Google Search
Web      papuapost.com
Today:Friday 03 September 2010


  You can
 
   

Bisnis Miras TNI-Polri di Boven Digoel Telan Korban

 Topics:> Terror Negara, Uncategorized : Bisnis Miras TNI-Polri di Boven Digoel Telan Korban
Friday, June 6, 2008 8:08 - bodipostComments Off

Oleh : Tengget Digoel

Tanah Merah Digoel, Bodipost – Masih ingatkah anda akan aksi pembasmian rakyat Papua melalui Biomiliterisme (Peracunan makanan dan minuman) yang digelar Tentara Nasional Indonesia dan Polisi Republik Indonesia (TNI-Polri) di hampir seantero Papua beberapa waktu lalu? Kejahatan yang sukses mengantar ratusan orang Papua ke liang kubur dan ratusan lainnya mengalami gangguan kesehatan serius itu ternyata belum sepenuhnya dihentikan karena rupanya daya pembasmi dan dampak hukumnya dinilai lebih efektif ketimbang menggunakan senapan mesin. Di Boven Digoel, sebuah wilayah yang rakyat pribuminya pernah menjadi sasaran Operasi Biomiliterisme, sejak tiga bulan terakhir ini beredar sebuah minuman beralkohol dengan nama Aleksander.

Minuman Aleksander dibuat oleh TNI-Polri dan beberapa orang pengusaha non Papua melalui sebuah usaha yang bersifat patungan. Pabrik mereka didirikan secara tersembunyi di Assikie (area HPH Korindo Group). Menurut sebuah sumber BodiPost, bahan dasar minuman Aleksander adalah Air Hujan, Miras Jenis Robinson (RB), Alkohol 100%, Cairan zat tertentu (namanya belum diketahui) dan Teh Celup sebagai pewarna. Cara membuatnya, semua bahan dasar tadi disatukan dalam sebuah baskom atau loyang kemudian diaduk sehingga bahan dasarnya tercampur secara baik dengan rasa dan aroma yang bisa membangkitkan selera para pemabuk.

Masih menurut sumber tadi, label Miras Aleksander dibuat di Jakarta hanya untuk menipu pembeli seolah-olah pabriknya ada di Jakarta. “Para pembeli biasa tertipu, mereka pikir Aleksander dibuat di Jakarta oleh sebuah pabrik tertentu dan dipasarkan di seluruh Indonesia, padahal pabriknya ada di Assikie, dikelola secara bebas oleh TNI-Polri dan Miras jenis ini hanya dikhususkan untuk masyarakat Papua yang ada di kabupaten Boven Digoel,” ujarnya menjelaskan.

Selama tiga bulan terakhir, peredaran minuman Aleksander sangat marak di wilayah ini, terutama di Ibu Kota Tanah Merah dan sangat meresahkan penduduk setempat karena kadang-kadang penjualnya memaksa dan mengintimidasi penduduk agar membeli Miras jenis ini. Di hampir seluruh pelosok kota Tanah Merah, ribuan liter minuman Aleksander dipasarkan secara gelap oleh Intelijen TNI-Polri dari berbagai kesatuan dan benar-benar telah menelan korban jiwa.

Dari penelusuran BodiPost, semua korbannya tidak ada satupun yang non Papua. Semuanya orang Papua, pribumi Boven Digoel. Korban-korban ini langsung meninggal dunia setelah mengkonsumsi Aleksander. Mereka adalah (1) Geradus Omba, asal suku Wambon, warga Kampung Persatuan, Tanah Merah; (2) Fransiskus Kabagaimu, asal suku Yahray (Mappi), warga Kampung Sokanggo, Tanah Merah; (3) Ferdinandus Metemko, asal suku Muyu, warga Kampung Sokanggo, Tanah Merah; (4) Abraham Waken, asal suku Muyu, Kampung Sokanggo, Tanah Merah. Para korban ini meninggal dunia setelah mengkonsumsi minuman Aleksander yang dijual oleh Intelijen TNI-Polri.

Sedangkan ratusan korban lainnya tidak meninggal dunia tetapi mengalami gangguan kesehatan yang cukup serius. Pada umumnya mereka mengalami gangguan pernafasan, gangguan pencernaan, sakit kepala berkepanjangan, gangguan ingatan, disfungsi seksual, gangguan pengelihatan (gejala kebutaan), sakit tulang, nyeri pada lutut (gejala lumpuh) dan berkurangnya nafsu makan. Mereka mengalami gangguan kesehatan setelah mengkonsumsi Alexander dan beberapa jenis Miras lainnya seperti RB dan Cap Tikus.

Mahalnya biaya pengobatan akibat penghisapan Pemerintah Kabupaten atas rakyat setempat lewat sektor kesehatan dan infrastruktur kesehatan yang tidak memadai seperti dijanjikan para pejabat dalam kampanye-kampanye politik mereka turut menambah beban bagi para korban maupun keluarga keluarga mereka yang harus putar-otak mencari biaya pengobatan dan pemulihan kesehatan.

