MRP Harus Minta Maaf kepada TNI
JAYAPURA- Ada yang menarik dari puncak peringatan HUT ke-45 Kodam, Sabtu (17/5). Itu, tidak lain hadirnya pimpinan MRP Agus Alua, yang belum lama ini mengeluarkan Skep ( Surat Keputusan) tentang sikapnya terhadap PP 77 Tahun 2007 tentang lambang daerah yang dinilai menyudutkan TNI di Papua. Tak pelak Skepnya itu menyulut reaksi keras pimpinan TNI di Papua, bahkan mengancam akan melakukan somasi.
Hadirnya Agus Alua pada peringatan HUT Kodam tersebut memunculkan sinyalemen bahwa perseturuannya dengan pihak Kodam itu sudah mencair.
Pangdam Mayjen TNI Haryadi Soetanto mengatakan, kehadiran Ketua MRP itu karena yang bersangkutan diundang untuk menghadiri peringatan HUT Kodam.
Namun, persoalan yang berkaitan Skep MRP yang menyudut TNI itu, tetap perlu dicabut dan meminta maaf kepada pemerintah, TNI dan masyarakat.
“Mengenai ajakan dialog dari pimpinan MRP, sampai sekarang ini belum dilaksankan. Pada prinsipnya niat untuk melakukan komunikasi itu perlu dihargai dan dihormati,” ujar Pangdam menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos usai menjadi inspektur pada upacara militer memperingati HUT ke-45 Kodam di Makodam, Sabtu ( 17/5).
Ditempat yang sama, Ketua MRP Agus Alua saat diminta tanggapannya enggan untuk berkomentar.
Sementara itu terkait kebijakan pemerintah yang kembali akan mengaktifkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga miskin, menyusul akan dinaikkannya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) juga tidak luput dari perhatian Pangdam.
Menurut Pangdam, dilibatkannya TNI dalam penyaluran BLT itu merupakan kebijakan pimpinan TNI, untuk membantu pihak kepolisian dalam menciptakan situasi aman dan tertib.
“Kami menyadari kenaikan BBM ini pasti ada yang pro dan kontra. Namun, dengan kenaikan itu kami berharap di wilayah Papua tidak ada gejolak yang bisa menciptakan situasi tidak kondusif dan tidak aman,” ujar Pangdam menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos usai menjadi inspektur upacara pada HUT ke-45 Kodam di Lapangan Makodam, Sabtu (17/5).
Dikatakan sebagai warga negara yang baik, dirinya minta agar seluruh anak bangsa yang ada di Papua ini mengikuti semua ketentuan yang dikeluarkan pemerintah, sebagai pada hakekatnya adalah untuk kepentingan kesejahteraan rakyat.
Jika memang BBM akan dinaikkan, maka sudah pasti yang berhak menerima subsidi BLT adalah mereka-mereka yang benar-benar berhak untuk mendapatkannya.
Terkait dengan penyaluran BLT sebagai kompensasi kenaikan harga BBM itu lanjut jenderal bintang dua itu, TNI wajib menyiapkan pasukannya membantu Polri, itupun jika diperlukan kalau ada muncul gejolak-gejolak social di tengah-tengah masyarakat.
“ Sebagai pimpinan TNI di daerah ini, kami berharap tidak perlu ada kerusuhan/gejokak-gejolak sosial sehingga TNI tidak perlu diturunkan. Namun begitu, TNI harus selalu siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan Polri, apabila Polri tidak sanggup lagi mengamankan dan mengawal situasi kondusif yang ada di daerah ini,” harapnya.
Karena itu, mantan Kasdam IV/Dipenogoro itu mengharapkan dan menghimbau seluruh masyarakat menyikapi kenaikan BBM itu tidak perlu dengan tindakan-tindakan yang destruktif. Sebab hal itu sudah menyalahi aturan, sehingga hanya akan membuat situasi tidak tenang.
