Google Search
Web      papuapost.com
Today:Friday 03 September 2010


  You can
 
   

Ellya A Tebay : Politik Ekspansi Indonesia Pemusnah Papua (2)

 Topics:> Opini & Analisis : Ellya A Tebay : Politik Ekspansi Indonesia Pemusnah Papua (2)
Tuesday, May 27, 2008 11:02 - Oktav PogauNo Comments

Seiring pemekaran, moralitas, norma, adat istiadat sudah mulai luntur dan hilang alias tidak menunjukkan wajah Papuanya. Mungkin yang tersisa hanya kulit yang hitam dan rambut kritingnya saja. Tetapi ketika kita masuk dalam dimensi kehidupan mereka yang lebih dalam, maka yang akan kita temukan adalah kunci terselubung dari seluk-beluk kejahatan selama ini, dari orang-orang yang kita anggap saudara dan kita percaya berpotensi membangun Papua.

Setiap orang yang hidup di tanah Papua sekarang sedang berada di posisi mana. Jalur kiri atau kanan, kalau berada di posisi tengah adalah jalur yang paling berbahaya. Bila diibaratkan kita berada ditenggah jalan maka akan terjepit oleh kendaraan yang sedang berjalan di jalur kiri dan kanan. Tempat yang paling berbahaya adalah di tengah jalan. Berhati-hatilah, mau berada dipihak NKRI atau Papua?. Kau dan aku berada dijalur mana?, karena Revolusi adalah mati bagi keadilan, kejujuran dan kebenaran yang sejati.

Ekspansi wilayah dan masa ini juga dilakukan melalui penyebaran agama, minuman, perempuan, uang, harta. Orang Papua jadi kedar tetapi tetap makan babi, melakukan aktifitas sebagai orang Papua. tetapi esensi misi ekspansi pemusnah sudah diserahkan pada orang papua. Itu melekat pada orang Papua menjadi aktifitas keseharian. itu jelas akan di ikuti dan diwariskan pada keturunannya. Perlu di ingat bahwa bukan exploitasi alam Papua saja yang mereka lakukan tetapi exploitasi manusia papuapun terjadi dengan memanfaatkan kelemahan dan kepentingan orang Papua sendiri sehingga lama kelamaan menjadi adat kebiasaan orang Papua. Maka secara sadar dan tidak sadar orang Papua akan saling bunuh sendiri.

Pemekaran, Hasil Politik Konspirasi

Untuk lebih gampang memahami, apa itu konspirasi maka pengertian Konspirasi merupakan persekongkolan rahasia atau komplotan kejahatan. Dimana rencana pemekaran Propinsi, Kabupaten dan lainnya adalah permainan rahasia kejahatan terselubung elite Jakarta dan Lokal untuk meloloskan kepentingan borjuasi Internasional, Nasional dan Lokal.

Salah satu fakta yang saya lihat sendiri adalah saat tatap muka pejabat Kabupaten Nabire dengan anggota DPD-RI dan MRP perwakilan Paniai di Quest House Nabire hari selasa 19/12/06, yang di moderatori oleh Sekda Nabire. Pokok pembicaraannya tentang pemekaran propinsi IJT dan pemekaran kabupaten Dogiyai. Saat itu pula anggota DPD-RI dan MRP menyampaikan bahwa, “ kita akan memperjuangkan pemekaran kabupaten Dogiyai saja kalau propinsi tidak menutup kemungkinan kami akan coba, dengan nada keraguannya, karena propinsi IJB saja masih belum selesai dan sedang mengalami berbagai kendala ”.

Selanjutnya ruang diskusi di bagi dalam dua termin. Termin pertama tentang pemekaran kebupaten Dogiyai. Pada termin ini mederator langsung menanyakan kepada beberapa orang, yang kata moderator, perwakilan dari toko adat, toko masyarakat, toko pemuda dengan menyebutkan nama mereka masing-masing, katanya “ apakah setuju pemekaran”, lalu dari belakang manyahutnya dengan nada spontan, katanya “ setuju, setuju”. Dengan demikian moderator mengatakan kepada peserta dan kedua anggota perwakilan bahwa “rakyat setuju, maka termin pemekaran kabupaten Dogiyai ini kami tutup”.

