Munculnya aspirasi merdeka dan penolakan otonomi khusus yang makin berkembang dan mengkristal ditengah-tengah masyarakat yang dibarengi dengan kegiatan gerakan separatis di Papua untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi tugas utama pihak yang berwajib dalam menyikapinya.


“ Gaung merdeka yang makin berhembus itu merupakan ancaman disintegrasi bangsa yang merupakan bahaya laten dan dapat mengganggu stabilitas Kamtibmas di Papua dan Papua Barat khususnya di Kabupaten Jayawijaya,”ujar Kapolres Jayawijaya AKBP Marolop Manik melalui Kabag Ops AKP Sri Satyatama, SIK selaku inspektur upacara dalam gelar pasukan operasi Mambruk I tahun 2008 yang berlangsung di Mako Polres Jayawijaya Jumat (9/5) pagi.

Operasi ini digelar selama 30 hari ( 9 Mei s/d 7 Juni 2008) dengan mengedepankan kegiatan intelejen yang didukung oleh semua pihak. Sekadar diketahui gelar pasukan kemarin melibatkan 200 personil dari satuan dan bagian jajaran Polres Jayawijaya, sedangkan yang langsung terlibat dalam operasi sebanyak 60 personil. (jk)

Popularity: 5% [?]

This entry was written by admin, posted on Mei 12, 2008 at 12:34 am, filed under Tak Berkategori and tagged . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post. Both comments and trackbacks are currently closed.  Share & Bookmark


Comments are closed.


Copyright © 2010 - Suara Papua Merdeka . All rights reserved.
WoodocsLight Theme - By KOTEK@Webmaster. - Style based on YUI Docs & Theme Functions from Blog.txt
Powered by WordPress Entries (RSS) and - Comments (RSS) -