“Jika masyarakat ingin menyampaikan pikiran-pikiran terkait dengan rencana kenaikan harga BBM itu sampaikan dengan cara-cara yang cerdas, bermartabat dan tidak perlu dilakukan secara anarkis dan destruktif,” himbaunya.
Sementara itu, berkaitan dengan HUT ke-45 Kodam XVII/Cenderawasih, Kasad Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo berpesan kepada seluruh masyarakat Papua untuk selalu bersatu padu, bahu membahu dan bekerja keras menjadi wilayah Papua ini lebih sejahtera, lebih maju dan cinta damai.
Untuk mewujudkan tekad tersebut, dirinya minta kepada setiap prajurit Kodam dan warga Cenderawasih untuk selalu tampil sebagai professional-profesional yang militan dan tetap solid dalam mengawal, menjaga dan mempertahankan setiap jengkal tanah air.
“ Saya berharap prajurit Kodam harus selalu mampu memberikan jaminan bagi tetap tegaknya kedaulatan negara dan keutuhan NKRI dari sabang sampai merauke,” ujar Kasad dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Pangdam dalam puncak peringatan HUT ke-45 Kodam.
Terkait dengan memperingati 100 tahun hari kebangkitan nasional, pada peringatan HUT Kodam itu, dirinya kembali mengajak seluruh komponen bangsa yang ada di wilayah Papua untuk mengelorakan semangat kebangkitan nasional, semangat untuk bersatu padu dan semangat untuk membangun daerah dan bukan untuk merusak.
“ Mari bergandeng tangan menyingsingkan lengan baju untuk bekerja keras bersama-sama meraih keberhasilan yang akan mengantarkan bangsa yang besar dan maju, adil dan makmur berdasarkan pancasila dan UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika dalam bingkai NKRI,” harapnya.
Dalam kesempatan itu juga, Kasad meminta kepada seluruh prajurit Kodam agar jangan mudah terprovokasi oleh aliran radikal kanan dan fanatisme agama yang sempit yang dapat memecah belah rasa persatuan dan kesatuan bangsa, baik antar umat beragama maupun sesama umat beragama.
Selain itu, prajurit juga diminta untuk menjauhkan diri dari kegiatan politik praktis pada berbagai event Pilkada yang mulai marak di wilayah Papua dan senantiasa memelihara,menjaga dan menegakkan netralitas TNI.
Upacara HUT Kodam tersebut, dihadiri sejumlah pejabat TNI/Polri dan pejabat sipil diantaranya Pangkosek Hanunas Biak Marsma TNI Ign Basuki, Danlantamal X Brigjen TNI Marinir Giyarto, Wakapolda Kombes Pol.Drs. Prasetyo. Sekda Papua Drs. Tedjo Soeprapto dan Waket DPRP Paskalis Kosay.
Puncak HUT Kodam tersebut juga diwarnai dengan acara hiburan, diantaranya tari yospan, senang bela diri yang diperagakan para prajurit serta peragaan membentuk formasi HUT ke-45 Kodam.
Puncak peringatan ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng dari Pangdam Mayjen TNI Haryadi Soetanto kepada Kopda Maurid Sawit anggota Yonif 751/BS sebagai juara umum lomba penembak piala Kasad 2008.
Masih berkaitan dengan peringatan HUT Kodam, Sabtu (17/5) dini hari lebih dulu dilakukan acara renungan di Makodim Jayapura. Kegiatan ini diikuti para generasi muda, terutama kalangan pelajar se- Jayapura. Sebagian besar peserta renungan tersebut merupakan para penari Yospan yang tampil dalam upacara HUT Kodam tersebut.
Dandim 1701/Jayapura Letkol Kav A.H Napoleon mengungkapkan, menjelang HUT ke-45 Kodam, dirinya mengadakan acara tatap muka dengan generasi muda, sekaligus dilaksanakan kegiatan renungan.
Sebab, generasi muda adalah merupakan bagian dari kekuatan komponen bangsa. Dalam acara renungan itu, pihaknya mengajak para generasi muda untuk mengisi kegiatan yang positif dengan pertunjukan seni dan budaya Papua, seperti tarian yospan.