Dilanjutkan dengan termin kedua tentang pemekaran Propinsi. Termin ini dibuka ruang dialog dengan bebas kata moderator maka banyak tangan yang terangkat termasuk saya, tetapi apa yang terjadi, tangan yang terangkatpun tidak semua yang di tunjuk untuk menyampaikan aspirasi tetapi ada beberapa orang saja yang di tunjuk oleh moderator dengan menyebutkan nama dan perwakilannya dari mana saja, Nampaknya yang di tunjuk moderator sudah tahu siapa mereka . Akhirnya kami yang lain tidak di beri kesempatan bicara dan mengemukakan pendapat dan termin inipun berakhir. Dilanjutkan dengan penyerahan berkas tentang pemekaran Propinsi dan pemekaran Kabupaten. Sebagai akhir kata kedua ibu dari anggota DPD-RI dan MRP mereka dengan sepakat mengatakan kalau kabupaten Dogiyai mereka akan berjuang tetapi untuk pemekaran IJT mereka katakan kita berdoa saja supaya inipun lolos. Maka moderator mengakhirinya dengan ucapan terimakasih dan ucapan tolong untuk diperjuangkan di pusat maupun di Propinsi.

Penyebutan nama-nama dan perwakilan dari mana saja, menampakkan dengan jelas bahwa mereka adalah persekongkolan rahasia atau komplotan kejahatan merealisasikan pemekaran, dan sekda sebagai moderator menanyakan apakah setuju pemekaran Dogiyai, dari belakang ada beberapa dari perwakilan mengatakan dengan teriakan spontan “ setuju, setuju” tanpa mengulur waktu dan menanyakan yang lainnya dan membuka ruang diskusi secara bebas. Moderator mengatakan kepada peserta dan kedua anggota perwakilan dan wakil Bupati bahwa rakyat setuju maka termin pemekaran kabupaten Dogiyai ini kami tutup”. Ini sudah jelas-jelas bukan jajak pendapat yang demokratis aspirasi murni rakayat tetapi sistem cut suara, maka dalam kapasitas sebagai Moderator, terselubung kapasitas dia sebagai penganut aliran Premanisme yang memaksakan kehendak orang lain. Kelihatan jelas dengan tindakan dan sikap yang ia ambil saat itu adalah menyembunyikan perselingkuhan dalam kegelapan yang telah mereka lakukan yaitu persekongkolan rahasia.

Pemekaran, Hasil Perselingkuan/Perzinahan.

Pemekaran itu hasil perselingkuhan borjuasi pusat dan daerah. Dari pihak yang secara mental, moral telah mengalami degradasi oleh nafsu serakah. Mereka adalah orang–orang haram yang hidup dan kerjanya ditengah kegelapan malam yang pekat, bagai kelelawar pelahap dan pencuri buah-buahan di lingkungan sekitar, tetangga, teman, bahkan punya saudaranya sendiri.

Anak yang lahir akibat keterlibatan hubungan gelap/perzinahan akan di sebut anak haram karena lahir dari bapak dan ibu yang haram dan tidak bertanggung jawab. Sikap tidak bertanggung jawab karena degradasi moral dan mental serta nafsu serakah dari orang yang melahirkan maka anak itu akan mengalami nasib yang malang menderita karena tidak ada kepedulian dan perhatian, perawatan dari yang melahirkannya. Maka yang menanggung aib adalah anak itu dengan cercahan dari orang sekitanya yang mengatakan kamu anak haram, kamu anak haram, dasar kamu tidak punya orang tua, pantasan kamu ko gitu-gitu aja dan sebagainya. Sebenarnya yang haram itu siapa si?. Saya dengan tegas katakan bahwa, sebenarnya anak itu tidak haram, yang haram adalah orang tuanya yang sedang mencuri dengan berbagai propaganda tawaran, degradasi moral, mental, nafsu serakah serta ketidakbertanggungjawaban, itulah haram maka orang tuanya adalah haram. Maka penyebutan anak haram itu salah tempat seharusnya gelar nama itu buat para persekongkolan rahasia atau para komplotan kejahatan nafsu bejat yaitu ibu bapaknya, tidak lain adalah yang mengaku sebagai representatif dari rakyat yaitu pemerintah pusat dan daerah yang meloloskan kepentingan keuntungan ekonomi bagi borjuasi internasional, nasional dan lokal.

