Papua di Ambang Kehancuran
NABIRE – Berbagai fenomena yang terjadi saat ini di Tanah Papua, sungguh sangatmemprihatinkan. Betapa tidak! Penduduk miskin dari tahun ke tahun semakin meningkat, angka penggangguran terus melambung tinggi, korupsi kian hari kian merajalela.
Dari daftar kenyataan tragis itu, Pdt. Yance Nawipa, M.Th menyimpulkan bahwa di Papua ini sedang terjadi kebobrokan moral dan kekerasan batin, sehingga membuat semua orang buta rohani yang menyebabkan semuanya berjalan dalam kegelapan yang ujung-ujungnya membawa Papua ke ambang kehancuran.
“Saat ini orang-orang di Papua bekerja dengan tidak memperhatikan baik buruknya. Apapun yang mereka anggap dapat mendatangkan keuntungan bagi mereka, semuanya disapu bersih tanpa menimbang-nimbang apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Mereka juga bahkan tidak peduli dosa atau tidak dosa, halal atau tidak halal yang penting mereka puas dan bisa hidup. Padahal sebagai umat beragama, seharusnya menyadari dan bisa memilah-milah mana yang baik dan mana yang buruk,” tutur Pdt. Yance Nawipa ditemui, Senin (26/5) di kediamannya di Karang Mulia, Nabire.
Ia berpendapat, sebagus apapun visi dan misi yang dibutuhkan untuk membangun Papua ke depan, jika dalam pelaksanaannya tidak terealasi, maka hal itu sama saja pembohongan belaka. Oleh karena itu, kita tidak perlu mengharapakan visi dan misi yang sebagus-bagusnya serta strategi yang matang, kita lihat fakta sosial yang terjadi di lapangan saat sekarang ini. Bagaimana para pemimpin yang menerapkan visi, misi serta strategi pembangunan itu saja telah buta, bahkan telah mati rohaninya, sehingga tidak melihat kenyataan yang dihadapi masyarakat saat ini. Bagaimana para bawahannya mau mengikuti dan menerapkan semua visi, misi serta program.
Kata Nawipa, siapapun mengakui secara terang-terangan bahwa Papua adalah lumbung kekayaan atau dapur bangsa Indonesia, karena melimpah ruahnya berbagai kekayaan alam. Tetapi yang memprihatinkan adalah orang Papua mati diatas kekayaannya sendiri. Bagaikan tikus mati diatas lumbung padi, hal ini tidak bisa disangkal lagi, sebab memang kenyataan.
Lantas, kenapa hal ini bisa terjadi? Menurut Pdt. Yance, para pemimpin tidak berjalan di dalam kebenaran Firman Tuhan. Bukan mereka tidak tahu kebenaran firman-Nya, melainkan pura-pura lupa.
Satu hal lagi yang terjadi di Papua saat ini adalah berbagai kekerasan batin. Baik kekerasan yang terjadi di dalam rumah tangga, badan lembaga sampai pada tingkat yang lebih tinggi yaitu pemerintahan.
Sebagai contoh di rumah, anak selalu ditindas oleh ibunya, ibu selalu ditindas suaminya, kemudian suaminya ditindas bosnya di kantor. Jadi semua serba keras, sehingga menciptakan suasana batin yang selalu dan selalu keras. Apa jadinya nanti?
Di tingkat yang lebih tinggi, yaitu pemerintahan. Kepala Lurah ditindas camat, seorang camat ditindas bupati, bupati akhirnya ditindas juga oleh gubernur. Semuanya tidak menciptakan suasana yang tenteram dan damai, sehingga yang ada dipikirkan hanyalah kekerasan dan kekerasan melulu. Lantas, apakah Papua mau terus dibawah payung kekerasan?
Rektor STT Walter Pos Kampus II Nabire ini menyoroti, perekonomian di Papua pun telah kena dampak daripada kekerasan. Dengan kekerasan itu rakyat semakin menderita dan terhimpit. Contoh paling nyata bisa kita lihat pada masyarakat asli Papua yang kalau berjualan selalu di gang-gang atau lorong-lorong yang baunya sangat menyengat hidung. Padahal di tanah kelahiran mereka sendiri. “Seluruh perekonomian dimonopoli oleh orang-orang yang bukan asli Papua, maka tidak mungkin kalau sifat pesismis akan tumbuh berkembang dalam kehidupan mereka,” tandasnya.
Selain itu, contoh paling nyata juga tampak dari kegemaran masyarakat untuk berburu dan beternak. Para pemerintah sudah menyadari jika masyarakat terutama yang berasal dari pegunungan suka berternak babi. Tapi tak pernah menyiapkan tempat untuk beternak babi. Dengan cara seperti ini tentunya menambah keresahan masyarakat terhadap pemerintah yang ada. Ketika mereka resah, apakah mau dipaksakan untuk tetap patuh dan taat kepada pemerintah?