“Tari Yospan adalah bukan saja menjadi budaya Papua tapi juga budaya nasional. Karena itu saja mengajak para generasi muda untuk terus melestarikan budaya tari yospan, karena itu bisa menjadi media perekat persatuan dan kesatuan bangsa,” tandasnya. (mud)
Berita Duka, Letnan General Hosea Waker Meninggal Dunia 30 Agustus 2010
Thursday, September 2, 2010 12:32 - adminTags: berita duka (4), gerilya rimba (66), TPN/OPM (13)
Dear All, yang kami hormati dan khususnya kepada para pejuang, pemerhati dan pembelah hak-hak dasar masyarakat West Papua dari tirani Kolonial, Kapitalis dan Imprealisme. Bahawa hari ini, Tanggal 30 Agustus,... [Read more]
Setelah Ancam-Mengancam Polda Papua vs. Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua
Tuesday, August 31, 2010 18:54 - adminTags: dinamika (8), features (230), gelagat penjajah (134), HAM (46), hukum kolonial (68)
Setelah beberapa kali Polda Papua melayangkan Surat Panggilan atau panggilan terbuka lewat media massa kepada Rev. Sofyan Yoman dan bahkan mengancam untuk menjemput paksa, baru-baru ini Pemuda Baptis... [Read more]
Stop! Stigmatisasi OPM, Makar dan Separatis
Sunday, August 29, 2010 16:12 - adminTags: features (230), gelagat Papua "M" (31), gerilya kota (60), tokoh Papua Merdeka (7)
Sokrates Y Yoman, minta semua pihak stop setikmasisasi OPM makar dan separatis terhadap orang Papua.Jayapura—Ketua Umum PGBP, Pdt. Dumma S.S. Yoman meminta semua pihak agar menghentikan stigmatisasi... [Read more]
FGPBP Ancam Duduki Polda Papua
Thursday, August 26, 2010 16:29 - adminTags: demonstrasi (31), dinamika (8), pernyataan (10)
JUBI — Forum Gerakan Pemuda Baptis Papua (FGPBP) mengancam akan menduduki Kantor Kepolisian Daerah (Polda) Papua, kalau saja tetap dilakukan pemanggilan terhadap Socratez Sofyan Yoman. Sofyam Yoman... [Read more]
Amerika Tak Dukung Papua Merdeka
Thursday, August 26, 2010 14:26 - adminTags: dukungan internasional (33), features (230), otsus gagal (46)
JAYAPURA—Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) mempertanyakan tentang pelaksanaan Otsus di Papua. Pasalnya, terdapat suatu kelalaian yang menyebabkan perkembangan pembangunan di Provinsi... [Read more]
- Awawi Woromo: Sudah jadi rahasia umum di wilayah papua bahwa kepolisian re...
- Jhon Messet: Sangat memalukan, Bangsa ini sebenarnya apa sih maunya. deng...
- Sunni Enumby: Pengamat sutuasi puncak jaya sejak tahun 2003sampai dengan s...
- Ev. Ham Tenouye: Suara Nabi Pribumi Papua: Permasalahan yang terjadi pada tah...
- Jhon Messet: Selamat jalan saudara-ku tercinta, Pemuda yang sangat berani...
- wolker rambo kienak: kata siapa dulu......papua adalah papua.siapa yang ingin mau...
- Jhon Messet: Saudara Direktur LP3BH Manokwari,Yan Ch Warinussy, SH, saya ...