Anak itu adalah korban dari pelimpahan aib yang seharusnya ditanggung orang tua yang tidak bertanggung jawab. Seakan-akan anak itu kenah tula penghukuman. Padahal dia adalah buah hasil prselingkuhan dan perzinahan kedua orang tua haram itu. Jadi, anak-anak yang terlahir akibat pemekaran, nasib malang apa yang akan menimpah mereka?. Aib apa yang akan di tanggungnya?. Lantaran kata-kata caci-maki seperti apakah yang akan mereka terima?. Jadi apakah ini semua kesalahan rakyat papua bila mereka menderita dan terisolasi dari hak hidupdan kehidupan yang layak di tengah hiruk-pikuknya kehidupan modernitas ini ?


 
This entry was written by Oktav Pogau, posted on May 27, 2008 at 11:02 am, filed under Opini & Analisis. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Post a Comment

Your email is never shared. Required fields are marked *


*

*


[+] Favourite Tags

Berita Duka, Letnan General Hosea Waker Meninggal Dunia 30 Agustus 2010

Thursday, September 2, 2010 12:32 - adminTags:  , ,

Dear All, yang kami hormati dan khususnya kepada para pejuang, pemerhati dan pembelah hak-hak dasar masyarakat West Papua dari tirani Kolonial, Kapitalis dan Imprealisme. Bahawa hari ini, Tanggal 30 Agustus,... [Read more]

Setelah Ancam-Mengancam Polda Papua vs. Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua

Tuesday, August 31, 2010 18:54 - adminTags:  , , , ,

Setelah beberapa kali Polda Papua melayangkan Surat Panggilan atau panggilan terbuka lewat media massa kepada Rev. Sofyan Yoman dan bahkan mengancam untuk menjemput paksa, baru-baru ini Pemuda Baptis... [Read more]

Stop! Stigmatisasi OPM, Makar dan Separatis

Sunday, August 29, 2010 16:12 - adminTags:  , , ,

Sokrates Y Yoman, minta semua pihak stop setikmasisasi OPM makar dan separatis terhadap orang Papua.Jayapura—Ketua Umum PGBP, Pdt. Dumma S.S. Yoman meminta semua pihak agar menghentikan stigmatisasi... [Read more]

FGPBP Ancam Duduki Polda Papua

Thursday, August 26, 2010 16:29 - adminTags:  , ,

JUBI — Forum Gerakan Pemuda Baptis Papua (FGPBP) mengancam akan menduduki Kantor Kepolisian Daerah (Polda) Papua, kalau saja tetap dilakukan pemanggilan terhadap Socratez Sofyan Yoman. Sofyam Yoman... [Read more]

Amerika Tak Dukung Papua Merdeka

Thursday, August 26, 2010 14:26 - adminTags:  , ,

JAYAPURA—Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) mempertanyakan tentang pelaksanaan Otsus di Papua. Pasalnya, terdapat suatu kelalaian yang menyebabkan perkembangan pembangunan di Provinsi... [Read more]