Beberapa suster dan mantri asli Papua yang tidak lagi mampu membungkus kejahatan TNI-Polri mengatakan bahwa para korban yang menderita sakit ini (nama-nama mereka masih didata) diperkirakan kondisi mereka tidak akan stabil seperti sebelum terserang racun yang sengaja disebar lewat minuman Aleksander, RB dan Cap Tikus.

Sampai berita ini ditulis, minuman Aleksander masih dijual secara bebas tetapi karena dampaknya yang fatal, para pembeli beralih membidik Miras jenis lain seperti RB dan Cap Tikus. RB dan Cap Tikus diketahui tidak bisa langsung menyebabkan kematian seperti Aleksander. Kedua jenis minuman ini dipasok dari Merauke, Timika dan dari luar Papua oleh TNI-Polri dan pedagang gelap lainnya yang dibeking TNI-Polri. Beberapa saksi mata menyebutkan, untuk memudahkan penyelundupan dan menghindari pemeriksaan di depan publik, Miras selundupan ini selalu diangkut bersama logistik Militer TNI-Polri melalui jalur darat, laut maupun udara sehingga tidak ada satupun petugas yang boleh memeriksa.

Salah satu pedagang gelap yang dibeking TNI-Polri secara berlapis adalah istri bupati Yusak Yaluwo, Ny. Ester Lambey Yaluwo. Ketua Dharma Wanita kabupaten Boven Digoel yang sering dijuluki “Mama Boven Digoel” ini merupakan pemasok terbesar RB dan Cap Tikus yang langsung didatangkan dari Manado. Ia secara diam-diam telah meraup keuntungan yang besar dari bisnis gelap yang bersifat merusak ini.

Dilihat dari peluang bisnis, wilayah pemasaran dan konsumen yang ada, rupanya wanita Manado ini akan terus dengan leluasa mengembangkan bisnisnya untuk meraup keuntungan yang tidak sedikit dari hancurnya mental generasi muda, konflik keluarga, gangguan kesehatan yang serius dan kematian rakyat setempat akibat mengkonsumsi RB dan Cap Tikus yang dipasok secara langsung dari tanah leluhurnya dan dipasarkan secara bebas di tanah leluhur suaminya.

Sejumlah kalangan berprediksi bahwa bisnis Miras yang ditekuninya mempunyai prospek yang sangat cerah. Bisnisnya dipastikan akan meroket dengan omzet yang meningkat dari hari ke hari diiringi dengan jumlah korban yang pasti terus berjatuhan karena dirinya mendapat dukungan modal, jalur bisnis gelap, keamanan, jaminan hukum dan propaganda media massa untuk putar-balik fakta. Dukungan ini diperoleh dari suaminya sebagai orang nomor satu di kabupaten Boven Digoel, sebuah kabupaten yang mempunyai reputasi jelek karena manajemen pemerintahannya amburadul, korup, rasis dan anti rakyat pribumi.***


 
This entry was written by bodipost, posted on June 6, 2008 at 8:08 am, filed under Terror Negara, Uncategorized. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post. Both comments and trackbacks are currently closed.
[+] Favourite Tags

Berita Duka, Letnan General Hosea Waker Meninggal Dunia 30 Agustus 2010

Thursday, September 2, 2010 12:32 - adminTags:  , ,

Dear All, yang kami hormati dan khususnya kepada para pejuang, pemerhati dan pembelah hak-hak dasar masyarakat West Papua dari tirani Kolonial, Kapitalis dan Imprealisme. Bahawa hari ini, Tanggal 30 Agustus,... [Read more]

Setelah Ancam-Mengancam Polda Papua vs. Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua

Tuesday, August 31, 2010 18:54 - adminTags:  , , , ,

Setelah beberapa kali Polda Papua melayangkan Surat Panggilan atau panggilan terbuka lewat media massa kepada Rev. Sofyan Yoman dan bahkan mengancam untuk menjemput paksa, baru-baru ini Pemuda Baptis... [Read more]

Stop! Stigmatisasi OPM, Makar dan Separatis

Sunday, August 29, 2010 16:12 - adminTags:  , , ,

Sokrates Y Yoman, minta semua pihak stop setikmasisasi OPM makar dan separatis terhadap orang Papua.Jayapura—Ketua Umum PGBP, Pdt. Dumma S.S. Yoman meminta semua pihak agar menghentikan stigmatisasi... [Read more]

FGPBP Ancam Duduki Polda Papua

Thursday, August 26, 2010 16:29 - adminTags:  , ,

JUBI — Forum Gerakan Pemuda Baptis Papua (FGPBP) mengancam akan menduduki Kantor Kepolisian Daerah (Polda) Papua, kalau saja tetap dilakukan pemanggilan terhadap Socratez Sofyan Yoman. Sofyam Yoman... [Read more]

Amerika Tak Dukung Papua Merdeka

Thursday, August 26, 2010 14:26 - adminTags:  , ,

JAYAPURA—Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) mempertanyakan tentang pelaksanaan Otsus di Papua. Pasalnya, terdapat suatu kelalaian yang menyebabkan perkembangan pembangunan di Provinsi... [Read more]