- Papua Merdeka itu Sebuah Fakta, bukan Dongeng, dikatakan Sebuah Mimpi, maka Itu Benar Sekali (12)
- SELAMAT ULANG TAHUN WEST PAPUA YANG KE-39 (8)
- Pasukan dan orang tua di Black Water konsongkan tempat sesuai dengan permintaan dan sekaligus pengusiran terhadap mereka di camp mar-mar (8)
- Perkembangan Terakhir: Dukungan Pemerintah dan Negara Vanuatu dan Desakan Dewan Gereja Sedunia (4)
- Resep Aceh untuk Papua: Mungkinkah? (4)
- Waspadai HUT OPM! Dandim: 1 Juli Hanya Diperingati Sebagai HUT Bhayangkara (3)
- Independence day July 26, 2010
- PASUKAN KHUSUS TNI YANG DISIAGAKAN UNTUK DITURUNKAN DI DAERAH PEGUNUNGAN TENGAH UNTUK OPERASI TUMPAS GERILYAWAN OPM, GOLIAT TABUNI DAN PASUKANYA. July 20, 2010
- HON . POWES PARKOP MEMULAI KAMPANYE TERBUKA MENDUKUNG PAPUA MERDEKA DI PNG (PORT MORESBY) July 12, 2010
- RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. July 1, 2010
- RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. July 1, 2010
- Independence day July 26, 2010VUK JEREMIC, Serbia’s foreign minister, looked ashen. He knew what was coming. Kosovo’s 2008 declaration of independence from Serbia did not violate general international law, said Hisashi Owada, the president of the International Court of Justice (ICJ) in The Hague, in a non-binding advisory opinion. Ten judges voted in favour of this ruling, with four [... […]Papua Post
- PASUKAN KHUSUS TNI YANG DISIAGAKAN UNTUK DITURUNKAN DI DAERAH PEGUNUNGAN TENGAH UNTUK OPERASI TUMPAS GERILYAWAN OPM, GOLIAT TABUNI DAN PASUKANYA. July 20, 2010PASUKAN KHUSUS TNI YANG DISIAGAKAN UNTUK DITURUNKAN DI DAERAH PEGUNUNGAN TENGAH UNTUK OPERASI TUMPAS GERILYAWAN OPM, GOLIAT TABUNI DAN PASUKANYA. Pada hari ini senin 19 juni 2010, kami mendapat info langsung dari Wamena melalui selular phone bahwa wilayah Piramid dijadikan sebagai wilayah operasi militer dingin, karena penempatan anggota KOPASSUS di setiap d […]Papua Post
- HON . POWES PARKOP MEMULAI KAMPANYE TERBUKA MENDUKUNG PAPUA MERDEKA DI PNG (PORT MORESBY) July 12, 2010HON . POWES PARKOP MEMULAI KAMPANYE TERBUKA MENDUKUNG PAPUA MERDEKA DI PNG (PORT MORESBY) WPNews: Pada hari Sabtu Tanggal 15 Juli 2010 menjadi awal kampanye Terbuka Hon. Powes Parkop di lapangan terbuka five Mile park. Didalam kampanye terbuka didalam acara pertama pembukaan dan perecrutan tim kampanye untuk pemilihan 2012 ia mengatakan, semua persoalan di k […]Papua Post
- RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. July 1, 2010Download now or preview on posterous RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES.docx (15 KB) RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. Since Indonesia, USA, Dutch under control of UN took control and took over West Papua ( West New Guinea) in 1963 by New York Agreement, it’s leaved a numbers of problem in this Island. Many West Papua […]Papua Post
- RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. July 1, 2010Download now or preview on posterous RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES.docx (13 KB) RESOLUTION OF WEST PAPUA CASES. Since Indonesia, USA, Dutch under control of UN took control and took over West Papua ( West New Guinea) in 1963 by New York Agreement, it’s leaved a numbers of problem in this Island. Many West Papua […]Papua Post
- _MG_8222 March 4, 2010
- Free west Papua! January 1, 2010
- nature of my game August 20, 2009
- Big bolt July 6, 2009
- Stonehenge Summer Solstice 2009 - West Papua Delegation June 22, 2009
- Dear All, yang kami hormati dan khususnya kepada para pejuang, pemerhati dan pembelah hak-hak das... September 2, 2010 Suara Papua Merdeka
- Berita Duka, Letnan General Hosea Waker Meninggal Dunia 30 Agustus 2010 September 2, 2010 Suara Papua Merdeka