  • [+] Recent Comments:
    • Awawi Woromo: Sudah jadi rahasia umum di wilayah papua bahwa kepolisian re...
    • Jhon Messet: Sangat memalukan, Bangsa ini sebenarnya apa sih maunya. deng...
    • Sunni Enumby: Pengamat sutuasi puncak jaya sejak tahun 2003sampai dengan s...
    • Ev. Ham Tenouye: Suara Nabi Pribumi Papua: Permasalahan yang terjadi pada tah...
    • Jhon Messet: Selamat jalan saudara-ku tercinta, Pemuda yang sangat berani...
    • wolker rambo kienak: kata siapa dulu......papua adalah papua.siapa yang ingin mau...
    • Jhon Messet: Saudara Direktur LP3BH Manokwari,Yan Ch Warinussy, SH, saya ...
    [+] Most Commented:
      • Independence day July 26, 2010
        VUK JEREMIC, Serbia’s foreign minister, looked ashen. He knew what was coming. Kosovo’s 2008 declaration of independence from Serbia did not violate general international law, said Hisashi Owada, the president of the International Court of Justice (ICJ) in The Hague, in a non-binding advisory opinion. Ten judges voted in favour of this ruling, with four [... […]
        Papua Post
      • PASUKAN KHUSUS TNI YANG DISIAGAKAN UNTUK DITURUNKAN DI DAERAH PEGUNUNGAN TENGAH UNTUK OPERASI TUMPAS GERILYAWAN OPM, GOLIAT TABUNI DAN PASUKANYA. July 20, 2010
        PASUKAN KHUSUS TNI YANG DISIAGAKAN UNTUK DITURUNKAN DI DAERAH PEGUNUNGAN TENGAH UNTUK OPERASI TUMPAS GERILYAWAN OPM, GOLIAT TABUNI DAN PASUKANYA. Pada hari ini senin 19 juni 2010, kami mendapat info langsung dari Wamena melalui selular phone bahwa wilayah Piramid dijadikan sebagai wilayah operasi militer dingin, karena penempatan anggota KOPASSUS di setiap d […]
        Papua Post
      • HON . POWES PARKOP MEMULAI KAMPANYE TERBUKA MENDUKUNG PAPUA MERDEKA DI PNG (PORT MORESBY) July 12, 2010
        HON . POWES PARKOP MEMULAI KAMPANYE TERBUKA MENDUKUNG PAPUA MERDEKA DI PNG (PORT MORESBY) WPNews: Pada hari Sabtu Tanggal 15 Juli 2010 menjadi awal kampanye Terbuka Hon. Powes Parkop di lapangan terbuka five Mile park. Didalam kampanye terbuka didalam acara pertama pembukaan dan perecrutan tim kampanye untuk pemilihan 2012 ia mengatakan, semua persoalan di k […]
        Papua Post
      • RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. July 1, 2010
        Download now or preview on posterous RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES.docx (15 KB) RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. Since Indonesia, USA, Dutch under control of UN took control and took over West Papua ( West New Guinea) in 1963 by New York Agreement, it’s leaved a numbers of problem in this Island. Many West Papua […]
        Papua Post
      • RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. July 1, 2010
        Download now or preview on posterous RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES.docx (13 KB) RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. Since Indonesia, USA, Dutch under control of UN took control and took over West Papua ( West New Guinea) in 1963 by New York Agreement, it’s leaved a numbers of problem in this Island. Many West Papua […]
        Papua Post
      • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

     
    Navigation
    [+] Popular Menu:
     [+] Top 10 Topics
    [+] Most Viewed Page/Post
    • N/A
    [+] Least Viewed Page/Post
    • N/A
    [+] Recents Menu:
  • [+] Recent Comments:
    • Awawi Woromo: Sudah jadi rahasia umum di wilayah papua bahwa kepolisian re...
    • Jhon Messet: Sangat memalukan, Bangsa ini sebenarnya apa sih maunya. deng...
    • Sunni Enumby: Pengamat sutuasi puncak jaya sejak tahun 2003sampai dengan s...
    • Ev. Ham Tenouye: Suara Nabi Pribumi Papua: Permasalahan yang terjadi pada tah...
    • Jhon Messet: Selamat jalan saudara-ku tercinta, Pemuda yang sangat berani...
    • wolker rambo kienak: kata siapa dulu......papua adalah papua.siapa yang ingin mau...
    • Jhon Messet: Saudara Direktur LP3BH Manokwari,Yan Ch Warinussy, SH, saya ...

  •  [+] Archives Menu:
    Categories Archive & RSS
    Tags Archive & RSS

    All Updates RSS

    Monthly Archive
    Yearly Archive
    Core Links
    Other Links
    SPM Interactives
    Supporters
      • ILWP International Lawyers for Wst Papua
      • IPWP International Parliamentarians for Wst Papua
    Share, Subscribe & Bookmark
    External Links
    • Tribalism on Facebook
    Site Admin
    Site Meta
     
    Copyright © Papua Merdeka NewsBersuara Karena & Untuk KEBENARAN!Powered byWordPress