“Saat ini saya jadi bingung, mana pengusaha dan mana penguasa? Saya yakin bukan saya saja, tetapi semua orang berpikir demikian. Sebab sekarang di Tanah Papua ini banyak penguasa menyamar menjadi pengusaha. Berbagai proyek pemerintahan yang ada langsung ditangani oleh penguasa. Padahal kalau mau dibilang, penguasa sama sekali tidak mempunyai wewenang dan hak untuk menangani berbagai proyek. Karena semua itu tugas dari pengusaha.”
Pdt. Yance juga mengomentari soal Otonomi Khusus (Otsus) yang dicanangkan 7 tahun lalu bukanlah jalan keluar untuk membangun dan menjawab kerinduan rakyat Papua. Karena kenyataannya selama 7 tahun Otsus diberikan malah menambah keresahan masyarakat. “Hal terpenting adalah bagaimana para pejabat pemerintahan yang ada menyadari kalau rakyat butuh uluran tangan secara praktek bukan berteori,” ucapnya.
Ia menambahkan, rakyat juga menyadari dana Otsus yang diberikan bukan sedikit jumlahnya. Rakyat tahu semua itu, tetapi mereka tetap menutup mulut. “Satu yang rakyat harapkan dengan dana Otsus itu adalah bagaimana memanage dana tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan semua insan yang ada di Bumi Cenderawasih ini,” kata Nawipa sembari mengakhiri obrolan singkat pada sore hari yang mendung itu. (oktovianus pogau)
Berita Duka, Letnan General Hosea Waker Meninggal Dunia 30 Agustus 2010
Thursday, September 2, 2010 12:32 - adminTags: berita duka (4), gerilya rimba (66), TPN/OPM (13)
Dear All, yang kami hormati dan khususnya kepada para pejuang, pemerhati dan pembelah hak-hak dasar masyarakat West Papua dari tirani Kolonial, Kapitalis dan Imprealisme. Bahawa hari ini, Tanggal 30 Agustus,... [Read more]
Setelah Ancam-Mengancam Polda Papua vs. Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua
Tuesday, August 31, 2010 18:54 - adminTags: dinamika (8), features (230), gelagat penjajah (134), HAM (46), hukum kolonial (68)
Setelah beberapa kali Polda Papua melayangkan Surat Panggilan atau panggilan terbuka lewat media massa kepada Rev. Sofyan Yoman dan bahkan mengancam untuk menjemput paksa, baru-baru ini Pemuda Baptis... [Read more]
Stop! Stigmatisasi OPM, Makar dan Separatis
Sunday, August 29, 2010 16:12 - adminTags: features (230), gelagat Papua "M" (31), gerilya kota (60), tokoh Papua Merdeka (7)
Sokrates Y Yoman, minta semua pihak stop setikmasisasi OPM makar dan separatis terhadap orang Papua.Jayapura—Ketua Umum PGBP, Pdt. Dumma S.S. Yoman meminta semua pihak agar menghentikan stigmatisasi... [Read more]
FGPBP Ancam Duduki Polda Papua
Thursday, August 26, 2010 16:29 - adminTags: demonstrasi (31), dinamika (8), pernyataan (10)
JUBI — Forum Gerakan Pemuda Baptis Papua (FGPBP) mengancam akan menduduki Kantor Kepolisian Daerah (Polda) Papua, kalau saja tetap dilakukan pemanggilan terhadap Socratez Sofyan Yoman. Sofyam Yoman... [Read more]
Amerika Tak Dukung Papua Merdeka
Thursday, August 26, 2010 14:26 - adminTags: dukungan internasional (33), features (230), otsus gagal (46)
JAYAPURA—Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) mempertanyakan tentang pelaksanaan Otsus di Papua. Pasalnya, terdapat suatu kelalaian yang menyebabkan perkembangan pembangunan di Provinsi... [Read more]
- Awawi Woromo: Sudah jadi rahasia umum di wilayah papua bahwa kepolisian re...
- Jhon Messet: Sangat memalukan, Bangsa ini sebenarnya apa sih maunya. deng...
- Sunni Enumby: Pengamat sutuasi puncak jaya sejak tahun 2003sampai dengan s...
- Ev. Ham Tenouye: Suara Nabi Pribumi Papua: Permasalahan yang terjadi pada tah...
- Jhon Messet: Selamat jalan saudara-ku tercinta, Pemuda yang sangat berani...
