ di Republik ini, jelas bentuk separatisme,” katanya usai menghadiri seminar “Strategi Keamanan Menjelang Pemilu 2009″ di Jakarta, Selasa.

Terkait insiden Wamena, Djoko menegaskan, TNI belum akan mengirimkan pasukan tambahan ke Papua “Insiden itu lebih pada persoalan hukum, jadi kita serahkan saja penanganannya pada kewenganan hukum,” ujarnya.

Sabtu (9/8), peringatan Hari Penduduk Pribumi Sedunia di Wamena, Papua yang digelar kelompok Dewan Adat Papua (DAP) yang semula berlangsung tertib berakhir rusuh menyusul pengibaran tiga bendera, Merah Putih, bendera PBB, dan bendera Bintang Kejora.

Ketika akan diturunkan oleh anggota (polisi), tiba-tiba ada sekelompok orang yang melempar anggota dengan batu. Bahkan, Kepala Kepolisian Resor Wamena Ajun Komisaris Besar Azis terkena panah di sepatunya.

Situasi makin memanas, hingga Anthonius Tabuni (40), warga asli Papua tewas. Terkait itu, Badan

Bintang Kejora

Bintang Kejora

Reserse Kriminal atau Bareskrim Mabes Polri, Senin (11/8), menyelidiki penyebab tewasnya Anthonius dengan mengirimkan tim khusus yang terdiri atas bagian reserse, intel, serta tim laboratorium dan forensik.

Popularity: 29% [?]

Posted in Operasi Gerilya. Tagged with , .

One Response

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. admin said

    Itu bukan separatisme, tetapi sebuah realitas tuntutan atas harga diri dan martabat manusia, sebagai sebuah kesatuan sosial, politik, budaya, ekonomi, hukum, geografis, etnis, yang sama sekali terpisah dan berbeda dari Indonesia.

    Untuk menghilangkan bukti separatisme, sebaiknya BASMIKAN semua orang Papua. BERANI NGGAK? Ayo!!!

You must be logged in to post a comment.