  • [+] Recent Comments:
    • Awawi Woromo: Sudah jadi rahasia umum di wilayah papua bahwa kepolisian re...
    • Jhon Messet: Sangat memalukan, Bangsa ini sebenarnya apa sih maunya. deng...
    • Sunni Enumby: Pengamat sutuasi puncak jaya sejak tahun 2003sampai dengan s...
    • Ev. Ham Tenouye: Suara Nabi Pribumi Papua: Permasalahan yang terjadi pada tah...
    • Jhon Messet: Selamat jalan saudara-ku tercinta, Pemuda yang sangat berani...
    • wolker rambo kienak: kata siapa dulu......papua adalah papua.siapa yang ingin mau...
    • Jhon Messet: Saudara Direktur LP3BH Manokwari,Yan Ch Warinussy, SH, saya ...
    [+] Most Commented:
      • Independence day July 26, 2010
        VUK JEREMIC, Serbia’s foreign minister, looked ashen. He knew what was coming. Kosovo’s 2008 declaration of independence from Serbia did not violate general international law, said Hisashi Owada, the president of the International Court of Justice (ICJ) in The Hague, in a non-binding advisory opinion. Ten judges voted in favour of this ruling, with four [... […]
        Papua Post
      • PASUKAN KHUSUS TNI YANG DISIAGAKAN UNTUK DITURUNKAN DI DAERAH PEGUNUNGAN TENGAH UNTUK OPERASI TUMPAS GERILYAWAN OPM, GOLIAT TABUNI DAN PASUKANYA. July 20, 2010
        PASUKAN KHUSUS TNI YANG DISIAGAKAN UNTUK DITURUNKAN DI DAERAH PEGUNUNGAN TENGAH UNTUK OPERASI TUMPAS GERILYAWAN OPM, GOLIAT TABUNI DAN PASUKANYA. Pada hari ini senin 19 juni 2010, kami mendapat info langsung dari Wamena melalui selular phone bahwa wilayah Piramid dijadikan sebagai wilayah operasi militer dingin, karena penempatan anggota KOPASSUS di setiap d […]
        Papua Post
      • HON . POWES PARKOP MEMULAI KAMPANYE TERBUKA MENDUKUNG PAPUA MERDEKA DI PNG (PORT MORESBY) July 12, 2010
        HON . POWES PARKOP MEMULAI KAMPANYE TERBUKA MENDUKUNG PAPUA MERDEKA DI PNG (PORT MORESBY) WPNews: Pada hari Sabtu Tanggal 15 Juli 2010 menjadi awal kampanye Terbuka Hon. Powes Parkop di lapangan terbuka five Mile park. Didalam kampanye terbuka didalam acara pertama pembukaan dan perecrutan tim kampanye untuk pemilihan 2012 ia mengatakan, semua persoalan di k […]
        Papua Post
      • RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. July 1, 2010
        Download now or preview on posterous RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES.docx (15 KB) RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. Since Indonesia, USA, Dutch under control of UN took control and took over West Papua ( West New Guinea) in 1963 by New York Agreement, it’s leaved a numbers of problem in this Island. Many West Papua […]
        Papua Post
      • RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. July 1, 2010
        Download now or preview on posterous RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES.docx (13 KB) RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. Since Indonesia, USA, Dutch under control of UN took control and took over West Papua ( West New Guinea) in 1963 by New York Agreement, it’s leaved a numbers of problem in this Island. Many West Papua […]
        Papua Post
      • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

     
    Navigation
    [+] Popular Menu:
     [+] Top 10 Topics
    [+] Most Viewed Page/Post
    • N/A
    [+] Least Viewed Page/Post
    • N/A
    [+] Recents Menu:
  • [+] Recent Comments:
    • Awawi Woromo: Sudah jadi rahasia umum di wilayah papua bahwa kepolisian re...
    • Jhon Messet: Sangat memalukan, Bangsa ini sebenarnya apa sih maunya. deng...
    • Sunni Enumby: Pengamat sutuasi puncak jaya sejak tahun 2003sampai dengan s...
    • Ev. Ham Tenouye: Suara Nabi Pribumi Papua: Permasalahan yang terjadi pada tah...
    • Jhon Messet: Selamat jalan saudara-ku tercinta, Pemuda yang sangat berani...
    • wolker rambo kienak: kata siapa dulu......papua adalah papua.siapa yang ingin mau...
    • Jhon Messet: Saudara Direktur LP3BH Manokwari,Yan Ch Warinussy, SH, saya ...

  •  [+] Archives Menu:
    Categories Archive & RSS
    Tags Archive & RSS

    All Updates RSS

    Monthly Archive
    Yearly Archive
    Core Links
    Other Links
    SPM Interactives
    Supporters
      • ILWP International Lawyers for Wst Papua
      • IPWP International Parliamentarians for Wst Papua
    Share, Subscribe & Bookmark
    External Links
    • Tribalism on Facebook
    Site Admin
    Site Meta
     
    Copyright © Papua Merdeka NewsBersuara Karena & Untuk KEBENARAN!Powered byWordPress