- wolker rambo kienak: kata siapa dulu......papua adalah papua.siapa yang ingin mau...
- Jhon Messet: Saudara Direktur LP3BH Manokwari,Yan Ch Warinussy, SH, saya ...
- Papua Merdeka itu Sebuah Fakta, bukan Dongeng, dikatakan Sebuah Mimpi, maka Itu Benar Sekali (12)
- SELAMAT ULANG TAHUN WEST PAPUA YANG KE-39 (8)
- Pasukan dan orang tua di Black Water konsongkan tempat sesuai dengan permintaan dan sekaligus pengusiran terhadap mereka di camp mar-mar (8)
- Perkembangan Terakhir: Dukungan Pemerintah dan Negara Vanuatu dan Desakan Dewan Gereja Sedunia (4)
- Resep Aceh untuk Papua: Mungkinkah? (4)
- Waspadai HUT OPM! Dandim: 1 Juli Hanya Diperingati Sebagai HUT Bhayangkara (3)
- Independence day July 26, 2010
- PASUKAN KHUSUS TNI YANG DISIAGAKAN UNTUK DITURUNKAN DI DAERAH PEGUNUNGAN TENGAH UNTUK OPERASI TUMPAS GERILYAWAN OPM, GOLIAT TABUNI DAN PASUKANYA. July 20, 2010
- HON . POWES PARKOP MEMULAI KAMPANYE TERBUKA MENDUKUNG PAPUA MERDEKA DI PNG (PORT MORESBY) July 12, 2010
- RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. July 1, 2010
- RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. July 1, 2010
- Independence day July 26, 2010VUK JEREMIC, Serbia’s foreign minister, looked ashen. He knew what was coming. Kosovo’s 2008 declaration of independence from Serbia did not violate general international law, said Hisashi Owada, the president of the International Court of Justice (ICJ) in The Hague, in a non-binding advisory opinion. Ten judges voted in favour of this ruling, with four [... […]Papua Post
- PASUKAN KHUSUS TNI YANG DISIAGAKAN UNTUK DITURUNKAN DI DAERAH PEGUNUNGAN TENGAH UNTUK OPERASI TUMPAS GERILYAWAN OPM, GOLIAT TABUNI DAN PASUKANYA. July 20, 2010PASUKAN KHUSUS TNI YANG DISIAGAKAN UNTUK DITURUNKAN DI DAERAH PEGUNUNGAN TENGAH UNTUK OPERASI TUMPAS GERILYAWAN OPM, GOLIAT TABUNI DAN PASUKANYA. Pada hari ini senin 19 juni 2010, kami mendapat info langsung dari Wamena melalui selular phone bahwa wilayah Piramid dijadikan sebagai wilayah operasi militer dingin, karena penempatan anggota KOPASSUS di setiap d […]Papua Post
- HON . POWES PARKOP MEMULAI KAMPANYE TERBUKA MENDUKUNG PAPUA MERDEKA DI PNG (PORT MORESBY) July 12, 2010HON . POWES PARKOP MEMULAI KAMPANYE TERBUKA MENDUKUNG PAPUA MERDEKA DI PNG (PORT MORESBY) WPNews: Pada hari Sabtu Tanggal 15 Juli 2010 menjadi awal kampanye Terbuka Hon. Powes Parkop di lapangan terbuka five Mile park. Didalam kampanye terbuka didalam acara pertama pembukaan dan perecrutan tim kampanye untuk pemilihan 2012 ia mengatakan, semua persoalan di k […]Papua Post
- RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. July 1, 2010Download now or preview on posterous RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES.docx (15 KB) RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. Since Indonesia, USA, Dutch under control of UN took control and took over West Papua ( West New Guinea) in 1963 by New York Agreement, it’s leaved a numbers of problem in this Island. Many West Papua […]Papua Post
- RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. July 1, 2010Download now or preview on posterous RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES.docx (13 KB) RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. Since Indonesia, USA, Dutch under control of UN took control and took over West Papua ( West New Guinea) in 1963 by New York Agreement, it’s leaved a numbers of problem in this Island. Many West Papua […]Papua Post
- _MG_8222 March 4, 2010
- Free west Papua! January 1, 2010
- nature of my game August 20, 2009
- Big bolt July 6, 2009
- Stonehenge Summer Solstice 2009 - West Papua Delegation June 22, 2009
- Dear All, yang kami hormati dan khususnya kepada para pejuang, pemerhati dan pembelah hak-hak das... September 2, 2010 Suara Papua Merdeka
- Berita Duka, Letnan General Hosea Waker Meninggal Dunia 30 Agustus 2010 September 2, 2010 Suara Papua Merdeka
